<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568</id><updated>2011-07-08T08:36:12.880+07:00</updated><category term='jalan'/><category term='lain-lain'/><category term='gallery'/><category term='batuampar'/><category term='berita'/><category term='seragam'/><category term='pendidikan'/><category term='tanjungpiayu'/><category term='batam'/><category term='sekupang'/><category term='lowongan kerja di batam'/><category term='pulau'/><category term='lalu'/><category term='lowongan kerja'/><category term='batam pos'/><category term='fasilitas umum'/><category term='batam center'/><category term='blog'/><category term='galang'/><category term='sosial'/><category term='birokrasi'/><category term='foto'/><category term='pemerintah'/><category term='kepulauan riau'/><category term='lalulintas'/><category term='hinterland'/><category term='cerita batam'/><category term='mukakuning'/><category term='buruh pt'/><category term='tenaga kerja'/><category term='rempang'/><category term='pasar'/><category term='nongsa'/><category term='lingkungan'/><title type='text'>::YA BEGINILAH BATAM ::</title><subtitle type='html'>everything about batam, kepri, indonseia.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>172</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-6155675386037574774</id><published>2009-05-24T18:03:00.002+07:00</published><updated>2009-05-24T18:13:11.851+07:00</updated><title type='text'>cepat atau lambat</title><content type='html'>tiba di pelabuhan punggur, aku langsung saja menuju taksi jurusan panbil. kebetulan ada seorang teman yang satu tujuan, jadi bisa dipatung berdua he he. tak usah antre, agak mahalan dikit yang penting bisa cepat sampai di rumah. seminggu sekali bertemu istri bro...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di simpang empat kabil, setelah spbu terlihat kerumunan kecil namun cukup untuk membuat laju kendaraan, termasuk taksi yang saya tumpangi melambat. seorang lelaki marah-marah sambil menunjuk-nunjuk muka seorang supir metrotrans. yang ditunjuk tak kalah garang, ganti turun dari ruang kemudia dan mendekati warga tadi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;supir taksi yang saya tumpangi tiba-tiba turun. rupanya ia kenal supir metrotrans yang terlibat pertikaian. ia tampak berbincang dengan supir metrotrans, sekitar lima menit lalu ia kembali. kepada saya, supir taksi cerita kemarahan penumpang dipicu ongkos yang ditarik supir metrotrans dianggapnya kemahalan seribu perak. bukan tanpa alasan kalau ongkos dinaikkan seribu perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"metrotrans itu kan nunggu, antre dulu biar pebuh baru berangkat. dan antrenya bukan dibiarkan sembarangan, ada calo yang bertugas mencari penumpang. kalau penumpangnya penuh, calo mendapatkan imbalan sepuluh ribu perak. makanya supir metrotrans ngotot minta tiga ribu, sedangkan penumpangnya ngotot tiga ribu saja," cerita supir taksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;uh, sulitnya menjadi warga batam. mau cepat bayar, sudah lambat bayar juga. contoh yang mau cepat, bikin ktp tembak, minta tolong orang dalam di kantyor imigrasi buat ngurusin paspor, nyogok orang samsat dan sebagainya. urusan memang cepat, tetapi duit sudah pasti nambah. lha yang lambat bayar juga, ya cerita supir dan penumpang tadi.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-6155675386037574774?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/6155675386037574774/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=6155675386037574774' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6155675386037574774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6155675386037574774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2009/05/cepat-atau-lambat.html' title='cepat atau lambat'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-7033451237141516273</id><published>2009-05-24T17:49:00.002+07:00</published><updated>2009-05-24T18:02:56.146+07:00</updated><title type='text'>mengalir sampai jauh</title><content type='html'>semalam, pukul 00.10 wib, rasa lapar menyerang. untung di depan rumah, samping masjid al maruf bidadari masih ada penjual nasi goreng buka. alhamdulillah, akhirnya bisa tidur nyenyak hingga subuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seminggu pulang sekali ke batam dari tanjungpinang, malam itu ada suara ganjil di telinga. kira-kira 50 meter dari kedai nasi goreng, suara mendesis campur cipratan air yang cukup keras mengusik rasa ingin tahu saya. kepada penjual nasi goreng, saya dapatkan jawaban jika suara itu pipa air atb yang bocor. bukan baru sehari dua hari, melainkan sudah enam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kata penjual nasi goreng yang saya percaya tahu betul kapan pipa air itu bocor, karena kedainya tempat jualan juga sekaligus tempat tinggal, pemilik rumah yang sebagian ruangannya dikontrakkan sudah lapor kepada atb. tetapi yang dilapori belum juga melakukan perbaikan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begitu pesanan dibungkus, saya mendekati tempat pecahnya pipa. tak bisa saya hitung berapa kubik air yang mengalir sampai jauh, sia-sia. saya jadi ingat tetangga saya di bidaayu blok s beberapa kali datang ke rumah untuk numpang mandi kalau air di rumahnya mati. lebih terbayang dengan jelas, seminggu sekali air di perumahan hang tuah permai, tanjungpinang (tempat saya tinggal di tanjungpinang) baru mengalir. mengalirnya pun tak pasti. kadang ngucur malam hari, kadang siang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jujur saja saya katakan, setiap pagi menjadi kebiasaan saya mendatangi masjid hanya untuk sekadar mandi. menjelang sore, saya juga kembali mendatangi masjid untuk mandi sekaligus sholat ashar. wuih, betapa menyenangkan andaikata air di tanjungpinang seperti di batam. tak usahlah sampai terbuang percuma seperti kasus pecahnya pipa yang saya tuliskan ini. tak usahlah ngalir setiap hari, karena saya juga tahu tanjungpinang mengandalkan air dari dam sungai pulai yang debit airnya saat ini sungguh mengkhawatirkan. dua hari sekali ngalir saja cukuplah bagi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hingga kaki menginjakkan lantai rumah, masih terbayang jelasnya cipratan air tadi. apakah sesuatu yang kecil memang biasa untuk tidak dianggap oleh orang kita? begitu besar, buru-buru menanganinya sehingga kadang-kadang tak mampu lagi. ah, entahlah. perut saya kenyang dan saya keburu untuk tidur.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-7033451237141516273?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/7033451237141516273/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=7033451237141516273' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7033451237141516273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7033451237141516273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2009/05/mengalir-sampai-jauh.html' title='mengalir sampai jauh'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-3847055324918373474</id><published>2009-05-23T12:55:00.003+07:00</published><updated>2009-05-23T13:11:11.066+07:00</updated><title type='text'>bangga vs khawatir</title><content type='html'>saya bangga batam gencar memproklamirkan diri dengan slogannya: batam digital island. bagus, sebuah kota yang tak ingin ketinggalan informasi dan teknologi. yang berbau online agaknya tengah digandrungi. dulu ktp siak (yang harusnya online dari awal), lalu ada lelang online, baru-baru ini juga dikembangkan terobosan di dunia pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya patut bertanya, begitu gencarnya pemkot membombardir telinga kita dengan batam digital island tadi. apakah semuanya sudah mendukung? misalnya, pegawai-pegawai biasa, yang bukan bekerja di pusat penanganan data atau tukang mencermati server, apakah mereka juga melek dengan kedigitalan tadi? ini bayangan saya saja, di sebuah pasar di batam ada seorang pegawai pemkot ditanya oleh penjual rujak yang rajin membaca koran tentang batam. si penjual rujak ingin tahu seperti apa program-program batam digital island tadi, bagaimana jika masyarakat ingin tahu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu saya membayangkan begini, jika pegawai yang ditanya tak tahu. harapan saya pribadi sih, ada bagusnya pemkot mengikuti langkah yang dilakukan telkom (bandung?) yang mewajibkan pegawainya membuat blog atau program jejaring soaial lain seperti friendster atau facebook. tujuannya biar mereka juga bisa njelasin ke warga, karena mereka bekerja di sebuah perusahaan yang memang berkaitan erat dengan dunia informasi teknologi. ketika batam mengumandangkan diri sebagai batam digital island, yang ada dalam benak saya ya seperti itu. semua urusan bisa diselesaikan lewat online. nggak perlu ada orang marah-marah di kantor camat karena agama di ktp-nya berubah dari isian di form pengajuan pembuatan ktp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hayo kita hitung bersama-sama, berapa persen pegawai yang melek blog? yang punya facebook? yang paham betul bagaimana brwosing di internet? atau googling?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-3847055324918373474?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/3847055324918373474/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=3847055324918373474' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3847055324918373474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3847055324918373474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2009/05/bangga-vs-khawatir.html' title='bangga vs khawatir'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-100147864879034806</id><published>2009-05-20T12:25:00.002+07:00</published><updated>2009-05-20T12:35:48.654+07:00</updated><title type='text'>sepi...</title><content type='html'>tak akan banyak berubah kalau kita tak seksama. coba cermati, apa yang sedang terjadi di batam? yang pasti jangan dulu berpikir membangun rumah atau kamar kontrakan di dekat kawasan industri mukakuning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dulu, ya dulu, ada satu kamar kosong di kawasan bidaayu atau bidadari saja sudah ditanya buruh pabrik bisa tak dikontrak. sekarang, rumah-rumah warga, kontrakan berlomba menawarkan diri. bukan hanya itu, di sekitar tempat tinggal saya ada sedikitnya tujuh rumah dijual. lima diantaranya, karena pemiliknya mau pulang kampung.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya punya berita, seorang buruh di sebuah pt di mukakuning ambil rumah di kawasan tanjungpiayu. cicilan uang muka lunas. pas mau akad kredit, ternyata ia di-phk. uang muka rumahnya ditawarkan separonya saja kepada orang lain yang bersedia meneruskan. tak juga laku sampai saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masihkah batam menjanjikan? tanyakan kepada hati anda, sebarapa keras perjuangan anda, seberapa hebat perlawanan anda untuk menaklukkannya. jika lutut anda sudah tak mampu lagi menopang tubuh, saatnya bertanya: masih berapa jauhkah perjalanan untuk meraih harapan itu dengan kaki lumpuh?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-100147864879034806?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/100147864879034806/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=100147864879034806' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/100147864879034806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/100147864879034806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2009/05/sepi.html' title='sepi...'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-86633025349941232</id><published>2009-05-17T10:33:00.003+07:00</published><updated>2009-05-20T12:25:23.420+07:00</updated><title type='text'>tanjung paniang</title><content type='html'>saya punya kawan, belum lama dekat, kurang lebih setahun. keberaniannya patut dijadikan pegangan. dari solo, jawa tengah, pedagang cabe ini merantau ke tanjungpinang. awalnya bisnisnya lancar. karena persaingan, cabenya tak diangkut ke batam. busuk. berkali-kali. dan kawan saya tekor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya pening di tanjungpaniang, kata dia waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersama istrinya, ia ingin melupakan sebuah kota yang kini menjadi ibukota provinsi kepri. nekat, diboyongnya sang istri. berbekal semangat. di batam mengawali dengan pekerjaan kasar. ulet membuahkan hasil. tabungan minimnya dipakai untuk berjualan nasi tepi jalan. pengalamannya membuat penanganan manajemen dikerjakan benar-benar.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;waktu berjalan. saat saya ditelepon, diminta main ke tempatnya. mungkin anda tahu, ialah mas purwanto, pemilik ayam kriuk yang kini terus mengembangkan inovasinya. kesedihan dijadikannya pegangan untuk maju, kebahagiaannya dijadikan kaca untuk mengingat masa lalunya. ia setia dengan pekerjaannya. kepada saya ia mengatakan hal berikut: buatlah satu sumur hingga menemukan air terjernihnya. banyak sumur bisa jadi banyak airnya, tetapi juga butuh butuh tenaga ekstra untuk mengurusnya. kecuali... mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat mas pur, semoga ayam kriuknya suatu hari nanti bisa punya cabang di tanjungpinang. dan tak lagi mengenang kota ini sebagai tanjung paniang...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-86633025349941232?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/86633025349941232/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=86633025349941232' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/86633025349941232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/86633025349941232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2009/05/tanjung-paniang.html' title='tanjung paniang'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-6442593250358500253</id><published>2009-04-28T07:57:00.004+07:00</published><updated>2009-04-28T08:07:07.676+07:00</updated><title type='text'>seperti tersangka?</title><content type='html'>pekaksanaan ujian nasional hari pertama yang dimulai senin kemarin dikeluhkan oleh siswa. pasalnya, pengawasannya dinilai terlalu ketat dibandingkan tahun lalu. begitu yang kubaca dari batam pos, koran nasional terbitan batam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saking ketatnya, kata seorang siswa yang diwawancarai wartawan koran tersebut mengatakan bukan seperti seperti pelajar yang tengah menghadapi ujian nasional, melainkan tersangka kasus kriminal. ’’Tulis aja Pak, kasihan adik-adik SMP kalau sampai mengalami pengawasan seperti kami. Memangnya kami ini penjahat sampai diawasi seperti itu, bergerak sedikit saja matanya (pengawas, red) melotot terus terusan. Bikin gak konsen aja. Ketat sih ketat tapi apa sih susahnya senyum,’’ ungkap seorang pelajar.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk pengawasan ujian, selain oleh pengawas yang berasal dari guru sekolah lainnya atau pengawasan silang, ujian nasional ini juga diawasi oleh pengawas independen. Setiap sekolah ada satu pengawas independen. sedangkan jumlah sekolah yang digunakan untuk melaksanakan ujian ini sekitar 26 sekolah setara smp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hm, semoga ujian nasional kali ini membawa perubahan. aku ingat seorang kawan bernama muhammad dali, pengurus dewan pendidikan kabupaten lingga yang lebih setuju tingkat kelulusan murni. tanpa katrolan guru atau pengawas. "biar semuanya introspeksi diri. orangtua siswa senantiasa memantau perkembangan sekolah anaknya, pun demikian sebaliknya dengan murid-murid dan guru serta sekolah sebagai tempat menuntut ilmu," katanya waktu itu.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-6442593250358500253?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/6442593250358500253/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=6442593250358500253' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6442593250358500253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6442593250358500253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2009/04/seperti-tersangka.html' title='seperti tersangka?'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-1505961645836113335</id><published>2009-04-28T07:47:00.001+07:00</published><updated>2009-04-28T07:50:38.566+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan'/><title type='text'>mengapa aku tak ingin menjadi guru?</title><content type='html'>sudah dua pagi ini aku mengantar istri menjemput soal ujian nasional untuk pelajar di sekolah tempatnya bekerja, pada jam yang biasanya masih aku gunakan untuk tidur. atau kembali tidur sehabis sholat subuh. ah, aku tak ingin menjadi guru. ada banyak alasan yang kuketahui pasti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;pertama&lt;/span&gt;, mau ujian nasional saja harus bangun lebih pagi. mengapa soal-soal itu tidak disimpan saja di sekolah masing-masing. ditaruh di laci kepala sekolah pun jadi. apakah sekolah kini menjadi tempat paling tidak aman untuk menyimpan soal ujian negara yang di sampulnya tercantum tulisan: rahasia negara?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;kedua&lt;/span&gt;, kalau aku menjadi guru bidang studi, sudah pasti menjelang ujian nasional yang harus kuingat adalah membantu mendongkrak nilai murid-muridku sesuai mata pelajaran yang kuampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;ketiga&lt;/span&gt;, kalau aku kepala sekolah sudah pasti yang kupikirkan kelangsungan sekolah yang dipercayakan aku pimpin. paling tidak kirim sms kepada guru-guru untuk membantu murid mempermudah mendapatkan nilai untuk memuluskan kelulusan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;keempat&lt;/span&gt;, kalau aku kepala dinas pasti tingkat kelulusan ujian nasional tak bisa kuanggap enteng. dengan anggaran pendidikan yang lumayan wah, pasti aku malu jika kabupatan atau kotaku mendapatkan posisi rendah untuk tingkat kelulusan siswa dalam ujian nasional tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;kelima&lt;/span&gt;, haruskah aku mengimbangi insentif yang diberikan provinsi dan kota dengan bekerja lebih keras? kalau jawabannya tidak, pasti anda, terutama anda yang saat ini memiliki anak-anak yang tengah bersekolah akan mengutukku menjadi batu. kalau toh jawabanku ya, meski kerja keras yang aku maksudkan adalah membantu menyelesaikan soal-soal ujian nasional untuk murid-muridku, aku yakin anda pun akan tetap menjawab: harus! pertanyaan sederhana, maukah anak anda tak lulus hanya gara-gara tak bisa mengerjakan ujian nasional? lalu anak anda harus ikut ujian paket? apalagi jika anak anda bersekolah di sekolah favorit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;keenam&lt;/span&gt;, kebanggan yang tampak bagi sekolah-sekolah (maaf, tentu tidak sekolah seperti ini. tetapi aku percaya jumlahnya terlalu sedikit dibandingkan yang ya) adalah memasang spanduk di jalan-jalan menjelang penerimaan murid baru. kalimat yang harus kupesan di percetakan atau sablon: sekolah anu menerima pendaftaran murid baru tahun pelajaran sekian sampai sekian. lulus ujian nasional 100 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;ketujuh&lt;/span&gt;, nilai standar kelulusan setiap tahun ditingkatkan hingga suatu saat nanti muncul angka 7. tahun ini masih berkisar kepala 5 koma sekian. sebuah momok yang menakutkan bagi sekolah-sekolah, apalagi yang statusnya masih swasta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alasan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;terakhir&lt;/span&gt;, karena saya bukan lulusan kependidikan. dan juga aku tidak mengantongi akta empat sebagai syarat bagi sarjana non kependidikan yang ingin menjadi guru. padahal di batam sangat mudah mendapatkan akta empat. tak perlu waktu setahun seperti di provinsi lain. mungkin enam bulan sudah cukup. soal praktik mengajar di kelas, ah kan bisa kupelajari langsung nanti. soal kualitas mengajarku, itu urusan ke sekian. lagipula dari teman-temanku yang mengambil akta empat di sebuah perguruan tinggi di batam, jurusan apa saja bisa kok mengambil akta empat. enak, kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebetulnya, menjadi guru itu enak. hanya saja aku masih terlalu bodoh untuk membiarkan tingkat kelulusan murid-muridku sesuai kemampuan mereka masing-masing. standar kelulusan yang semakin tinggi setiap tahun akan membuatku semakin pintar membantu murid-muridku mengerjakan soal ujian negara. kejadian tahun lalu di sumatra utara, guru-guru asyik mengerjakan soal ujian murid-muridnya lantas digrebek polisi tak akan mampu menyurutkan niat. kalau tak bisa terang-terangan ya sembunyi-sembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku masih saja merasa kasihan melihat murid-murid yang saat ujian nasional kubantu mengatrol nilainya ternyata saat pendidikan di tingkat selanjutnya ia tak mampu bersaing dengan rekan-rekannya yang dulu lulus berkat kerja kerasnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku berharap suatu hari nanti hasil ujian nasional di batam dan kabupaten/kota lainnya di provinsi Kepri benar-benar murni. bukankah anda yang seumuran aku saat ini pernah juga khawatir saat menghadapi ujian nasional waktu itu? sudah seyogyanya kalau aku nanti bicara kepada anakku: ayah pernah juga menjadi murid smp atau sma, tahu bagaimana menghadapi ujian nasional meski saat itu belum ada angka standar kelulusan seperti belakangan ini. kelulusanmu ada di tanganmu. bukan gurumu atau kepala sekolahmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;percayakah anda, tulisanku ini semakin memperkuat posisiku untuk ditolak menjadi seorang guru di daerah ini?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-1505961645836113335?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/1505961645836113335/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=1505961645836113335' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1505961645836113335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1505961645836113335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2009/04/mengapa-aku-tak-ingin-menjadi-guru.html' title='mengapa aku tak ingin menjadi guru?'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-886238559111037717</id><published>2009-04-28T07:46:00.001+07:00</published><updated>2009-04-28T07:47:24.440+07:00</updated><title type='text'>dulu ayah baik...</title><content type='html'>minggu ini aku pulang lagi ke batam, setelah seminggu menemani kawan-kawan sekantor di tanjungpinang. ada kerinduan tersendiri setiap kali menginjakkan kaki di pulau berbentuk kalajengking ini. kerinduan untuk keluarga, khususnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemarin, kuajak anakku ke pelita, menjumpai kawan lama. ia minta aku datang ke tempatnya, bahkan saat aku masih di pinang. bicara apa saja. siangnya, kira-kira pukul satu kami pulang lagi. sesampai di simpang kabil, mengarah perjalanan ke mukakuning tiba-tiba anakku yang dua bulan lagi masuk sekolah dasar berkata: dulu ayah baik, lho.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;reflek aku pelankan kendaraan, mencoba mendalami apa yang diucapkannya barusan. wawancara ayah anak pun berlangsung. tak semudah melakukan wawancara dengan sumber-sumber berita lain, karena kali ini tokohnya seorang bocah. anak sendiri. akhirnya aku tahu, dulu, sebelum aku tugas kerja di kabupaten lingga dan pulau bintan, akulah orang yang setiap hari mengantar jemput sekolahnya di tk athtoriq tanjungpiayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sepanjang jalan dari rumah sampai sekolahnya, memang terdapat sd dan smp. kadang saat mengantar atau menjemputnya, ada saja beberapa pelajar yang melambaikan tangannya. itu tanda, sama saja dengan pertanyaan: bolahkah kami menumpang? biasanya, kalau searah aku minta mereka naik. dan anakku rupanya masih ingat itu. kemarin siang, aku memang melihat beberapa pelajar menunggu metrotrans di halte simpang kabil. anakku tahu sebenarnya aku masih bisa membawa satu atau dua pelajar tadi, namun tidak kulakukan. aku hanyut dalam keceriaan bersenda-gurau bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh, seminggu sekali menjumpainya, kadang ada yang terlupa tentang kami. tentang apa yang pernah kuajarkan kepadanya, tentang janji yang senantiasa diingatkan lewat ponsel ibunya jika sabtu sore aku pulang ke batam, tentang jam sekolahnya yang sebulan sekali masuk siang, selebihnya pagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayah lupa, hanya itu jawaban yang aku berikan atas sentilannya, sentilan bocah...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-886238559111037717?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/886238559111037717/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=886238559111037717' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/886238559111037717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/886238559111037717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2009/04/dulu-ayah-baik.html' title='dulu ayah baik...'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-5938014455878135490</id><published>2009-03-28T12:53:00.002+07:00</published><updated>2009-03-28T13:10:01.332+07:00</updated><title type='text'>mbecak ke batam...</title><content type='html'>hampir 10 tahun tak bertemu, eh tiba-tiba jumpa di facebook. nama kawan saya ini heru kurniawan, seingat saya waktu kuliah hobinya main bola. kebetulan saya tak suka bola, jadi tak tahu apakah permainannya bagus atau tidak he he he. dari hasil searching, awalnya aku temukan parasnya nampang di facebook, saya undang saja sebagai kawan. alhamdulillah, beberapa hari kemudian dia menerima undangan saya (jangan lupa ngundang kalau bikin acara bos, siapa tahu bisa main ke pekalongan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;barusan saya buka facebook, ada beberapa pesan masuk. salah satunya dari heru. pegawai bni di pekalongan ini merasakan nikmatnya bekerja dekat rumah, bisa melihat kondisi orangtua setiap saat. wuih, enaklah. begitu tahu saya sekarang di tanjungpinang dan batam, komentar pertamanya membuat saya tersenyum. begini tulis dia: batam, wah nek numpak becak mungkin sedino lagi tekan ya (batam, wah kalau naik becak mungkin seharian baru sampai ya).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagi saya itulah jawaban yang menyenangkan. saya tahu, sebagai pegawai bank tentu heru bisa sekadar main-main ke batam. saya hanya mengartikannya begini: buat apa ke batam, apa sih yang bisa dijanjikan batam kalau saya ke sana? coba pertanyaan seperti ini melekat di hati setiap calon pencari kerja yang hendak mencari duit di batam. pasti batam tak seperti ini, banyak pengangguran di mana-mana. pencari kerja berseliweran di mana-mana. kriminalitas di mana-mana. laporan ke polisi karena istri ditendang suaminya, buruh pabrik nyaris diperkosa, pembantu dihajar majikannya, dan lain-lain seakan tak pernah habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mendalami kata mbecak heru, mungkin maknanya lebih dari itu. bisa anda bayangkan kalau mbecak kok sampai satu jam. ah, betapa pegalnya tulang pinggul. apalagi becak bukanlah bis patas ac, yang selalu dingin meski melawati pantura saat musim kemarau. naik becak tetap saja panas ketika melewati tanah lapang tanpa pelindung panas. memang ada atapnya, tetap saja panas. belum lagi tempat duduknya yang terasa panas kalau sampai satu jam diduduki. dan.... jangan lupakan penarik becaknya. bisa-bisa kelelahan dan sakit di tengah perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;betul her, buat apa mbecak ke batam? kecuali di samping penumpang ada sayuran, jamu gendong, buku pijat atau lainnya. maksud saya, meski capek mbecak sampai batam, paling tidak ada harapan bisa bertahan hidup, entah sebagai petani sayuran, tukang urut atau pijat, penjual jamu gendong keliling dan sebagainya. tetapi kalau di samping tempat duduk penumpang ada ijazah dari perguruan tinggi ternama sekali pun, terbungkus sampul mengkilap, lebih baik saya sarankan putar saja becak yang ada tumpangi mumpung belum satu jam dan nyampai di batam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenyataan saya lihat sendiri, berapa banyak sarjana pengangguran (atau pengangguran sarjana?) di batam.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-5938014455878135490?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/5938014455878135490/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=5938014455878135490' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5938014455878135490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5938014455878135490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2009/03/mbecak-ke-batam.html' title='mbecak ke batam...'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-4453091673829813696</id><published>2009-03-27T17:52:00.003+07:00</published><updated>2009-03-27T18:50:14.134+07:00</updated><title type='text'>Ketua RT vs Anggota DPRD</title><content type='html'>Malam itu Cik Syurlai dapat undangan kondangan (baca doa) tetangganya. Pesan si pengundang yang datang sore: syukuran rumah. Meski kadang-kadang cuek sama orang lain, tetapi untuk urusan yang ada makan-makannya tak bakal ditinggalkan lelaki ini. Lihatlah, belum juga azan isya berkumandang dia sudah rapi dengan kopiah putihnya. Sampai-sampai Tinah, istrinya ngeledek habis-habisan. Toh apa kata orang, Cik Syurlai tetap melenggang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selangkah, dua langlah, akhirnya tiba juga Cik Syurlai ke rumah Wage, tetangga yang ngundang kondangan. Setelah mengucapkan salam, Cik Syurlai disambut jabat tangan belasan warga yang sudah datang terlebih dahulu: selamat datang Pak RT! Rupanya pamit dengan istrinya, Cik Syurlai tak langsung ke tempat kondangan, melainkan mampir dulu ke pos ronda yang ada di gang dekat rumahnya hanya untuk mendapatkan selinting rokok. Dan Pak RT malam itu mendapatkan tempat yang spesial, di tengah-tengah ruangan, biar bicaranya bisa didengar semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mumpung ada Pak RT, satu per satu warga berkomentar. Dari soal parit yang sudah saatnya dikeruk secara gotong royong hingga penampilan Si Mince yang dianggap Jawir, pemuda setempat, sebagai biang pemicu nafsu. "Lha pagi-pagi mau ke pasar saja pakainya rok mini," Jawir melempar bola panas. "Tapi kan kamu suka juga ngelihatnya, kan?" jawab Cik Syurlai. Jawaban yang membuat Jawir garusk-garuk kepala. Benar juga kata Pak RT-nya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Susah juga jadi Pak RT ya...." Cik Syurlai ganti berkomentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas saja semua warga menatapnya tajam-tajam. Biasanya ia paling suka dianggap sebagai pionir, bahkan saat pilihan Ketua RT bulan lalu ia paling getol menyuarakan program-programnya. Penanaman sejuta pohonlah, membebaskan warganya dari administrasi pembuatan surat pengantar untuk KTP, mengupayakan lapangan bola, mendirikan kelompok tani dan sebagainya. Gaya pidatonya yang mak nyos membuat warga simpatik. Pokoknya kalau soal bicara jangan lawan yang satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Cik Syurlai meneruskan kalimatnya, pertama ia harus kehilangan senyum ramah tetangga rumahnya persis gara-gara menjalankan amanat sebagai Ketua RT. Beberapa malam lalu, Cik Syurlai mendapati tetangganya itu mabuk-mabukan di ujung gang bersama lima temannya. Sebagai Ketua RT, Cik Syurlai pun mengingatkan, "Sudah menjadi kesepakatan warga untuk tidak minum-minuman keras di wilayah RT kita. Kalau sekadar minum air putih silakan, atau minum es cendol jangan lupa undang saya. Kalau memang kegiatan ini dianggap memiliki nilai plus dalam diri saudara-saudara sekalian, saya atas nama warga sini memohon untuk tidak melakukannya di sini. Mau di perempatan jalan protokol sana, di dekat rawa belakang sana atau di mana saja, silakan." Oalah, keesokan paginya si tetangga yang biasanya rajin tersenyum kepada Pak RT-nya malah membuang muka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Cik Syurlai juga harus kehilangan tempat mengutang rokok dan gula lantaran ketegasannya sebagai Ketua RT. Si pemilik kedai kebetulan pengusaha pagar besi di belakang rumahnya. Kalau pas dapat banyak orderan, suara gergaji dan mesin lainnya terdengar jelas. Lantas ada warga lain ngadu. Begitulah, ketika dinasehati Pak RT agar bisa memahami waktu istirahat, si pemilik kedai manggut-manggut. Sehari kemudian, ketika bibir dower Cik Syurlai pahit karena jatah rokok habis, ia tegas-tegas ditolak ngutang lagi. "Bapak ini Ketua RT apa, ada warganya membuka usaha dan menciptakan lapangan kerja kok malah disengiti. Tak ada utang-utangan lagi, sudahlah utang kemarin saya ihlaskan saja. Cuman besok jangan ngutang di warung saya lagi," cerocos pemilik kedai. Hati Cik Syurlai langsung mak nyut. Nasib-nasib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, ada salah satu warga Cik Syurlai yang paling susah diajak kerja bakti. Ada-ada saja keluhan dan alasannya. Yang pulang kerja malamlah, yang izin karena bisulnya di pantat sudah mau bocorlah, bibirnya sariawanlah. Padahal apa hubungannya bibir sariawan sama kerja bakti. Lha kok jawabannya seperti ini, "Kalau kerja bakti kan pasti ada makanannya Pak RT. Padahal makanan itu dibeli dari kas warga, nggak adil dong kalau saya tak ikut merasakan." Walah, orang hidup kok cuman mikir perut. Padahal kalau Cik Syurlai disuruh milih, ia lebih milih bawah perut. Gara-gara pilihannya ini, sering istrinya yang bekerja di kota kesiangan bangun, tak kebagian metrotrans lagi. Habis malamnya suaminya sibuk ngurusi yang satu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan warga pemalas ini, lagi-lagi Cik Syurlai mendapatkan getahnya. Suatu waktu, si warga minta surat pengantar sebagai warga miskin yang berhak mendapatkan kartu miskin. Syaratnya ada pengantar dari Ketua RT. Karena malas kerja bakti, ada alasan Cik Syurlai untuk mempersulit urusan ini. Lhadalah, tanpa dikomando dari mulut si warga keluar sumpah serapah. Katanya, Pak RT kan sudah dibayar sama pemerintah. Kan dapat insentif, kok masih mempersulit karena saya memang tak bawa uang ke sini. Cik Syurlai mengurut dada, sumpah bukan urusan duit tetapi kesetiaan bagi warganya tadi untuk meningkatkan rasa kesadaran bermasyarakat. Mana pernah Cik Syurlai meminta uang administrasi kepada setiap warganya yang minta surat ini dan itu. Setiap ditanya berapa, ia paling cuma menjawab: terserah. "Kan saya tidak minta pada warga, mereka nanya berapa saya jawab terserah. Terserah kan banyak artinya, terserah kalau tidak mau memberi, terserah kalau hanya mengucapkan terima kasih, terserah kalau mau menginap dan sebagainya," ini kelitan Cik Syurlai ketika Pak RW-nya datang klarifikasi soal duit pengurusan surat yang biasa diterima Cik Syurlai sebagai Ketua RT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke sekian, ada lagi yang membuat Cik Syurlai sedih. Apa pada tak tahu kalau Tinah, istrinya yang cuma satu-satunya bekerja sebagai buruh pabrik di kota. Dari tabungan sedikit demi sedikit, istrinya berhasil mengumpulkan duit. Dirasa sudah cukup, Cik Syurlai pun memanggil tukang untuk membuatkan pagar semen di depan rumahnya. "Apa yang saya dengar dari warga? Maaf lho ini, bukan sampeyan-sampeyan yang bicara, tetapi warga yang di ujung sono dan sono," sebelum bercerita lebih komplit Cik Syurlai mengatupkan kedua telapak tangannya di depan dada. Lucu sekali gayanya. "Ada yang bilang, tuh Cik Syurlai baru jadi RT sebulan sudah bangun pagar," lanjut Cik Syurlai, "apa saya sebagai Ketua RT harus meladeni tudingan-tudingan seperti itu. Kata orang-orang bijak, seperti dalam pilem-pilem itu, lebih baik mengalah untuk menang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, malam itu warga yang hadir kondangan seolah-olah turut merasakan penderitaan Cik Syurlai sebagai Ketua RT. Melihat mimik warganya sedih, Cik Syurlai tak ingin memutus keseriusan mereka mendengarkan perkataannya. Menurut Cik Syurlai, lebih berat menjadi Ketua RT dibandingkan anggota DPRD. Mana tahu anggota DPRD kalau ada persoalan warganya menyangkut rok mini, malas kerja bakti dan segala yang dirasakan Cik Syurlai. Mereka hanya tahu anggaran untuk pos A kok tahun ini berkurang, kalau reses pun sekadarnya melongok ke bawah. Padahal mereka dipilih oleh rakyat. Memang benar, ada juga anggota DPRD yang rela mengeluarkan duit banyak supaya mendapatkan simpati. Begitu duduk yang dicarinya adalah mengembalikan modal yang sudah dibagikannya sebelumnya. Tetapi, imbuh Cik Syurlai, anggota DPRD kan sudah digaji lumayan besar dibandingkan gaji istrinya. Untuk duit-menduit ini, Cik Syurlai pun buka-bukaan, "Saudara-saudara mungkin tak tahu. Untuk membuat brosur program-program ke-RT-an saya waktu pemilihan itu saya harus bayar fotokopi. Foto yang ada di fotokopi itu juga hasil bayar di studio foto, tetapi saya senantiasa dekat dengan warga. Reses tak reses sama saja, saya ada di sini. Aku ada untuk kamu, begitu kata Mas Dhani menyanyikan Kamulah Satu-satunya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mana peduli anggota dewan mendengarkan kas warga yang menipis karena bulan ini banyak warga yang sakit, uangnya kita sumbangkan. Anggota dewan tak tahu, yang dia tahu kalau sakit bisa berobat ke rumah sakit yang diinginkannya. Berapa pun biayanya akan dibayar yang penting bisa sembuh. "Harusnya anggota dewan itu yang seperti saya. Dikritik warganya menerima, tidak malah nantang karena merasa punya bekingan. Apalagi setelah masa kampanye ini, coba hitung berapa banyak baliho, spanduk mereka dipasang di tepi jalan menuju perumahan kita. Kelihatan sudah saling jegal dari awal. Di mana ada sudut yang bagus, ramai-ramai dipasangi gambar. yang gambarnya besar itu yang tampak, yang kecil ya pasrah saja. Kalau ada gambar foto yang roboh, mana ada yang mau menegakkan. Saya pernah melakukan itu karena saya merasa tersentuh hati, siapa tahu yang gambarnya saya tolong nanti terpilih dan bisa menolong saya.." Cik Syurlai berapi-api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warganya saling melirik lalu tersenyum. Kalau sudah bicara pada level serius seperti itu, apa yang dilontarkan Cik Syurlai pasti tak terkendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cas cis cus Cik Syurlai masih berlanjut, dan baru terhenti saat ustad yang dipanggil tuan rumah datang untuk memimpin doa. "Jadi Cik Syurlai tertarik untuk menjadi anggota DPRD nih?" tanya ustad yang sempat mendangarkan sepenggal pidato Cik Syurlai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya seperti itu, Cik Syurlai hanya bisa mengulum senyum. Sekolah tak selesai, modal cuma dengkul yang sudah keropos. Acara dimulai, Cik Syurlai terpekur dalam doa bersama warga. Ada satu doa diucapkan Cik Syurlai, Ya Tuhan, sejahterakanlah negeri ini, berilah kepedulian untuk pemimpin bangsa ini dengan keadaan Ketua RT-nya, naikkanlah insentifnya. Amin...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-4453091673829813696?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/4453091673829813696/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=4453091673829813696' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4453091673829813696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4453091673829813696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2009/03/ketua-rt-vs-anggota-dprd.html' title='Ketua RT vs Anggota DPRD'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-4681519103126959191</id><published>2009-03-24T13:51:00.001+07:00</published><updated>2009-03-24T13:56:18.350+07:00</updated><title type='text'>Tukar Nasib</title><content type='html'>Bukan hanya warga kere, miskin, gembel yang suka meniru gaya berbisnis orang kaya. Jika orang kaya mampu membangun SPBU, wong cilik juga membuat tiruannya dengan kios bensin eceran tepi jalan. Yang kaya berlomba-lomba membuat mal dan supermarket, yang kroco juga sama, melirik rumah paling sudut yang ditawarkan developer untuk dijadikan kedai kelontong. Kalau belum mampu melengkapi barang jualan, rokok beberapa bungkus pun jadilah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, orang yang dianggap pinter, tahu aturan, tahu hukum pun pingin mencoba bisnis rakyat. Mungkin ingin turut merasakan susahnya menjadi orang kecil, makanya dua jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta put ikut-ikutan menjual barang bekas. Padahal saat ini pedagang barang bekas lagi mak nyut-nyut kepalanya lantaran larangan mengimpor barang bekas dari negera si bule. Pasti bukan lantaran ukurannya yang gede lantas kedodoran ketika dipakai orang kita yang jelas berbeda postur. Bukan, bukan itu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cik Syurlai belum selesai membaca berita tentang ditetapkannya dua jaksa tersebut sebagai tersangka karena menjual barang bekas. Namun ia sudah bersungut-sungut kepada istrinya yang baru lima jam pulang dari kos-kosannya di kota. Buruh pabrik ini tersenyum memandangi suaminya yang kemudian menatapnya tanpa senyum. "Ada apa Bang?" tanya Tinah, istri Cik Syurlai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bayangkan dik, masa jaksa kok ngikut cara kita berjualan enam bulan lalu."&lt;br /&gt;"Maksud Abang?"&lt;br /&gt;"Lha iya jelas keblinger, lha wong jaksa yang duitnya banyak, berangkat ke kantor pakai mobil yang catnya bisa kita buat ngaca, yang modelnya selalu terbaru.."&lt;br /&gt;"Jadi Abang iri, ingin jadi jaksa. Eling Bang, sekolah Abang itu cuman sampai kelas empat SD."&lt;br /&gt;"Kita, orang kecil saja nggak bisa lagi jualan barang bekas karena barangnya susahnya selangit didapatkan, kok bisa-bisanya dua jaksa dan seorang polisi ingin mencobanya. Ujungnya, ya dipenjara."&lt;br /&gt;Raut muka Tinah langsung muram, ia takut jika nanti bekas pedagang barang bekas sepertinya dicari lalu ikut dipenjara. Waduh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cik Syurlai tertawa melihat kelakuan istrinya. "Baca ini dik, dua jaksa dijadikan tersangka karena menjual barang bukti. Barang bukti kan sama saja dengan barang bekas, sama-sama bekas punya orang. bedanya, kalau kita dulu jualan baju, cawat, boneka, mainan, kutang bekas, kalau jaksa dalam berita ini jualan sabu-sabu yang jadi barang bukti," lanjut Cik Syurlai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oooo, Tinah melongo. Bulat sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cik Syurlai memandang langit dari balik jendela ruang tengah rumahnya. ia bingung memikirkan nasib bangsa ini. Ada orang pintar, tentu ada orang kurang pintar dan kurang beruntung sepertinya. Toh ia menerima keadaan. Ia sadar benar, di dunia memang hanya ada dua hal, hitam dan putih, baik dan buruk, atas dan bawah. Jaksa harusnya orang pintar, sekolahnya tinggi, buku referensinya saja tebal-tebal satu lemari, kok ya tega-teganya mengajari orang kecil dengan perilakunya yang tak terpuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang diperbolehkan menjual barang bukti dengan status barang bekas, mengapa tak diserahkan saja pengelolaannya kepada orang-orang kecil sepertinya? Cik Syurlai tersenyum membayangkan bagaimana ia mendapatkan limpahan barang bukti berupa mobil-mobil mewah dari jaksa untuk dijual. Pasti untungnya besar. Istrinya tak perlu lagi repot bekerja di kota sebagai buruh pabrik, dua minggu sekali pulang ke rumah. Kalau barangnya belum laku, bisa dipakai jalan-jalan dahulu. Pamer prestise.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca berita selengkapnya, Cik Syurlai merasa bersyukur bisa lebih waras. Selama menjalankan usaha menjual barang bekas, ia tak pernah mencuri barang dari toke. Paling cuma merayu agar ditambah bonus beberapa helai celana jins merek terkenal. Kalau pun akhirnya sang toke berbaik hati dengan memberinya bonus selembar cawat bekas dipakai Britney Spears, ia sudah bersyukur. Nah, dua jaksa yang ditetapkan jadi tersangka mencomot 300 butir ekstasi dari total 5.000 butir ekstasi hasil penangkapan di Apartemen Paladian, Kelapa Gading, Jakarta Utara, dengan tersangka M Yusuf. Kasusnya sendiri tengah disidangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iri kok sama bisnis orang kecil, protes Cik Syurlai. Bukankah menjadi pejabat itu enak? Siang hari, saat jam makan bersama koleganya bisa memilih tempat makan yang enak. Bertemu kliennya, bisa memilih hotel yang adem karena AC-nya bagus. Kasurnya empuk mendut-mendut. Bisa nelpon pake hape berlama-lama karena untuk membeli pulsa tak harus menghitung keuangan keluarga. Olahraga juga terjamin, bisa renang setiap minggu, sebulan sekali main golf. Enak sekali menurut Cik Syurlai. Lantas ia melihat dirinya sendiri, punya hape satu yang dibeli dengan cara cicilan. Itu pun model kuno, kuno sekali. Layarnya hitam putih, berwarna kalau pas dimatikan. Saat mati gelap, saat menyala agak terang. Cuma bisa dipakai nerima telpon dan SMS. Bukannya rusak fasilitas ngirimnya, semata-mata karena jarang sekali diisi pulsa oleh pemiliknya. Ukurannya segede batu bata, hati-hati saja kalau sampai jatuh mengenai kaki, bisa bengkak. Tidur pun beralas kasur tipis yang diambil dari sisa barang bekas yang tak laku dijual, meski harganya dibanting setengah harga. Kata calon pembelinya, ada bekas noda di permukaan kasur. Padahal, siapa tahu kasur itu pernah dipakai Brad Pitt dan Angelina Jolie saat kencan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang ingin tukar nasib, mengapa tak dibuat sayembara lalu dimuat di koran-koran. Dicari, relawan yang ingin merasakan kehidupan pejabat. Boleh ngantor, boleh tinggal di rumahnya, pakai mobilnya, mungkin begitu isi iklannya. Dipastikan banyak warga kecil yang berbondong-bondong mendaftar. Pasti mereka rela, rela setengah mati dengan hati yang tulus rumahnya dipakai oleh pejabat yang ingin sekedar merasakan susahnya jadi warga kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti acara di teve itu lho. Tukar Nasib. Si miskin diberi kesempatan beberapa hari tinggal di rumah si kaya, sementara si kaya tinggal di rumah si miskin. Jika menyaksikan acara ini, kadang Cik Syurlai menitikkan air mata. Pada sebuah episode, saat batas waktu yang diberikan habis, si miskin membuat surat untuk si kaya. Isinya terima kasih telah diperkenankan merasakan hari-hari sebagai orang kaya dan tak lupa ditaruhnya bakul berisi sayuran, buah-buahan. Sebagai kunjungan balasan, setelah si kaya mendapatkan pemberian tulus dari si miskin, ia dan anggota keluarganya memberikan bingkisan untuk keluarga si miskin. Cik Syurlai tak peduli apakah acara itu dinilai mendidik atau tidak, baginya alangkah indahnya negeri ini jika garis batas kaya dan miskin hanyalah berupa benang tipis. Kenyataannya, batas itu begitu kentara. Rumah yang dipagar beton tebal setinggi tiga meter sudah pasti milik si kaya, atau katakanah pejabat. Rumah berdinding papan di atas kali dengan toilet alam, sudah pasti milik si miskin. Pejabat yang bisa ruang kerjanya di lantai lima bisa dengan gampang menyaksikan bagaimana si miskin berlari tergesa-gesa mencari toilet umum di bawah sana. Pejabat kaya bisa nyaman berkendara di jalan raya, kaca mobil sengaja dijadikan penghalang untuk membuka mata melihat sekelilingnya. Tentang wanita tua yang berjualan nasi bungkus di bawah pohon asam, simpang tiga yang dilalui mobil pejabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah, bagaimana ya rasanya menjadi pejabat?" Cik Syurlai bertanya kepada dirinya sendiri. Tak lama kemudian ia terlelap, dan bangun dua jam kemdudian masih sebagai orang kere.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidadari, Tanjungpiayu, Batam&lt;br /&gt;25 Maret 2009 &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-4681519103126959191?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/4681519103126959191/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=4681519103126959191' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4681519103126959191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4681519103126959191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2009/03/tukar-nasib.html' title='Tukar Nasib'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-2746337511917265987</id><published>2009-03-24T11:47:00.002+07:00</published><updated>2009-03-24T11:55:28.078+07:00</updated><title type='text'>Budaya Nyoblos Duluan</title><content type='html'>Entah apa yang ada dalam pikiran sejumlah orang ketika mendengar istilah nyoblos. Agaknya coblos-menyoblos tetap menjadi bagian penting dari kehidupan manusia. Saking pentingnya, orang nekat mencoblos duluan sebelum diperintahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski kata nyoblos dewasa ini pasti dilarikan ke ranah politik. Namun, jauh-jauh hari sebelum Pilkada digembar-gemborkan, urusan coblos-mencoblos kerap mewarnai halaman surat kabar, dibacakan penyiar radio dan televisi, juga bisik-bisik tetangga.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencoblos tentulah enak. Paling tidak menurut Cik Syurlai begitu. Ia memperkuat alasannya, ada pejabat yang sudah enak duduk di kursi empuk akhirnya jatuh gara-gara asyik mencoblos sesuatu yang bukan miliknya. Tak hanya di dalam negeri, di luar &lt;br /&gt;negeri sana juga begitu banyak skandal soal coblos-mencoblos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu, Anwar Ibrahim dari Malaysia dibui karena tuduhan mencoblos. Penyanyi pop kelas dunia, Michael Jackson juga tersandung masalah mencoblos anak kecil. Bahkan petinju favoritku, Mike Tyson karirnya ambruk hanya gara-gara terlalu mengumbar nafsu mencoblosnya," suara Cik Syurlai berapi-api di kedai Mpok Minah. Sementara yang lain terbengong-bengong dengan kalimat yang keluar dari mulut Cik Syurlai yang tak ubahnya peluru dari senjata kelas berat di medan pertempuran, Mpok Minah justru melengoskan bibirnya. "Tiap ke warung pasti bicaranya besar, padahal yang dibeli cuma satu bungkus kwaci, itu pun yang ukurannya paling kecil. Dan satu lagi kebiasaan pelanggannya yang satu ini...," gerutu Mpok Minah belum usai ketika didengarnya suara Cik Syurlai.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;"Mpoooook!" teriak Cik Syurlai.&lt;br /&gt;"Tereak lagi, suaranya dikecilin bisa tak?" pinta Mpok Minah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang diajak bicara tak menjawab, hanya mengedipkan sebelah matanya. Jemari tangan kanannya membentuk gerakan seolah mencengkeram gelas. Itulah kebiasaan Cik Syurlai setiap kali datang ke kedainya, yang membuatnya jengkel dalam hati. Selalu minta air putih dalam gelas besar, gratis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu meneguk air putih, semangat Cik Syurlai meninggi. Bagaikan Bung Tomo yang membangkitkan semangat para pejuang di Surabaya tempo doeloe, kali ini Cik Syurlai bangkit dari duduknya. "Banyak berita kita baca, jejaka-jejaka yang baru pacaran sudah berani mencoblos duluan pasangannya yang masih berstatus pacar. Apa ndak gila ini namanya?" tanyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bogel, Waras, Leman, Zulkipli, Butet, yang sore itu meramaikan kedai Mpok Minah bagaikan tersihir oleh gaya bicara Cik Syurlai. Menurut cerita, bakat berorasi lelaki yang usianya separoh baya ini turun dari almarhum bapaknya, Cik Mahmud. Semasa hidupnya, Cik Mahmud begitu dikenal. Sewaktu zaman penjajahan, Cik Mahmud mendapatkan tugas untuk bernegosiasi dengan petinggi kolonial. Dengan gaya dan otak encer, biasanya ia berhasil meredam konflik. Seandainya gagal di meja perundingan,&lt;br /&gt;Cik Mahmudlah orang pertama yang akan berlari di garis depan sambil mengacungkan bambu runcing menghadapi tentara penjajah. Seharusnya ia pantas mendapatkan gelar pahlawan atas jasanya mengobarkan semangat perlawanan kepada penjajah. Kematiannya juga di ujung peluru seorang tentara kolonialis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakat bicara saja yang turun di darah Cik Syurlai, lainnya jauh panggang dari api. Meski jago bicara, sayang keenceran otak Cik Syurlai tak permanen. Kalau keuangannya tak ada masalah, ia bisa berpikir cepat dan jitu. Sebaliknya, dengan dompet yang tipis, upaya diplomasinya lebih banyak gagal. Pernah ia diminta sesepuh kampung membicarakan rencana penyerangan pemuda kampung buntut senggolan di acara dangdutan. Caik Syurlai memang datang sendirian ke balai pertemuan kampung tetangga. Karena merasa yang diajaknya bicara tak selevel dengannya, ia marah-marah sambil berkacak pinggang. Alhasil, ia kembali ke kampung dengan muka lebam-lebam dikeroyok pemuda kampung sebelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cik, kalau coblosan Pemilu?" pertanyaan Bogel membuat dahi Cik Surlai berkerut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lho sampeyan ini bagaimana, sama saja! Ndak percaya, lihatlah di tepi-tepi jalan itu. Buanyak sekali gambar caleg terpampang. Cermati satu per satu, ada ndak yang bagian matanya dilobangi, hidungnya disundut rokok, atau bibirnya ditusuk pakai ranting kayu. Itu coblos-mencoblos yang terlalu cepat," Cik Syurlai bangga bisa memberikan contoh untuk kedua jenis coblos-mencoblos dengan gamblang dan dapat dipertanggungjawabkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya menyebutkan coblosan terlalu dini itu, Cik Syurlai juga bisa menyebutkan satu per satu nama-nama caleg yang foto di balihonya dicoblosi orang tak bertanggung jawab. Ia menggelengkan kepalanya, zaman sudah berubah, Pemilu menggunakan surat suara yang tak lagi dicoblos, melainkan dicontreng atau diconteng atau dicentang. Masih saja budaya coblos-mencoblos melekat dalam dada warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini sebagai protes warga atas keplin-planan KPU karena mengganti sistem coblosan dengan contrengan? Cik Syurlai melihatnya bukan, warga akan ngikut kok apa kata orang-orang berdasi di atas. Tentu KPU sudah berpikir keras dan berulang-ulang sebelum menerbitkan keputusan tentang cara memilih calon wakil rakyat pada surat suara. Pasti rapatnya berkali-kali, sampai subuh. Pasti juga ada yang protes, ada juga yang minta waktu berpikir keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagi saya mencoblos duluan itu sebuah tindakan bodoh. Jelas bulan April nanti kita mencontreng kok, masih suka mencoblos. Apalagi yang dicoblosi gambar orang. Kalau tak suka, ya jangan pilih di bilik suara. Begitu saja kok repot. Bahkan kalau dilaporkan sama caleg yang gambar matanya dilobangi, hidungnya disundut api roko atau mulutnya dicoblosi, pelakunya bisa dibawa ke penjara. Marilah kita sukseskan Pemilu. Partisipasi kita sangat berharga untuk menentukan pilihan kita. Kita harus aktif. Ini coblosan Pemilu, lho, bukan coblosan yang uenak itu," Cik Syurlai meluruskan. Lihatlah polahnya, sewaktu mengatakan uenak matanya merem-melek. Dasar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian lama hening, tumben Cik Syurlai berotak pintar sore itu. "Eh, ngomong-ngomong nanti Cik Syurlai dapat TPS (Tempat Pemungutan Suara) mana?" tiba-tiba Mpok Minah nongol sambil duduk di satu-satunya kursi yang masih tersisa di depan kedainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cik Syurlai yang tadinya berapi-api, mengobarkan demokrasi, tergagap. Ia tambah gagap ketika Ketua RT-nya, Pak Danu yang sosoknya tinggi besar, berkumis tebal dan bibirnya selalu terselip rokok kretek mendekatinya sambil bertanya, "Cik Syurlai tiga hari lalu bilang ke saya mau golput karena merasa tak terdaftar sebagai memilih, kan? Kalau mau penjelasan nanti malam datang ke rumah saja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wuuuu! Serentak yang hadir sore itu mengolok-olok Cik Syurlai yang sok nasionalis tetapi belum terdaftar sebagai pemilih tetap. Dan kata Pak RT-nya, ia juga tak punya KTP setelah KTP lamanya habis masa berlakunya tiga tahun silam. Diolok-olok begitu, Cik Syurlai beranjak pulang. Sore ini Tinah, istrinya yang kerja di pabrik luar kota pulang ke rumah. Dua minggu sekali perempuan bertubuh montok ini pulang untuk memberikan uang kebutuhan hidup Cik Syurlai yang nasibnya kurang bagus, tak pernah diterima saat melamar kerja. Hanya satu terpikir di benak kepalanya. "Nyoblos duluan, ah," bisiknya dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batam, 24 Maret 2009&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-2746337511917265987?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/2746337511917265987/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=2746337511917265987' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2746337511917265987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2746337511917265987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2009/03/budaya-nyoblos-duluan.html' title='Budaya Nyoblos Duluan'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-6917260954519648999</id><published>2009-03-23T15:08:00.000+07:00</published><updated>2009-03-23T15:10:09.188+07:00</updated><title type='text'>susahnya menjadi manusia</title><content type='html'>saya baru bisa memaknai gambar monyet yang terpampang di kaca belakang sebuah minibus karyawan yang kerap melintas di mukakuning. sudah hampir lima bulan saya tak melihatnya lagi karena sejak tiga bulan lalu saya pindah tugas di tanjungpinang. di bawah gambar yang dibuat dengan sistem airbrush itu, jelas tertulis kalimat susahnya menjadi manusia. benarkah manusia itu susah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa hari lalu saya membaca koran nasional terbitan batam. pada halaman interaksi untuk warga ditanyakan gundukan material yang ada di tepi jalan di tanjungpiayu. isinya pengirim surat ke redaksi protes, harusnya benda itu tak ada karena dirasa menggangu nyamannya perjalanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemarin saya pulang, setelah dua minggu bekerja di tanjungpinang. dua minggu sebelumnya, saya tahu kalau jalan raya dari mukakuning sampai tanjungpiayu tengah diperbaiki. meski kemarin belum rampung sampai ujung jalan, di pancur, tetapi saya sendiri bersyukur. jalan yang dulu rusak parah, dengan lobang sebesar kubangan kerbau di beberapa titik berganti dengan aspal hotmix. naik taksi kombat dari simpang panbil, perjalanan terasa nyaman. &lt;span class="fullpost"&gt; jadi lebih tenang juga berdesak-desakan di taksi karena tak lagi bergoyang-goyang. sebelumnya, setiap melewati lobang, badan taksi yang umurnya entah sudah berapa belas atau malah puluh tahun ikut berjoget. kalau ruang gerak penumpang luas sih tak apa-apa, kenyataannya siku tangan kita mau bergerak bebas saja takut. jangan-jangan nyenggol sesuatu milik karyawati perusahaan yang menjadi pelanggan setia taksi-taksi kombat tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya tidak membela jawaban pegawai humas pemko batam yang meminta warga sabar dengan gundukan material tadi. saat berlangsungnya perbaikan, memang belum semua dirapikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itulah manusia. diberi enak masih kurang enak, diberi nyaman masih kurang nyaman. saya teringat kelimat bijak yang kerap dipetuahkan kepada saya sewaktu masih ngaji di kampung: diwenehi ati ngrogoh rempelo (artinya sudah diberi hati minta lagi ampela). kalau nanti jalan itu selesai, saya pikir warga tanjungpiayu bersyukur sekian lama terjebak dalam kemacetan setiap kali hujan turun. mereka yang memilih kendaraan berharga tinggi juga tak akan bisa berbuat banyak, karena pengguna jalan lain juga memilih jalan. yang di belakangnya ya ngekor saja, itu pun kadang-kadang masih terperosok lobang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang pasti, jalan mulus yang tengah diselesaikan bisa membuat warga hemat waktu. kalau semuanya dijadikan masalah saya rasa banyak. mau tahu contohnya? mengapa hanya satu ruas saja dibangun, kalau dua kan lebih baik? saya berani taruhan, tanya saja setiap warga tanjungpiayu, memilih satu ruas jalan atau dua biar perjalanan lebih tenang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau jangan-jangan gambar monyet di minibus sebagai sebuah gambaran nyata monyet-monyet yang kini kehabisan tempat tinggal? kalau sekarang ada monyet bergelantungan di pepohonan tepi jalan, pasti bukan karena ingin beramah tamah dengan manusia. sejujurnya mereka bingung mau mencari makan dan tinggal di mana lagi. hutan nan lebat dibabat jadi perumahan. pepohonan juga harus dicabut ketika manusia hendak membuat jalan raya. sudah jadi jalan tanah, inginnya jalan aspal. aspal rusak inginnya diperbaiki. begitu proses perbaikan berlangsung, masih saja protes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memang susah menerima apa yang ada pada saat ini, memang susah menjadi manusia.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-6917260954519648999?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/6917260954519648999/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=6917260954519648999' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6917260954519648999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6917260954519648999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2009/03/susahnya-menjadi-manusia.html' title='susahnya menjadi manusia'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-5868131226276673853</id><published>2009-02-15T17:01:00.002+07:00</published><updated>2009-02-15T17:17:53.038+07:00</updated><title type='text'>bawa sendiri saja</title><content type='html'>ini cerita tentang porter pelabuhan punggur di batam. coba saja anda memasuki pelabuhan ini, bawa barang yang terkesan sangat berat, pasti akan didekati porter yang meminta izin untuk membantu membawakannya. semuanya terserah anda. toh anda juga yang tahu persis apakah seenaknya dibawa sendiri atau diserahkan ke porter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada cerita teman yang beberapa waktu lalu bertandang ke lingga. kebetulan aku sempat hampir dua bulan tinggal di sana. malam setelah sorenya dia tiba, aku ajak makan bersama di pinang merah. sambil makan dia cerita tentang porter yang pagi harinya membawakan dua kopernya dengan alat pengangkut yang didorong itu. tetapi menurut aku, salah temanku juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika didekati seorang porter, kata dia, dia mengangguk. maklum, kawanku ini memang paling suka bawa koper, tas punggung dan tas lain karena ia berpetualang dari satu daerah ke daerah lain. saat naik ke kapal, ia melihat barangnya sudah disusun si porter di tempat barang. bagus, yang tak bagus, temanku berkata, "masak dia minta seratus ribu untuk dua koperku."&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seratus ribu untuk dua koper? jelas telah terjadi sebuah pemerasan. apalagi alasan si porter kalau dibawa sendiri bisa-bisa dimintai uang petugas yang dilewati. temanku menggerutu, lha koper isinya pakaian saja masak harus bayar. seandainya bayar tentunya ada aturannya. dan pasti lebih kecil dibandingkan seratus ribu yang jatuh ke tangan porter. kalau belum cukup alasan, ya biarkan koper dibuka kalau mengira isinya barang-barang titipan juragan narkoba atau pesanan kawan amrozi, kata temanku jengkel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"wong saya sering bawa koper-koper itu, ndak dimintai uang oleh petugas," masih terus juga bicara temanku itu meski piring kami sudah licin tandas. aku cuma bisa bilang padanya, sewaktu pindah ke lingga, aku bawa monitor dan cpu komputer, istriku bawa barang yang sama. masih ditambah tas besar dua, tetapi sama mas porter diminta tiga puluh ribu. itu pun sama istri ditawar lagi meski akhirnya tak bisa turun lagi. alasan istriku, monitornya kan lcd, tipis.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-5868131226276673853?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/5868131226276673853/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=5868131226276673853' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5868131226276673853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5868131226276673853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2009/02/bawa-sendiri-saja.html' title='bawa sendiri saja'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-2275342131952758600</id><published>2008-11-04T16:07:00.000+07:00</published><updated>2008-11-04T16:17:16.816+07:00</updated><title type='text'>orang baru, ya?</title><content type='html'>masih berurusan dengan syarat mengikuti ujian cpns. kali ini ke rsud kota batam, batuaji. walah, ramainya. bangku-bangku pasien tak ada yang kosong. sementara istri menunggu panggilan, setelah sebelumnya mendaftarkan diri dan membayar biayanya di loket kasir, saya memilih duduk-duduk saja di depan, di halaman rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak lebih 30 menit, kami masuk. iseng-iseng saya mendekati loket pendaftaran. ada loket pasien baru atau lama, serta satu loket lagi untuk pendaftaran pasien yang menggunakan askes. seorang wanita muda berdiri agak lama di depan loket pendaftaran pasien baru.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"alamatnya mana?" tanya pegawai pendaftaran.&lt;br /&gt;"sebentar, pak," jawab si wanita muda.&lt;br /&gt;pegawai sabar menunggu. yang tak sabar sepertinya pasien lain yang ada di belakang si wanita muda.&lt;br /&gt;"ini, pak," kata si wanita muda menyerahkan selembar kertas.&lt;br /&gt;"blok apa ini?" tanya pegawai lagi melihat huruf penanda blok di selembar kertas tadi kurang jelas.&lt;br /&gt;"di situ tertulis apa, pak?"&lt;br /&gt;"m, tetapi dicoret."&lt;br /&gt;"bapak tulis seperti di situ sajalah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika loket agak sepi, iseng-iseng (orang kok hobinya ngiseng-mengiseng, ya?) saya bertanya kepada pegawai pendaftaran pasien baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"begitulah mas. mendingan tadi dia mencatat alamatnya, meski bloknya entah benar atau salah. pernah calon pasien baru menjawab alatamnya seperti ini: dari pasar aviari masuk terus ada belokan..... kami yang bingung, mas," jelas pegawai tadi. untung ia terbiasa menghadapi hal tersebut, jadi enjoy saja. bahkan ia tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-2275342131952758600?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/2275342131952758600/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=2275342131952758600' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2275342131952758600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2275342131952758600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/11/orang-baru-ya.html' title='orang baru, ya?'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-6856215692762338053</id><published>2008-11-04T15:48:00.002+07:00</published><updated>2008-11-04T16:07:30.416+07:00</updated><title type='text'>kalau tak ada 20 ya 10 saja</title><content type='html'>belum begitu panas, paling juga jam 10.00 lewat dikit. saya mengantar istri ke kantor kecamatan sungai beduk yang lumayan megah. kartu keluarga yang seharusnya jadi bersamaan dengan ktp pada bulan mei lalu, akhirnya selesai juga tiga hari lewat. mempersiapkan diri mengikuti cpns, istri mengurus kartu kuning dan skck sekalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak ada masalah dengan kartu kuning. pegawai kecamatan berinisial mai menyerahkan kartu kuning istri. beres. giliran mengurusi skck. kebetulan istri mengajar, dan saya mewakili mengurusnya. oh ya, kartu kuning pada hari itu tinggal mengambil. sehari sebelumnya berkasnya sudah diserahkan istri. karena dia harus mengajar sementara warga yang ingin mengurus kartu yang sama lumayan banyak, sama mai kami bilang besok saja diambil.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pegawai kecematan berinisial mus yang melayani pembuatan skck bingung menerima berkas awal yang diserahkan untuk difotokopi. sekalian, saya fotokopikan 10 lembar. siapa tahu nanti dipakai dan ada gunanya. berkas asli dan fotokopian kembali saya serahkan. mus sempat bertanya kok banyak amat fotokopinya, harusnya lima saja. ya sudah, saya jawab lima saja. rupanya mus berbaik hati, ketika saya periksa dia memberi bonus satu lembar yang distempel. saya tak bertanya. mus mengatakan 20 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bener, di kantong saya kebetulan tak ada uang pas. yang ada beberapa lembar 50 ribuan (baru gajian he he). kembali mus mengatakan, ya sudah kalau tak ada 20 ya 10 ribu saja. saya bolak-balik dompet ya tetap tak ada. akhirnya mus bergegas dengan selembar 50 ribuan, tak lama ia menyerahkan kembali 30 ribu kembaliannya. jujur saja, saya memang ingin tahu seperti apa proses pengurusan kartu-kartu atau surat-surat di kecamatan sendiri. kalau diserahkan ke calo sih tinggal nunggu di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ups, sekarang tinggal minta ktp yang dilegalisir. kata mai, saya harus ke lantai dua menjumpai seseorang berinisial ros (atau rus saya agak lupa) di ruangan sekretariat. di depannya, saya serahkan 10 lembar fotokopian ktp. berharap bisa dilegelisir semuanya. satu lembar kemudian ditandatanganinya dan saya diminta kembali fotokopi selembar fotokopian ktp yang ditandatanganinya tadi. saya sempat bertanya, bukankah lebih sederhana jika ia juga menandatangani fotokopian ktp lainnya. pokoknya fotokopi, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;he he he, ya sudah saya turun lagi ke lantai dasar ke ruangan fotokopi. selembar 500 perak lho. saya kembali naik menjumpai ros. tanpa banyak bicara, fotokopian ktp yang sudah ditandatangani tadi distempel secukupnya. kali ini saya bertanya (mohon kepada warga lain sebaiknya jangan bertanya, diam sajalah siapa tahu bisa langsung pergi he he) berapa? dijawab ros, sukarela. hmmm, begini rupanya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-6856215692762338053?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/6856215692762338053/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=6856215692762338053' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6856215692762338053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6856215692762338053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/11/kalau-tak-ada-20-ya-10-saja.html' title='kalau tak ada 20 ya 10 saja'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-8559087713390221607</id><published>2008-10-17T10:20:00.002+07:00</published><updated>2008-10-17T10:32:45.906+07:00</updated><title type='text'>bahasa gaul batam</title><content type='html'>mereka masih sd, paling tidak saya lihat dari seragam yang dikenakan. kebetulan saya berada di dekat anak-anak itu. bukan seragam mereka yang membuat saya tertarik. begitu meletakkan tas mereka ke lantai masjid, lima murid sd itu berbincang-bincang sebentar sebelum menuju tempat mengambil wudhu. hari memang sudah siang, sudah saatnya sholat dzuhur bagi umat islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"habis ini lu mau kemana?" tanya murid 1.&lt;br /&gt;"nggak kemana-mana, lu sendiri?" murid 2.&lt;br /&gt;"gue mau jalan-jalan ke mal. lu ikutan nggak?" murid 1.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"gue nggak ah, gue kan bukan orang kaya," murid 3 menyela.&lt;br /&gt;"kita jalan-jalan aja. gue juga nggak punya duit kalo beli baju," murid 4 nimbrung.&lt;br /&gt;"tapi gue maunya di mega mal yang dekat," murid 1.&lt;br /&gt;"kalau dekat mungkin gue ikut. lu ikutan juga kan ...?" murid 5 bertanya kepada murid 2. saya kasih titik-titik karena kurang jelas nama murid 2 yang disebut murid 5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;percakapan itu tak ada 10 menit, paling lima menit. dan saya berpikir, pendidikan yang dilakukan pemain-pemain sinetron cukup berhasil. kesibukan orangtua di batam membuat begitu banyak anak-anak kehilangan kontrol, meski hanya sebatas nonton televisi. saya hanya bisa terdiam. akhirnya, boleh gue nanya ame elo? suatu hari entar, apakah kayak gini bahasa gaul di pulau ini? elo jawab sendiri aja deh... tapi kalo mo ngejawabnya begini juga kagak ape-ape: ya iyalah, masak ya iya dong. mulan aja jamilah, masak jamidong. duren aja dibelah, masak dibedong!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu saya ambil air wudu juga, mendinginkan kepala...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-8559087713390221607?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/8559087713390221607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=8559087713390221607' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/8559087713390221607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/8559087713390221607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/10/bahasa-gaul-batam.html' title='bahasa gaul batam'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-223101262969103132</id><published>2008-10-15T07:10:00.001+07:00</published><updated>2008-10-15T07:12:53.401+07:00</updated><title type='text'>oh cinta...</title><content type='html'>belum ada setahun, sudah empat kejadian yang semuanya dilakukan pelajar di batam. kalau alasannya cinta, saya bisa apa, selain hanya menulis di halaman ini. kejadian pertama, seorang siswi sd kelas lima di tanjungpiayu berniat bunuh diri karena jalinan cintanya dengan seorang pemuda tak direstui orangtuanya. mungkin tepatnya bukan direstui, tetapi karena orangtua mana yang menginginkan anak gadisnya yang baru sd sudah memikirkan sesuatu yang seharusnya belum dipikirkan. si gadis kecil nekat menenggak obat-obatan kelewat batas sehingga overdosis. oalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kejadian kedua,  seorang gadis pelajar kelas tiga smp akhirnya minggat bersama kekasihnya. orangtuanya kelabakan. si gadis pelajar smp memang cantik, bahkan ia mengaku pernah memiliki belasan pacar. padahal ujian sudah di ambang pintu. wakil kepala sekolah tempatnya sekolah sudah memberikan kompensasi berupa kesempatan untuk ikut ujian kalau masih ingin lulus. dan si gadis memilih.... tidak ikut ujian. orangtuanya dibuat pusing, dicari kemana-mana. pacar-pacarnya ditelusuri.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kejadian ketiga, seorang gadis pelajar smp drop out dari sekolahnya untuk menjalani hidup kumpul kebo bersama kekasihnya selama tiga tahun. selama itu pula orang tua si gadis tetap setia mengiriminya uang bulanan karena awal pelariannya anak gadis tadi memang pulang ke rumah neneknya di provinsi seberang dan menelepon dari sana. melihat kode area dari nomor telepon yang dipakai anaknya, juga neneknya memang butuh kawan. paling seminggu si gadis di kampung ayahnya, setelah itu memilih ke batam untuk menuntaskan keindahannya bersama sang pacar yang juga keluar dari sekolahnya. hebat, selama tiga tahun keduanya hidup kos dari satu tempat ke tempat lain di batam. soal apa saja yang dilakukan selama pacaran, hanya satu yang bisa saya tulis, akhirnya seorang jabang bayi lahir dari rahim si gadis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kelahiran jabang bayi sekaligus pembuka misteri jalinan yang membuat banyak orangtua yang memiliki anak usia sekolah mengurut dada ini terungkap. apalagi setelah si bayi lahir suami memilih mangkir dari tanggung jawab. hmmm...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terakhir, seorang gadis pelajar sma tak pulang semalaman karena menjumpai pacarnya yang juga pelajar. keduanya kini ada di kantor polisi dan mengaku menyesal. sementara alasan si pacar lelaki, ia sebenarnya ingin ngantar gadisnya ke rumah, tetapi di tengah jalan ban sepeda motornya bocor dan kendaraan mogok. jadi.... diajak menginap saja di rumah kerabatnya. (kalau siswi dibawa semalam sebenarnya tak hanya kali ini, tak terhitung lagi. tetapi yang terakhir saya tulis yang paling baru terjadi).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-223101262969103132?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/223101262969103132/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=223101262969103132' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/223101262969103132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/223101262969103132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/10/oh-cinta.html' title='oh cinta...'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-1114623195554133014</id><published>2008-10-13T20:49:00.002+07:00</published><updated>2008-10-13T20:54:39.474+07:00</updated><title type='text'>calon wakil rakyat</title><content type='html'>entahlah, saya sendiri juga tak tahu. dua berita saya baca di &lt;a href="http://www.posmetrobatam.com/"&gt;koran lokal&lt;/a&gt; tentang wakil rakyat yang selingkuh lalu diadukan istrinya ke polisi. sebelumnya seorang calon wakil rakyat diberitakan terlibat tindakan kekerasan dalam rumah tangga. ia memukul istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin saja saya belum bisa seperti mereka yang siap mencalonkan diri sebagai wakil rakyat. yang saya tahu sederhana,  saya bisa bekerja sampai hari ini salah satu karena didampingi istri. tetapi itu saya, anda tentu beda. calon wakil rakyat tadi juga berbeda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-1114623195554133014?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/1114623195554133014/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=1114623195554133014' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1114623195554133014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1114623195554133014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/10/calon-wakil-rakyat.html' title='calon wakil rakyat'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-2882191879031092091</id><published>2008-10-13T20:34:00.002+07:00</published><updated>2008-10-13T20:48:32.294+07:00</updated><title type='text'>merasa bisa, bisa merasa</title><content type='html'>dua malam lalu, di jalan seberang kawasan industri panbil, mukakuning. jarum jam menunjuk pukul 20.00, masih sore untuk ukuran batam yang kerap disebut kota yang tak pernah tidur. dari arah simpang kabil, dari jauh, sekira 100 meter di depan terlihat lampu sign belakang sebuah sepeda motor berkelap-kelip. mungkin pengendaranya mengambil ancang-ancang untuk masuk ke panbil melawati pintu belakang. jarak semakin dekat, pengendara sepeda motor di depan memperlambat laju kendaraannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tiba-tiba dari arah kanan melintas dengan cepat sebuah sepeda motor yang dikendarai seseorang berjaket gelap. nekat. saya yakin dia melihat sepeda motor di depan. yang terpikir dalam pikiran saya, kecelakaan. nyaris, nyaris saja. pengendara sepeda motor yang melaju kencang berusaha membunyikan klakson berulang kali. namun sepeda motor di depannya terlanjur sampai ke tengah jalan. dari jarak tak kurang dari 15 meter saya lihat pengandara sepeda motor yang hendak berbelok kelabakan menghindari motor yang melaju lurus dengan kencang. ah, selamat juga.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sementara pemilik motor yang melaju kencang menepikan sepeda motornya di sisi kiri jalan. pas saat saya melintas pelan, ia turun dan mengacungkan tangan kanannya sambil berteriak: sini kau, sini kau. tentu saja yang dipanggil cuek saja karena merasa sudah menyalakan lampu sign. begitulah kalau orang merasa bisa, merasa bisa ngebut, merasa bisa memukul orang, merasa bisa menguasai jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tadi siang, di kawasan rujak seraya tiba-tiba seorang pemuda yang memboncengkan pacarnya berniat mengambil batu yang ada di tepi jalan. bukan untuk melempar anjing, tetapi mengincar seorang juru parkir yang barusan menyenggolkan tangannya karena si pemuda tiba-tiba saja pergi tanpa membayar uang parkir. padahal semua tahu, ada tiga tukang parkir menjaga kawasan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin si pemuda merasa bisa mengalahkan si tukang parkir, merasa bisa gengsi karena ada pacar di belakangnya atau merasa bisa yang lain. dalam seminggu ini saya berpikir, alangkah mudahnya menjadi orang yang merasa bisa. tetapi begitu susahnya menjadi manusia yang bisa merasa. bisa merasa belakangan melaju di jalan raya dan memberikan kesempatan yang ada di depan untuk belok, bisa merasa sudah parkir untuk mengantar sang pacar beli rujak dan membayar parkir begitu pergi.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-2882191879031092091?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/2882191879031092091/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=2882191879031092091' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2882191879031092091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2882191879031092091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/10/merasa-bisa-bisa-merasa.html' title='merasa bisa, bisa merasa'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-3552444231060489863</id><published>2008-10-05T22:18:00.002+07:00</published><updated>2008-10-05T22:27:17.099+07:00</updated><title type='text'>reog ponorogo dan pemerintah</title><content type='html'>ini cerita langsung dari mulut pak tohari, lelaki berkumis yang yang tinggal di pancur, tanjungpiayu. orang mengenalnya sebagai tohari kumis. pekerjaannya tak hanya satu, warung makan tenda juga punya. namun yang pasti ia dikenal sebagai salah satu pelestari reog ponorogo di batam. dan ada cerita menarik dari bibirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebelum reog ponorogo diklaim sebagai kebudayaan tradisional oleh malingsia (baca malaysia), termasuk batiknya yang bikin kita heboh itu, kesenian ini bisa dikatakan hanya ditampilkan saat acara tertentu yang diadakan anggota komunitas. setelah klaim itu, barulah pemerintah, pak tohari menyebut otorita batam dan pemkot batam, lebih peduli dengan reog ponorogo. "sekarang kami sering dipanggil untuk main reog sama pemerintah," kata lelaki yang malam itu saya temui di warung tendanya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tentu saja perhatian tersebut membuat orang-orang seperti pak tohari tersenyum. selain amplopnya setiap kali tampil, yang lebih penting keberadaan reog ponorogo mulai dikenal luas. bukan hanya oleh warga ponorogo, jawa timur, jawa, tetapi banyak suku yang mendiami batam. hmm, apa sesuatu yang sekarang mulai terlupakan juga harus menunggu klaim dari pihak lain agar mendapatkan perhatian pemerintah ya? entahlah...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-3552444231060489863?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/3552444231060489863/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=3552444231060489863' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3552444231060489863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3552444231060489863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/10/reog-ponorogo-dan-pemerintah.html' title='reog ponorogo dan pemerintah'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-1392117830324432844</id><published>2008-10-05T21:57:00.003+07:00</published><updated>2008-10-05T22:17:36.351+07:00</updated><title type='text'>cukuplah di masjid</title><content type='html'>lebaran kali ini tak ada persiapan khusus. alhamdulillah masih ada baju dan sarung pantas pakai di hari kemenangan. empat atau lima idul fitri saya rayakan di pulau ini. dan dari awal pertama merayakannya sampai lebaran kemarin, ya beginilah batam. saat sholat id, jangan tanya betapa sesaknya jamaah. lapangan, masjid, tanah kosong di berbagai tempat disulap menjadi lokasi sholat id berjamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk menyambut tamu di rumah, istri sudah menyiapkan beberapa jenia kue kering di rumah. namanya juga lebaran, siapa tahu... ada yang datang seperti di kampung halaman. selesai sholat id, dengar ceramah, lalu jamaah bersalam-salaman. tidak semua. banyak juga yang begitu salam langsung ngacir. pokoknya sholat id. padahal kata ustad di mimbar, diharapkan tidak pulang dulu, lebih afdol saling bersalaman minta maaf. saya sih memang harus bersalam-salaman, soalnya kenal dekat dengan pengurus masjid yang tinggal di komplek tempat tinggal. siapa tahu dalam helaan nafas saya di batam sempat menyinggung perasaan orang lain. saya hanya manusia biasa, seperti anda.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pulang sholat id, pintu rumah saya buka lebar-lebar. istri menata kembali toples, gelas, tempat kue lain di atas meja yang ada di sudut ruang depan. alhamdulillah, sepasang suami istri datang berjabatan tangan. habis itu saya dan istri keluar berkeliling. maaf, jangan artikan mengelilingi seluruh warga yang ada di perumahan. hanya tetangga kanan kiri. tak sampai setengah jam, kelar dech.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang sibuk justru ponsel tua milik saya dan istri. dari semalam sibuk terus menerima sms. beginilah teknologi. memang mempermudah dan memudahkan, sehingga urusan berjabat tangan pun dianggap mudah. maaf, bukan anda saja. saya pun demikian. jari tangan kiri saya sampai linu mengirimkan sms ke ratusan nomor yang ada di phonebook. hanya orangtua dan keluarga di kampung halaman yang saya bela-belain nelpon dari subuh tetapi baru berhasil tembus sore hari. selain itu, sms sajalah, he he he.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mau tahu tempat paling ramai bagi warga batam merayakan idul fitri? pantai. bagi pencari kerja (mohon diingat, sebagian warga batam adalah buruh pabrik) idul fitri juga berarti hari libur. jika selama ini hanya beraktivitas di rumah atau dormitori, pabrik, begitu seterusnya, kan sudah oke jika bersalaman dengan teman satu kamar atau satu blok. sehabis itu, ya pelesiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang teman dekat yang mobilnya nganggur di rumah mengirimkan sms. ia mengajak ke barelang, pantai melur, pantai melayau atau pantai setokok. saya tahu pasti itu suasana lebaran. saat yang paling asyik untuk bersalam-salaman, saling memaafkan segala kesalahan. tetapi sms sang teman saya balas: oke, kami tunggu di rumah. dan kami pun merayakan idul fitri di pantai, sama seperti mereka. nah, bagi rekan-rekan yang belum menerima sms saya, izinkan saya mengucapkan minal aidin walfaizin, maafkan lahir dan batin. maafkan saya dan keluarga.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-1392117830324432844?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/1392117830324432844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=1392117830324432844' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1392117830324432844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1392117830324432844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/10/cukuplah-di-masjid.html' title='cukuplah di masjid'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-903941376276624973</id><published>2008-09-25T11:04:00.001+07:00</published><updated>2008-09-25T11:05:51.229+07:00</updated><title type='text'>selokanku sayang...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SNsOEXSP7pI/AAAAAAAAAPE/nyJ4J1WbarQ/s1600-h/saluran+air.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SNsOEXSP7pI/AAAAAAAAAPE/nyJ4J1WbarQ/s200/saluran+air.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249805258763267730" /&gt;&lt;/a&gt;saya ingat betul, jika melewati belakang pintu lima hingga empat kawasan industri batamindo, mukakuning, pas hari hujan, bersiap-siap saja spot jantung. kalau mesin kendaraan tidak mlepek ya paling terkena cipratan ketika roda kendaraan lain melintas. tak heran, sepanjang jalan berderet sepeda motor berhenti karena tak mampu melawan kekuatan air yang menggenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kondisi ini tak separah sebelumnya, kira-kira setahun lalu ketika sejumlah buruh mengerjakan semenisasi selokan di salah satu sisi badan jalan, kalau dari mukakuning ke pancur sebelah kiri. lumayan sih, genangan air tak setinggi dulu. kecipratan air kotor lebih mendingan sih ketimbang sudah kecipratan air kotor eh mesin kendaraan mati pula. jika saja kondisi jalan di kawasan ini semulus jalanan nagoya atau jodoh mungkin tak perlu khawatir. nah, yang ini beda. salah sedikit berkendara, roda bisa terjebak dalam lobang yang jumlahnya tak sedikit. ah, janganlah menebak lobang jalan dibalik genangan air.&lt;span class="fullpost" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meskipun perbaikan selokan tadi bukan proyek besar, diakui atau tidak membantu menyelematkan perjalanan. sayang, belum genap setahun (atau kalau menurut hitungan saya paling lama juga setahun) selokan tadi tak lagi dihiasi aliran air tetapi bongkahan-bongkahan semenisasi sebelumnya. entah semennya tak sesuai aturan atau memang ya begitulah kekuatan air, selokan itu kini rusak lagi.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-903941376276624973?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/903941376276624973/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=903941376276624973' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/903941376276624973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/903941376276624973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/09/selokanku-sayang.html' title='selokanku sayang...'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SNsOEXSP7pI/AAAAAAAAAPE/nyJ4J1WbarQ/s72-c/saluran+air.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-658648065659012441</id><published>2008-09-25T11:01:00.001+07:00</published><updated>2008-09-25T11:04:11.040+07:00</updated><title type='text'>rezeki rumah liar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SNsNrTsUWwI/AAAAAAAAAO8/b2Mc4p7IAQ4/s1600-h/bocah+ruli.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SNsNrTsUWwI/AAAAAAAAAO8/b2Mc4p7IAQ4/s200/bocah+ruli.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249804828302138114" /&gt;&lt;/a&gt;nama sebenarnya saya tak tahu, hanya saja saya biasa memanggilnya mbak. baru seminggu ia berjualan di tepi jalan kecil, jalan tanah yang berdebu saat panas dan becek dan menelan berapa banyak pengendara sepeda motor terjatuh. jalan masuk dari depan pasar pancur hingga pancur tower. bukan jalan jelek itu yang ingin saya tulis di sini. bosan, anda juga tahu itu, kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kata si mbak tadi, ia sengaja memilih lokasi itu untuk berjualan. kebetulan rumah yang sekarang digunakannya untuk kedai kuecil-kuecilan itu dijual penghuni lamanya. rumah liar sih, dindingnya tambalan tripleks, atapnya seng, harga jualnya tiga jutaan (yuk bisnis rumah liar, masih laku lho). beberapa hari lalu, saat blusukan ke kampung-kampung (heran ya, hobi kok nyusup-nyusup ke kampung, apa memang seperti ini kebiasaan orang yang juga lahir di kampung?) saya sempat ngobrol-ngobrol dengan mbak pemilik kedai.&lt;span class="fullpost" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya: kok jualan di tempat sepi begini, mbak?&lt;br /&gt;mbak: itulah mas, nggak tahu enaknya berjualan di kawasan ruli.&lt;br /&gt;saya: memangnya sehari dapat berapa?&lt;br /&gt;mbak: sehari saya dapat duit minimal tiga ratus ribu, padahal belajanya cuma berapa sih.&lt;br /&gt;saya: (tak bertanya dulu, cuma bengong mendengar jawaban si mbak. lihatlah, jualannya paling mahal juga seribu per item, kecuali rokok, itu juga kalau beli sebungkus. terus teras rumahnya tak akan cukup bila lima pembeli datang sekaligus. barang dagangan ditaruh seenaknya, ada yang digantungkan di paku yang nonjol-nonjol di dinding, atau kayu penyangga atap rumah)&lt;br /&gt;mbak: (tak berkata juga, hanya tertawa agak keras. memang si mbak suka tertawa?&lt;br /&gt;saya: siapa saja yang beli, mbak?&lt;br /&gt;mbak: itulah mas, jangan anggap orang di ruli itu tak punya duit. rata-rata bekerja di pt, kalau meraka tak mengambil rumah bisa jadi karena tak ingin selamanya tinggal di batam. mas mungkin tak akan percaya, di warung saya yang satu lagi, ya sekecil ini (busyet, berapa warung nih orang) saat malam 17-an hampir mendapatkan satu juta rupiah. memang ngitung duitnya sampai mata pedas karena kebanyakan ribuan, sudah lecek lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begitulah rezeki rumah liar. semula saya kira pemilik warung ya pemilik rumah, padahal tak selamanya begitu. dari si mbak tadi saya juga tahu, banyak orang-orang mengincar kawasan rumah liar untuk sekadar menyewa rumah warga dan mendirikan warung kecil. lha kalau hasilnya seperti ini, saya juga mau, ah...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-658648065659012441?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/658648065659012441/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=658648065659012441' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/658648065659012441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/658648065659012441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/09/rezeki-rumah-liar.html' title='rezeki rumah liar'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SNsNrTsUWwI/AAAAAAAAAO8/b2Mc4p7IAQ4/s72-c/bocah+ruli.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-4573825094818187892</id><published>2008-09-24T20:30:00.002+07:00</published><updated>2008-09-24T20:45:28.547+07:00</updated><title type='text'>berbuka bersama atau kemping</title><content type='html'>senin (22/9) petang, masjid raya batam ramai. tanya sana-tanya sini, terjawab pertanyaan itu. ooo, rupanya yang berdatangan para guru, dari tk - sma se-kota batam. kalau semua hadir, jelas ribuan. acaranya: berbuka puasa bersama, hasil kerja sama pgri dengan dinas pendidikan kota batam. samar-samar, aku yang duduk santai di ruang sekretariat lantai dasar mendengar wali kota batam memberikan kata sambutan. saya bersyukur, rupanya masih terjalin keakraban antar guru dan instansi dan organisasi yang menaunginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;azan maghrib berkumandang. tak berapa lama, sejumlah wanita mendatangi sekretariat dan bertanya masih adakah nasi. muncul pertanyaan lagi, apa nasi berbuka puasa yang disediakan panitia tak cukup atau? tanya sana tanya sini, terjawab lagi pertanyaan itu. ooo, rupanya guru harus membawa bekal sendiri-sendiri. kontan saya dan teman-teman yang saat itu menunggu sholat maghrib saling berkomentar.&lt;span class="fullpost" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang pengurus masjid yang ada di pintu keluar menuju areal parkir nyeletuk: berbuka puasa atau kemping, nih. tawa langsung meledak. lalu terdengar gendu rasa (baca pembicaraan santai) beberapa guru menjelang acara bubar. intinya, apakah tidak lebih baik acara seperti ini dikoordinasikan terlebih dahulu. ya bisa dengan cara menyurati semua sekolah, menarik iuran berapa butuhnya, lalu panitia yang mengurus acara tersebut. artinya: menua berbuka puasa sama jenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya bertanya kepada anda, sederhana saja. anda bersama rekan-rekan guru begitu membuka bekal dari rumah masing-masing begitu bernafsu melihat nasi putih, secuil sambal (karena cabe lumayan mahal) dengan lauk ala kadarnya. sementara di samping anda guru-guru membuka nasi kotak yang dipesan dari sebuah restoran terkenal. dan saya menyaksikan sendiri, karyawan sebuah rumah makan mengantarkan menu berbuka puasa yang dipesan oleh sebuah sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seandainya menu dipesan sekolah masing-masing, saya rasa tetap ada perbedaan bentuk dan gizinya. soalnya ada sekolah yang harus tersengal-sengal menghidupi biaya operasionalnya, sementara tak sedikit sekolah yang tak perlu meikirkan biaya biaya yang harus dikeluarkan untuk acara berbuka puasa seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah, pak guru, bu guru...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-4573825094818187892?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/4573825094818187892/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=4573825094818187892' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4573825094818187892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4573825094818187892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/09/berbuka-bersama-atau-kemping.html' title='berbuka bersama atau kemping'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-1454732517888191545</id><published>2008-09-22T13:27:00.003+07:00</published><updated>2008-09-22T13:48:54.038+07:00</updated><title type='text'>tarawih yang terpenggal</title><content type='html'>seorang perempuan muda tergesa-gesa meninggalkan masjid di komplek perumahanku, semalam. padahal tarawih belum selesai. rupanya si perempuan merasa diomongin jamaah perempuan lain. di dekat kedai, si perempuan berhenti sebentar. dan terjadilah dialog seperti berikut ini, dengan seorang perempuan lain yang tengah berbelanja. kebetulan aku membeli dua linting rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perempuan 1: rupanya masjid sekarang menjadi tempat menuding.&lt;br /&gt;perempuan 2: maksud mbak? ada yang ngomongin saya ya karena absen beberapa hari di masjid?&lt;br /&gt;perempuan 1: bukan mbak yang diomongin, tetapi saya yang ditanya.&lt;br /&gt;perempuan 2: soal apa?&lt;br /&gt;perempuan 1: saya tak tahu namanya, cuma sewaktu menyelesaikan delapan rakaat dan mau berdiri dia bertanya kepada saya. nanyanya begini: mbak rumahnya di mana sih? kok jarang terlihat tarawih di sini? tarawih di masjid raya, ya?&lt;br /&gt;perempuuan 2: tersenyum.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;perempuan 1: apa kalau saya sholat selalu di samping dia? apa saya juga harus menjelaskan bahwa saya baru saja mendapatkan halangan?&lt;br /&gt;perempuan 2: mbak membalas pertanyaan ibu itu?&lt;br /&gt;perempuan 1: tidak. buat apa mbak, nanti hati saya malah jengkel. malah sia-sia kedatangan saya ke masjid. saya pulang saja, karena saya juga manusia, takut tersinggung lalu muncul masalah. nggak enak, soal masjid raya saja kok ada buntutnya.&lt;br /&gt;perempuan 2: bagus begitu, mbak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukan cuma aku, bude pemilik kedai juga ikut mendengarkan percakapan singkat dua perempaun tadi. namun ia tak berkomentar, ia lebih suka melayani pembeli yang datang. aku belakangan menyerahkan uang untuk dua batang rokok putih yang diberikannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tiba di rumah, kurebahkan badan di ruang depan. suara imam masjid memimpin sholat tarawih masih terdengar. kuisap asap rokokku dalam-dalam, sambil merenung. betapa susahnya mendapatkan keihlasan, ketulusan, keinginan untuk bersama, satu rasa, satu tujuan, meski di tempat beribadah. aku tak bisa memberikan penekanan siapa yang kurang sabar untuk kasus ini. apakah si ibu yang menegur kurang menyadari apa yang diucapkan bisa menimbulkan sakit hati, atau si perempuan muda yang terlalu merasakan apa yang disindirkan kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-1454732517888191545?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/1454732517888191545/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=1454732517888191545' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1454732517888191545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1454732517888191545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/09/tarawih-yang-terpenggal.html' title='tarawih yang terpenggal'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-3741651379193249431</id><published>2008-09-19T22:54:00.005+07:00</published><updated>2008-09-22T13:48:01.351+07:00</updated><title type='text'>jodoh boulevard</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SNPOhMnWThI/AAAAAAAAAOs/hBLyy5b7sYM/s1600-h/jodoh.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SNPOhMnWThI/AAAAAAAAAOs/hBLyy5b7sYM/s200/jodoh.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247765060534029842" /&gt;&lt;/a&gt; kabar itu begitu santer, jodoh bakal memiliki taman yang bisa dimanfaatkan warga untuk bersantai. dengan areal memanjang dari depan bca hingga samping hotel panorama regency,  dipastikan mampu menampung banyak warga. beratap langit, jalan-jalan yang dikeramik, tempat duduk nan rapi. kabarnya dulu, bangunan ini kelar 2007. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagaimana wajahmu jodoh? tak puas rasanya menemukan jawaban dari tetangga kanan kiri. paling menyenangkan datang ke sana, melihat langsung jodoh boulevard. sampailah ke lokasi. sejenak bernostalgia di pasar tanjung pantun. kabarnya juga tempat ini pernah menjadi favorit karyawan pt mukakuning setiap kali habis gajian. datang ke pasar bawa gaji, pulang ke dormitori bawa barang elektronika. maklum, dulu batam masih memiliki umk tertinggi di batam. sekarang? auh ah gelap he he he.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SNPO9v1mcdI/AAAAAAAAAO0/R0RRgddGxzM/s1600-h/bocah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SNPO9v1mcdI/AAAAAAAAAO0/R0RRgddGxzM/s200/bocah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247765551025385938" /&gt;&lt;/a&gt;jodoh boulevard, nasibmu. pembangunan yang tak kunjung kelar. jika menyenangkan mungkin pepohonan sudah mulai tumbuh, sebagai tanda suatu saat pepohonan itu akan mengurangi panasnya hati dan suasana pasar. seonggok sampah berserakan di kawasan jodoh boulevard, keranjangnya terguling, memuntahkan sampah keluar dari mulutnya. dua bocah bermain gerobak kayu, lepas dari pengataman ibunya yang tengah menunggu dagangan di lapak kaki lima. seorang gadis kecil berseragam sekolah duduk di sebuah tempat duduk, tepat di belakang tong sampah yang terbuka tutupnya. sampah basah dan beberapa kotak plastik bekas makanan nongol di dalamnya. tak ada senyuman dari bibirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tak tahu apakah pembangunan yang saat ini berlangsung mencapai separohnya, atau malah hampir rampung? yang jelas bagiku jodoh boulevard ya belum (baca tak) ada istimewanya, selain dana yang dikeluarkan untuk pembangunannya. pejalan kaki hilir mudik, tak mencoba membayangkan alangkah indahnya jodoh boulevard itu.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-3741651379193249431?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/3741651379193249431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=3741651379193249431' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3741651379193249431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3741651379193249431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/09/jodoh-boulevard.html' title='jodoh boulevard'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SNPOhMnWThI/AAAAAAAAAOs/hBLyy5b7sYM/s72-c/jodoh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-1788081217340058127</id><published>2008-09-19T22:08:00.004+07:00</published><updated>2008-09-19T22:42:47.784+07:00</updated><title type='text'>yang damai, yang terusik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SNPFp6fSTQI/AAAAAAAAAOk/waagtwajxbc/s1600-h/kera.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SNPFp6fSTQI/AAAAAAAAAOk/waagtwajxbc/s200/kera.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247755314682547458" /&gt;&lt;/a&gt;mengingat empat lima tahun silam, siang itu kularikan sepeda motor ke masjid yang terletak di atas bukit senyum. dulu, inilah masjid yang selalu kusapa paling tidak seminggu sekali, saat jumat. alhamdulillah, semakin besar saja masjid itu. sayang, sepertinya tak seramai dulu. padahal udaranya sejuk, angin tak berhenti berbisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sejenak aku rebahan di lantai masjid. di bawah kubah berdiameter belasan meter. lantai yang dingin, menyatu dengan kulit tubuh yang baru saja dihinggapi hawa panas setelah setengah hari keliling jodoh nagoya untuk mencari inspirasi dan rezeki. ingin sebenarnya aku hanya rebahan, mengenang masa lalu. namun kantuk menyerangku hingga membuatku tertidur dalam ketenangan. nyaris tak terdengar deru mesin kendaraan. pulasa sekali. bangun-bangun ketika gema suara azan terdengar. aaaah, malas rasanya bangun. tetapi tak boleh, dan aku mengambil air wudhu. salat jamaah bersama. hening, tenang, damai.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kupakai sepatuku, menyusuri bagian depan masjid. tak pernah aku lihat sebelumnya, belasan monyet bermain-main di trotoar. beberapa ekor bergelantungan di pepohonan. pikirku, mereka ikut menikmati kedamaian suasana masjid. iseng aku dekati binatang-binatang itu. ups, tak seramah yang aku sangka. ketika aku coba menenangkannya dengan bunyi apa saja dari mulut, mereka justru semakin garang. untung ada seorang jamaah buru-buru berteriak, "mas, binatang itu liar. keluar dari hutan karena habitatnya tak ada lagi, habis dibabat untuk proyek."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kini aku tahu, bukannya mereka ramah ketika mencoba mendekati manusia. tak ada jalan lain. dan sebuah pemandangan membuatku merenung, ketika bayi monyet mengorek-ngorek abu bekas pembakaran. ia mencoba mencari makanan di tumpukan abu tadi. sekitar dua menit ia mengorek, dan akhirnya tak ketemu juga makanan itu. sebegitu susahkah ia mendapatkan makanan di hutan sehingga lupa dalam debu tak akan ada makanan monyet.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-1788081217340058127?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/1788081217340058127/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=1788081217340058127' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1788081217340058127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1788081217340058127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/09/yang-damai-yang-terusik.html' title='yang damai, yang terusik'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SNPFp6fSTQI/AAAAAAAAAOk/waagtwajxbc/s72-c/kera.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-7413115139419078166</id><published>2008-09-15T17:38:00.004+07:00</published><updated>2008-09-19T22:43:18.008+07:00</updated><title type='text'>segelas kacang ijo pembatal puasa</title><content type='html'>sekian tahun puasa ramadhan di batam, akhirnya kesampaian juga merasakan berbuka puasa di masjid raya batam, batam center. namanya juga manusia, berada di masjid terbesar di kota industri ini, yang terbayangkan adalah kolak, es buah, air putih, nasi kotak dengan menu lauk terserah pilihan saya. ha ha ha, belum terdengar azan maghrib kok sudah membayangkan pengisi perut itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;duduk bersila di koridor lantai bawah masjid, berkumpul dengan seratus lebih warga yang ingin berbuka puasa, rasanya menyenangkan. penuh keakraban. ada penyemir sepatu, ada penjual koran, ada buruh bangunan dan ada juga yang masih berpakaian necis. mungkin karyawan swasta yang harus ngelembur tetapi rumah makan jauh dari kantornya, atau bisa juga ia tak ingin berbuka puasa sendiri, ingin ramai-ramai. wong masjid milik umat, siapa saja memang boleh berbuka puasa di sini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semakin mendekati azan maghrib, satu per satu makanan pembuka puasa dikeluarkan. pengurus masjid hanya menyodorkannya kepada warga yang duduk dekat pintu, lalu makanan tadi dilangsir dari tangan ke tangan. setelah ceramah, akhirnya kami berbuka puasa. alhamdulillah juga, meski hanya dengan segelas kacang ijo, akhirnya saya berbuka puasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;temanku berbisik, kok hanya kacang ijo, ya? rupanya terdengar pengurus masjid yang kebetulan duduk dekat kami. "donaturnya terbatas, mas. bisa saja sore ini kita berbuka puasa lengkap, tetapi tak ada jaminan besok hari bisa berbuka puasa lagi meski dengan segelas bubur kacang ijo," kata pengurus tadi. mendengar jawaban tadi, kami pun kembali menyendoki bubur ke mulut, alhamdulillah....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-7413115139419078166?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/7413115139419078166/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=7413115139419078166' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7413115139419078166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7413115139419078166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/09/segelas-kacang-ijo-pembatal-puasa.html' title='segelas kacang ijo pembatal puasa'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-6245513205620985084</id><published>2008-08-27T15:10:00.005+07:00</published><updated>2008-08-27T15:45:30.128+07:00</updated><title type='text'>kreatif atau terjepit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SLUTBF9HkFI/AAAAAAAAAMs/bsVQrTvc9W0/s1600-h/blog+009.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SLUTBF9HkFI/AAAAAAAAAMs/bsVQrTvc9W0/s200/blog+009.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239114651014762578" /&gt;&lt;/a&gt; orang batam itu tak kreatif. paling tidak hal itu ingin saya sampaikan kepada pemasang iklan di pohon ini. untuk pemasang iklan pertama, saya melihatnya kreatif meski harus melukai batang pohon pelindung jalan (saya sendiri tak tahu mana iklan yang pertama dipasang). pemasang iklan yang belakangan sepertinya ngekor saja he he he.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya bukan orang pemasaran, tetapi pemasang iklan tentu mengharapkan apa yang dilakukannya mendapatkan respon dari kalangan yang ingin dibidik. salah satu cara yang selalu saya lihat pada iklan-iklan perusahaan besar adalah kalimat yang mudah dibaca, entah hurufnya berukuran besar, kata-katanya yang tak terlalu rumit, lokasi yang mudah dilihat. kalau saya menuliskan iklan di pepohonan ini tak efektif tentu sudah saya teliti (dalam banget katanya...).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begini, saya larikan sepeda motor dengan kecepatan 40 km/jam saat melintasi iklan pepohonan ini, sungguh saya tak bisa sedikit pun membaca apa yang ditulis di papan-papan itu. paling hanya kata-kata bagian atasnya, selanjutnya kelewat sudah. itu untuk iklan berukuran besar, yang kecil ya sama sekali tak terbaca. tetapi saya melihatnya sebagai sebuah upaya mempertahankan diri dari serangan pemasang iklan yang lebih kaya. yang mampu membayar billboard berukuran raksasa di sudut jalan, yang pasang iklan berwarna berlembar-lembar di koran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau bisa saja ketidakkreatifan ini karena pemasang iklan ini benar-benar terjepit dan bertahan hidup, entahlah...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-6245513205620985084?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/6245513205620985084/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=6245513205620985084' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6245513205620985084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6245513205620985084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/08/kreatif-atau-terjepit.html' title='kreatif atau terjepit'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SLUTBF9HkFI/AAAAAAAAAMs/bsVQrTvc9W0/s72-c/blog+009.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-8910565671713914269</id><published>2008-08-27T14:37:00.002+07:00</published><updated>2008-08-27T14:53:38.922+07:00</updated><title type='text'>hutan lindung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SLUEztyVI8I/AAAAAAAAAMk/fhtn2vDe2nY/s1600-h/blog+005.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SLUEztyVI8I/AAAAAAAAAMk/fhtn2vDe2nY/s200/blog+005.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239099028025975746" /&gt;&lt;/a&gt;papan peringatan untuk menjaga hutan lindung itu sebenarnya dipasang cukup tinggi, di tepi jalan utama. sayang saya sendiri tak jelas apa yang diinginkan peggagasnya. soalnya hanya kalimat : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;hutan lindung, daerah resapan air&lt;/span&gt; yang bisa saya baca. kalimat di bawahnya tak terbaca lantaran tertutup rerumputan yang menjalar dan merambat. atau disengaja untuk memverikan kesan begitulah kata lindung itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;boleh percaya boleh tidak, jangan heran jika di batam, di dekat papan peringatan anda jumpai pagar berduri yang dikoyak &lt;span class="fullpost"&gt;lalu dibuat jalan masuk ke tengah hutan. memang begitulah batam, kadang lupa betapa pentingnya hutan untuk pulau yang mengandalkan waduk sebagai penampung air hujan sebagai air minum warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga saja rimbunnya papan peringatan hutan lindung itu bukan disengaja tetapi lantaran pemerintah sibuk mengurus orang-orang yang sibuk merambah hutan lindung untuk proyek-proyek bisnis. coba kita terka, berapa lama lagi papan peringatan ini akan tertutup semua oleh rerumputan? atau sudah dianggap tak penting lagi karena memang sudah tak ada lagi (baca kalau pun ada jumlahnya hanya seiprit) hutan lindung di pulau ini yang mampu melindungi kita dari kelangkaan air.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-8910565671713914269?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/8910565671713914269/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=8910565671713914269' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/8910565671713914269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/8910565671713914269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/08/hutan-lindung.html' title='hutan lindung'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SLUEztyVI8I/AAAAAAAAAMk/fhtn2vDe2nY/s72-c/blog+005.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-1255503342911468106</id><published>2008-08-27T14:15:00.003+07:00</published><updated>2008-08-27T14:37:43.386+07:00</updated><title type='text'>baju kucing</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SLUDuUeMaeI/AAAAAAAAAMc/ZVyf_wiUcyM/s1600-h/blog+004.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SLUDuUeMaeI/AAAAAAAAAMc/ZVyf_wiUcyM/s200/blog+004.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239097835819657698" /&gt;&lt;/a&gt;kira-kira seminggu lalu, laju sepeda motor saya tertahan di depan pintu satu panvil industrial park, mukakuning. bukan oleh polisi yang lagi razia, melainkan seorang lelaki yang tiba-tiba turun dari sepeda motornya. ingin rasanya marah, tetapi tak jadi begitu melihat ia membawa bungkusan plastik di tangan kanannya. ah, jangan jangan .... pikir saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya ikut berhenti, dan si lelaki tadi menoleh ke arah saya dan tersenyum. wah, kalau mau buang bayi tentu malam-malam dan tak perlu ngasih senyuman ke saya. "buang kucing, mas," katanya sebelum saya sempat bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kucing mati itu biasa, tetapi kucing mati dibungus baju manusia, itu menjadi keingintahuan saya. lalu saya mendekat karena bangkai kucing tadi segera diletakkan si lelaki di tepi jalan. menurut dia, kucing itu mati tertabrak roda depan sepeda motornya di jalan raya. sempat ia khawatir jangan-jangan akan muncul musibah pada dirinya, sebab begitu yang dia dengar dari teman-temannya selama ini. untuk mengurangi rasa bersalahnya, meski tak sengaja menabrak kucing, ia merelakan bajunya menjadi pembungkus bangkai hewan berbulu lebat tadi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya tak sempat bertanya banyak karena si lelaki keburu pergi. saya hanya bisa mengintip bangkai kucing naas itu, lalu saya pun meneruskan perjalanan. esok harinya saya lihat bangkai kucing sudah keluar dari plastik dan terlihat tergeletak di tanah. di dekatnya teronggok baju berwarna merah. ah, siapa yang iseng membongkar plastik pembungkusnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ternyata, di kota yang mudah membuat orang terlupa ini masih ada yang mengingat baju untuk kucing yang tertabrak dan mati. pasti ada juga petuah dan nasehat teman-teman kita di kampung yang lain, tak hanya membungkus bangkai kucing dengan baju. misalnya, bantulah orang lain ketika membutuhkan. kucing mati saja diperlakukan istimewa, seharusnya manusia mendapatkan perlakukan yang lebih istimewa. dan saya teringat berita-berita koran lokal yang kerap memuat wanita diperkosa lalu dibuang, pembantu disekap dan disiksa, tkw tak dikasih makan dan bla bla bla.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tentu kucig tadi lebih beruntung...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-1255503342911468106?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/1255503342911468106/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=1255503342911468106' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1255503342911468106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1255503342911468106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/08/baju-kucing.html' title='baju kucing'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SLUDuUeMaeI/AAAAAAAAAMc/ZVyf_wiUcyM/s72-c/blog+004.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-2349172454446252013</id><published>2008-08-19T10:56:00.002+07:00</published><updated>2008-08-19T11:08:27.614+07:00</updated><title type='text'>sebenarnya berapa banyak</title><content type='html'>sarapan pagiku pagi tadi headline sebuah koran lokal. seorang gadis mengaku kepada kawan-kawannya jika ia sudah menjadi korban perkosaan. jika anda yang mendapatkan laporan, tentu muncul pertanyaan lain, misalnya buktinya apa? nah, si gadis ini menunjukkan janin di perutnya akibat ulah si lelaki tak bertanggung jawab tadi. mengapa baru sekarang menceritakannya kepada kawan? jawabnya ..... malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya paling tak suka menceritakan bagaimana proses perkosaan itu terjadi. saya khawatirkan ketika saya gambarkan kalimat demi kalimat, empati kita berkurang karena sudah tersedot oleh bayangan kemesuman tadi. atau kita putuskan saja, ah paling juga begitu caranya (?). yang jelas, saya merasa kaum perempuan di batam jangan hanya jadi pembaca tetapi aktif sebagai tokoh yang punya hak untuk dihargai.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;percayalah, jika tak hamil, kemungkinan si gadis tak akan bercerita. oleh kawan-kawannya, kasus ini dibawa ke polisi. bisakah anda membayangkan hal ini? si gadis bercerita lantaran bingung perutnya semakin membesar. ia harus bekerja di pt. ia pasti ditanya teman-temannya siapa yang melakukannya dan bla bla bla. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau mungkin saya harus percaya, tak sedikit buruh perusahaan di kota ini yang menjadi korban keberingasan lelaki. masalahnya korbannya tak pernah melapor, jika hasil perbuatan itu tak membuahkan hasil. sebenarnya berapa banyak korban seperti gadis tadi?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-2349172454446252013?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/2349172454446252013/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=2349172454446252013' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2349172454446252013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2349172454446252013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/08/sebenarnya-berapa-banyak.html' title='sebenarnya berapa banyak'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-1167773223498014661</id><published>2008-08-19T10:37:00.004+07:00</published><updated>2008-08-19T10:55:37.394+07:00</updated><title type='text'>kunjungan kerja &amp; studi banding</title><content type='html'>dua hari menjelang 17 agustus kemarin, saya kebetulan berjumpa dengan kawan yang bekerja di sebuah perusahaan terkenal di batam. meski tak saya sebutkan jabatannya, yang pasti kawan saya ini kerap sekali dilibatkan saat pimpinannya menerima kunjungan pejabat atau tamu kehormatan lainnya. dan sebuah pengakuan mengalir darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"saya heran dengan ulah pejabat negeri ini," ia mulai membuka percakapan.&lt;br /&gt;"soal korupsi?" tanya saya.&lt;br /&gt;"bukan cuma korupsi. memang sih tidak semuanya, tetapi perilaku yang beberapa itu kadang membuat saya begitu mudah menyimpulkan barangkali kebanyakan atau semuanya seperti itu."&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"soal apa, nih?"&lt;br /&gt;"entah berapa kali kami kecewa. sebagai tuan rumah tempat kunjungan kerja atau studi banding, kami tentu menyiapkan semuanya. ruang pertemuan, makanan, sudah pasti tak ketinggalan. suatu saat, sesuai surat serta konfirmasi ulang yang kami terima dari rombongan dewan daerah a, hari itu mereka studi banding ke sini. memang mereka datang, namun ruang rapat tak jadi dipakai. kata humasnya sih buru-buru. okelah, kita antar menengok subyek studi banding. saya pikir sih akan banyak pertanyaan tentang subyek tadi, sehingga mereka memiliki oleh-oleh untuk dipraktikkan di daerahnya jika memang apa yang kami miliki di sini bisa difungsikan di daerahnya. baru saja tiba, lha kok tiba-tiba ponselnya berdering dan segera pimpinan rombongan mengatakan tak bisa lama-lama karena kawannya sudah menunggu untuk menyeberang ke singapura. tentu saja setelah ia meminta fotografer yang dibawanya mengambil banyak-banyak foto yang membuktikan memang rombongan sampai ke batam dan meninjau lokasi subyek studi banding."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begitulah teman saya, kesal. "jadi buktinya ya foto tadi, digunakan untuk mendapatkan anggaran jalan-jalan," teman saya melanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rupanya masih ada cerita lagi. ini yang membuat teman saya dan sejumlah temannya tertawa meski ditahan. ceritanya baru-baru ini datang kunjungan sebuah komisi wakil rakyat. biasanya, pimpinan rombongan menyebutkan nama siapa yang datang satu per satu serta jabatannya. "eh yang kemarin lain, memang nama diperkenalkan tetapi kemudian dia menyebutkan juga asal partai politik yang dijadikan kendaraannya menuju kursi dewan. aneh-aneh saja, mumpung musim kampanye," begitu teman saya berkata sambil geleng-gelang kepala.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-1167773223498014661?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/1167773223498014661/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=1167773223498014661' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1167773223498014661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1167773223498014661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/08/kunjungan-kerja-satudi-banding.html' title='kunjungan kerja &amp; studi banding'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-2210570832198571592</id><published>2008-08-01T20:40:00.003+07:00</published><updated>2008-08-01T20:53:32.852+07:00</updated><title type='text'>cerita sedih seorang guru honor</title><content type='html'>namanya sebut saja oemar bakrie, wajah yang biasanya cerah hari itu terlihat mendung. penyebabnya satu, insentif provinsi sebesar satu juta rupiah tak ada di rekeningnya. kata dia, insentif provinsi biasanya diberikan setengah tahun sekali sebesar rp1,5 juta. tetapi untuk insentif kali ini sudah dicairkan untuk empat bulan. padahal, beberapa hari sebelumnya ada acara penyerahan secara simbolis insentif untuk guru oleh seorang pejabat di stadion temenggung abdul jamal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang membuat oemar bakrie tak habis tahu, ketika mendatangi dinas pendidikan kota batam dia dijelaskan tak bisa lagi diotak-atik namanya agar mendapatkan insentif itu. sudahlah pusing ia bertambah pusing dengan pendataan yang ada. soalnya, saat namanya tak tercantum di data dinas pendidikan kota batam sebagai penerima insentif provinsi kali ini, justru nama rekannya yang sekarang sudah pindah ke jawa dan telah diangkat sebagai pns di daerahnya yang tertera sebagai salah satu penerima insentif.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;teringat jelas di benak oemar bakrie yang mengajar di sekolah swasta ini. untuk tertib administrasi, sekolahnya mengirimkan data siapa saja nama guru penerima insentif. jelas-jelas nama si kawan yang sudah tak mengajar lagi di sekolahnya karena pulang kampung tak diajukan. beres, nama si kawan tak ada lagi dan oemar bakrie kita pun menerima insentif. itu terjadi sebelum insentif kali ini. "coba pikirkan, semester kemarin saya dapat. kok sekarang tak dapat, malah yang keluar nama kawan yang sudah pindah ke jawa," keluh pahlawan tanpa tanda jasa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya yang diajak berkeluh kesah hanya bisa berdoa, tuhan berikan derajat yang tinggi untuk para guru di tanah ini. dan semoga apa yang dialami murni kealpaan petugas yang mengurus insentif, bukan karena ada maksud tertentu. saya juga tak bisa menjawab ketika oemar bakrie ini bertanya lagi, "kalau yang tercantum nama kawan yang sudah pindah, apakah uangnya itu dikembalikan ke provinsi atau diambil orang lain, ya?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demi tuhan, saya masih saja terdiam.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-2210570832198571592?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/2210570832198571592/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=2210570832198571592' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2210570832198571592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2210570832198571592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/08/cerita-sedih-seorang-guru-honor.html' title='cerita sedih seorang guru honor'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-5880959629714787667</id><published>2008-08-01T20:26:00.003+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:00.782+07:00</updated><title type='text'>mengenangmu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SJMRFDRrLJI/AAAAAAAAALo/N9J0IlymWOk/s1600-h/piayu.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SJMRFDRrLJI/AAAAAAAAALo/N9J0IlymWOk/s200/piayu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5229542370783734930" /&gt;&lt;/a&gt;mungkin ada yang belum kenal tanjungpiayu. kalau pun ada yang sering ke sana tetapi belakangan ini, tak akan pernah membayangkan jalan tempo doeloe seperti tampak pada foto. setiap kali hujan agak deras, beginilah perjuangan warga tanjungpiayu melewati ruas jalan yang terletak tak jauh di bawah perumahan bukit sentosa. tak ada jalan alternatif, mau tak mau harus melintasinya. kini, jalan raya yang menghubungkan Mukakuning - Pancur ini sudah baikan. silakan artikan sendiri kata baikan itu. cuma masih ada satu hal penting, akankah kawasan ini memiliki jalan dua jalur biar warga tak terlalu was-was, seperti ruas jalan lain? semoga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-5880959629714787667?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/5880959629714787667/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=5880959629714787667' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5880959629714787667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5880959629714787667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/08/mengenangmu.html' title='mengenangmu'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SJMRFDRrLJI/AAAAAAAAALo/N9J0IlymWOk/s72-c/piayu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-4423589965426063544</id><published>2008-07-25T22:34:00.002+07:00</published><updated>2008-07-25T22:50:41.794+07:00</updated><title type='text'>jagoan berseragam sekolah</title><content type='html'>bisakah anda menebak siapa salah satu jagoan di kota ini? menurut saya, pelajar perlu dikategorikan di dalamnya. khususnya pelajar smp atau sma. paling tidak jika dibandingkan dengan masa lalu saya saat masih duduk di sma. iri juga sih sebenarnya, he he he.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang saya lihat setiap hari, betapa tenangnya pelajar bersepeda motor di batam ini. padahal, dari dua jiwa yang ada di atas roda hanya satu yang melengkapi benda penyelamat bernama helm. tentu saja benda ini dikenakan si pengemudi. yang duduk di boncengan, seperti biasa berhelmkan rambut asli. soalnya kalau rambut palsu sudah pasti terbang kebawa angin saat gas ditarik kencang-kencang.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumpah, saat saya sma mboncengin teman tanpa helm harus melewati jalan-jalan tikus atau gang-gang kecil di kota saya yang juga kecil. itu juga kadang sial, kepergok polisi yang awalnya juga tak sengaja mencari sasaran. padahal saya waktu sma paling benci mengenakan helm, soalnya rambut sudah ditata dari rumah. bayangin, hebis dikrukup helm dandanan rambut pasti berubah kerepes, padahal ada adik kelas yang tengah diincar. (buat alumni smansa pasti yang membaca dan merasa, maafkan saya ya..., kita memang pernah mencoba tetapi yang serba maha menentukannya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;zaman dulu, kalau ketangkap sih sudah tak terhitung. sebenarnya sih perlu juga mengajari tertib berlalu lintas dari bangku sekolah. memang tak akan ada pelajaran mengenakan helm di sekolah, toh pelajar lebih tahu pentingnya benda tersebut. kan tak harus juga pelajar di kota ini diajak menyaksikan secara langsung bagaimana kepala pengendara sepeda motor terbelah dan pecah karena kecelakaan akibat tak mengenakan helm. paling tidak, helm menjadi peralatan wajib yang harus dipenuhi setiap pengendara sepeda motor di jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau saya menjadi polisi, ah saya tangkapi saja mereka. wong aturan juga membenarkan tindakan saya kok, tanpa helm di atas sepeda motor yang melaju di jalan raya adalah salah. maaf, bukan untuk saya mintai duit tetapi peringatan agar esok hari tak mengulanginya lagi. sebagai polisi saya akan berpikir, pelajar adalah generasi penerus bangsa. kalau mereka saja tak mau menghormati peraturan, yang menegakkan peraturan, bagaimana nanti memegang tongkat estafet yang akhirnya menentukan mau dibawa kemana negeri ini.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-4423589965426063544?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/4423589965426063544/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=4423589965426063544' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4423589965426063544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4423589965426063544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/07/jagoan-berseragam-sekolah.html' title='jagoan berseragam sekolah'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-5172495281781587704</id><published>2008-07-19T13:17:00.003+07:00</published><updated>2008-07-25T22:34:14.616+07:00</updated><title type='text'>terima atau nunggu sebulan</title><content type='html'>sungguh, betapa senang rasa hati bisa memiliki kartu tanda penduduk (ktp) batam. he he, baru ketahuan selama ini tak punya ktp, nih. pernah sih punya, waktu alamatnya masih pindah-pindah, pernah sih punya ktp kecamatan lubukbaja, tetapi ternyata masih merasa nyaman meski ktp itu sudah kadaluwarsa empat tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh, terasa betul bagaimana perjuangan mendapatkan selembar identitas saat penerapan sistem siak. kalau dulu sih gampang, ngasih saja dua ratus ribu ke calo ktp, seminggu kita bisa mengantonginya tanpa harus minta keterangan rt atau rw dan lurah. tetapi sekarang, tak bisaaa. sudahlah tak bisa, lamaaa juga. padahal yang saya tahu dengan sistem siak ini semuanya berbau online. saya sih berpikiran orang bodoh, masak sih teknologi justru menghambat pelayanan. kalau ada yang bilang ah itu sdm-nya, nggak juga ah. nyatanya banyak juga orang indonesia yang jago komputer, menang lomba di negara lain dan juga menjebol sistem pertahanan situs wahid.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya pernah nanya sendiri kepada seorang pegawai kecamatan, mengapa sistem siak justru memperlambat selesainya ktp. katanya waktu itu, cuaca yang tak pasti turut berpengaruh. oooooh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kembali ke ktp baru tadi. saya ambil, saya masukkan dompet setelah sebelumnya saya laminating. bayangkan saja, ketika pemilik usaha fotokopi nanya pakai plastik tipis atau tebal saja saya pilih yang tebal. biar ktp saya merasa nyaman bersarang di dompet. kemarin, ya kemarin, saya ingin menyombongkan diri kepada kawan-kawan kerja di kantor bahwa saya penduduk legal karena terbukti sudah punya ktp. ktp saya keluarkan lalu saya tunjukkan. ternyata beberapa menit kemudian meledak tawa kawan-kawan. ternyata agama yang dicantumkan salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"dari namamu harusnya orang kecamatan tahu apa agamamu," kata seorang teman tergelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oalah, salah. aku terima saja atau aku lapor lagi dan nunggu sebulan (bahkan lebih) untuk mendapatkan penggantinya. padahal saat mengisi formulir soal pilihan agama saya rasa pena yang saya pakai tak sedang habis isinya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-5172495281781587704?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/5172495281781587704/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=5172495281781587704' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5172495281781587704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5172495281781587704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/07/terima-atau-nunggu-sebulan.html' title='terima atau nunggu sebulan'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-4673729896373233511</id><published>2008-07-19T12:55:00.002+07:00</published><updated>2008-07-19T13:16:43.016+07:00</updated><title type='text'>tiga celana dalam</title><content type='html'>saya tidak sedang menawarkan barang dagangan. saya tuliskan pengalaman ini saat berangkat kerja pagi tadi sekira pukul 09.00. dari mukakuning dengan sebuah tujuan saya memasuki pintu masuk stadion temenggung abdul jamal, mukakuning. maaf, rasanya saya kebelet buang air kecil dan saya rasa antara mukakuning sampai batam center tempat inilah yang paling aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekian lama di batam ternyata saya baru tahu jika tembok yang dipakai untuk menempelkan papan nama stadion memiliki tempat duduk di bagian belakangnya. teras ini lumayan nyaman. iseng-iseng saya mengamati tempat itu setelah menyelesaikan hajat. selembar celana dalam pria berwarna putih teronggok di lantai. menurut saya benda itu belum lama, soalnya warna putihnya belum tercemar tanah. padahal batam kan sekarang lagi turun gerimis dan hujan. namun warna putih tadi ternoda di beberapa bagian, berupa warna cokelat. entah apa itu, mungkin kalau dicium baunya saya tahu. tetapi ah sudahlah, itu kan soal bau.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rupanya celana dalam warna putih itu tak sendirian. dua celana dalam lain, yang berjarak tak lebih dari tiga meter juga tergeletak tanpa tuan. nah, dari dua pakaian dalam tadi, saya pastikan satunya milik wanita. apa cirinya? pertama warnanya pink, kedua di tepi jahitan ada renda atau celana dalam berenda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya tak berani menduga-duga mengapa celana dalam - celana dalam itu ada di sana. dari kondisinya, celana dalam itu masih layak pakai. jika saja tempatnya tak ada di temenggung abdul jamal mungkin masih bisa diberikan kepada yang membutuhkan. atau memang celana dalam di batam tak lagi dianggap barang berharga sehingga dengan seenaknya si pemiliknya membuangnya begitu bosan. atau begini saja, kita anggap saja itu ulah orang yang tak bertanggung jawab, yang telah melakukan sebuah tindakan kriminal lalu membuang barang buktinya. terus kalau barang buktinya berupa celana dalam, kira-kira kejahatan apa yang sudah dilakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah sudahlah, saya teruskan saja perjalanan yang terhenti karena celana dalam. hanya saja saya ingin kembali datang ke sini minggu pagi besok. siapa tahu onggokan celana dalam di tempat ini lebih banyak, he he he.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-4673729896373233511?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/4673729896373233511/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=4673729896373233511' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4673729896373233511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4673729896373233511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/07/tiga-celana-dalam.html' title='tiga celana dalam'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-6080301933623772745</id><published>2008-07-14T18:10:00.006+07:00</published><updated>2008-07-16T14:15:01.627+07:00</updated><title type='text'>terminal = pusat spare parts motor bekas</title><content type='html'>jika ada terminal lainnya di batam, terminal pintu tiga mukakuning paling dikenal. bukan saja oleh supir, tetapi juga pemilik sepeda motor. apakah anda ingin menyangkal dengan pertanyaan seperti ini: nulis blog kok ngawur, mana ada sepeda motor kok dibuatkan terminal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cobalah sejenak melihat suasana terminal yang dari pertama dibangun tetap senyap ini. tak ada kerumunan calon penumpang, teriakan para kondektur apalagi genjrengan gitar pengamen jalanan. kalau di terminal sesekali ada metrotrans masuk lalu bayar retibusi, pasti bukan sesuatu yang aneh bagi anda. beda kalau di terminal pintu tiga ini, paling mencolok justru spare part sepeda motor berbagai jenis dan kondisi. barang ini dijual menempati beberapa los kios sekaligus. di sampingnya ada bengkel sepeda motor.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lengkap memang. dari baut kecil sampai velg racing sepeda motor bekas pakai dengan mudah dapat ditemukan di sini. hasilnya, tempat ini cukup dikenal bagi pemilik sepeda motor yang suka berburu spare part untuk kendaraannya. kabarnya sih usaha ini dibekingi aparat. sempat juga dikabarkan di koran lokal dan dibantah pihak yang terkait. ah, entahlah. yang jelas ada pemandangan menarik juga jika anda pagi-pagi, khususnya jam berangkat kerja, sejumlah pegawai dinas perhubungan berseragam lengkap menghadang metrotrans beberapa meter sebelum pintu masuk terminal. soalnya para supir lebih suka nyelonong, memangkas jalan menuju kawasan industri daripada masuk terminal, bayar retibusi baru bisa masuk kawasan industri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagi penjual spare part bekas tadi, insting bisnisnya bagus. ia tahu terminal ini dekat kawasan industri dengan ribuan karyawan. jika 10 persennya saja pengguna sepeda motor tentu harapan untuk meraup untung terbuka lebar. apalagi lalu lintas sepanjang mukakuning - pancur kadang semrawut, ditambah jalan satu jalur. ia menjual barang yang tepat, cuma tempatnya yang salah. gara-gara terminal ini juga saya sempat ketawa-ketawa sendiri saat membawa anak balita saya jalan-jalan. selama ini saya jelaskan terminal adalah tempat transit bis atau metrotrans. saat melintas ia bertanya: ayah, katanya terminal banyak mobil kok yang ada orang jual itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anak saya bertanya sambil menunjuk kios spare part.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-6080301933623772745?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/6080301933623772745/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=6080301933623772745' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6080301933623772745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6080301933623772745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/07/terminal-pusat-spare-parts-motor-bekas.html' title='terminal = pusat spare parts motor bekas'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-1580646618034200363</id><published>2008-07-14T17:48:00.003+07:00</published><updated>2008-07-14T18:08:41.511+07:00</updated><title type='text'>pasti permennya lebih manis, jika...</title><content type='html'>tiba-tiba kasir di sebuah pusat belanja terkenal di komplek panbil mukakuning itu merobek sebungkus permen. aku yang menunggu kembalian uang belanja sebenarnya tak tertarik dengan permen itu. pikirku, ah mungkin si kasir melayani pembeli dengan permen di mulutnya. biar terlihat manis. ups salah, rupanya beberapa bungkus permen diberikan kepadaku, sekalian beberapa lembar uang kembalian belanja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena belanjaku memang tak banyak, seingatku kembalian uang belanja sekian ribu tiga ratus rupiah. nah, yang tiga ratus itulah yang serta merta diganti dengan permen-permen tadi. di depan antrean pembeli lain, aku harus berpikir cepat. ah, daripada nanyain permen terus antrean di belakang saya ngedumel dan nggerundel (ngomel - jawa), saya segera beranjak.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh, ketika permen-permen itu memasuki mulutku rasanya tetap manis. cuma saya memimpikan hal ini: ketika uang tiga ratusan itu memang tak ada, si kasir berkata seperti ini "maaf uang tiga ratusnya sedang kosong, apakah tak keberatan saya ganti dengan permen?'. he he he, kok manis sekali ya dunia ini jika contoh-contoh seperti itu dilakukan semua orang untuk kasus yang berbeda. meski permen yang tersisa secuil di mulut saya terasa manis, pasti lebih manis lagi ketika diserahkan dengan kalimat tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi saya juga manusia kok. ketika melihat sebenarnya ada tumpukan uang seratusan logam di laci kasir, sebenarnya ya dongkol juga. tetapi sudahlah, paling tidak dengan beberapa permen tadi jumlah rokok yang kuhisap tak sebanyak hari biasanya. kebetulan sebelumnya seseorang mengirimkan sms kepada saya seperti ini: asw, masih ngerokok? bisa gak tiga batang sehari, masing-masing sehabis makan. pasti ada manfaatnya...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-1580646618034200363?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/1580646618034200363/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=1580646618034200363' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1580646618034200363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1580646618034200363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/07/pasti-permennya-lebih-manis-jika.html' title='pasti permennya lebih manis, jika...'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-5748285625535802535</id><published>2008-07-11T19:47:00.003+07:00</published><updated>2008-07-11T20:08:29.617+07:00</updated><title type='text'>bukan cuma rocker yang manusia</title><content type='html'>selamat, akhirnya ada bus khusus karyawan. paling tidak ada secercah harapan bagi karyawan perusahaan. saya tak ingin mengupas pengelola bus yang kabarnya ngaku masih merugi. bagi saya melihat sisi manusianya lebih menggugah rasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jujur saja, saya liburan ke jawa saat hari pertama bus karyawan dioperasikan. tadi siang kebetulan saya muter-muter pakai motor dari bengkong menuju sungai panas melewati seraya. di sebelah kiri, sebuah papan berwarna putih (semoga warnanya benar) dengan tulisan warna biru: halte bus karyawan. saya jadi ngeh, oh ternyata bus karyawan sudah dioperasikan. saya kok mikirnya cupet banget (maaf kalau berbeda dengan anda), lha wong halte kok cuma ditandai dengan papan bertiang seperti itu. lha kalau karyawan yang nunggu kehujanan atau kepanasan bagaimana?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memang sih, saya belum melihat halte bus karyawan di tempat lain. yang menggugah penasaran kebetulan yang di seraya tadi, karena saya melihatnya langsung. saat melintas kok tiba-tiba saya teringat teriakan candil (seurieus band) yang begini nih: rocker juga manusia, punya rasa punya hati jangan samakan dengan pisau belati. ya, yang ingin mendapatkan pengakuan diri sebagai manusia saya kira bukan cuma candil dan kawan-kawannya. karyawan pt pasti menginginkan hal serupa. untuk menganggap manusia itu sebenarnya mudah kok. contohnya memberikan senyuman ketika bertemu sesama mahluk tuhan, membayarkan upah karyawan sesuai hak yang harus diterimanya, dan tentu saja menyediakan fasilitas lebih manusiawi di halte bus karyawan tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga saja keterangan dari pengelola bus karyawan yang mengatakan bus ini masih baru dan masih dalam penjajakan dan pengenalan kepada karyawan-karyawan yang ada di Batam sehingga semua masih dalam tahap perbaikan ada benarnya. sebab masih ada harapan jika nanti sistemnya sudah jalan karyawan bisa tersenyum saat menunggu bus. mau hujan, hujanlah. mau panas, panaslah. kan ada atapnya..... semoga.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-5748285625535802535?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/5748285625535802535/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=5748285625535802535' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5748285625535802535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5748285625535802535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/07/bukan-cuma-rocker-yang-manusia.html' title='bukan cuma rocker yang manusia'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-5420875748439330065</id><published>2008-06-06T14:42:00.002+07:00</published><updated>2008-06-06T14:52:34.753+07:00</updated><title type='text'>mengapa kursus laku?</title><content type='html'>seorang teman pemilik sebuah lembaga pendidikan luar sekolah semalam bertandang ke rumah. dari sekadar ingin minta dibuatkan brosur, akhirnya perbincangan merembet ke soal tempat kursus yang menurutnya tak pernah sepi. jika sampai kalimat ini anda berpikir, syukur anak-anak batam sudah mulai berpikiran maju, mau ikut kursus, saya mohon (entah sejak kapan saya lebih suka menggunakan kata saya dibandingkan aku) jangan dulu dilontarkan. karena....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kata temanku tadi, yang lulus sebuah ikip di yogyakarta, banyak anak-anak ikut kursus karena ingin mengerjakan pekerjaan rumahnya di tempat kursus. guru tempat dia kursus tentu merasa punya kewajiban membantu tugas muridnya, meskipun yang memberi pr guru di sekolah, bukan dia. murid kurus membayar, guru kursus dibayar. talian yang sederhana namun bisa membuat orangtua siswa kelimpungan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kalau guru kursusnya mengajari bagaimana mencari jawaban lewat prosesnya sih tak apa-apa. yang terjadi (tentu saja tidak semuanya) guru kursus langsung mengerjakan pr sekolah tadi tanpa mengajarkan bagaimana cara mencarinya, yang penting muridnya merasa senang pr di sekolahnya sudah dikerjakan. ini kan bahaya. ketika di sekolah si anak harus menghadapi ulangan, ia tak akan tahu proses mencari jawaban dari soal yang diberikan," begitu kata kawan saya tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(jujur saja, saya juga berpikir jangan-jangan temanku yang guru kursus ini juga begitu he he he)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-5420875748439330065?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/5420875748439330065/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=5420875748439330065' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5420875748439330065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5420875748439330065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/06/mengapa-kursus-laku.html' title='mengapa kursus laku?'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-743538007447430804</id><published>2008-05-30T13:42:00.002+07:00</published><updated>2008-05-30T13:48:56.620+07:00</updated><title type='text'>sempurna</title><content type='html'>rasanya sempurna sudah hidupku di batam, dengan jatah uang bensin tetap dari istri, ternyata kendaraan tak melaju sejauh biasanya, karena aku lupa bbm naik lagi, oh pantas...&lt;br /&gt;menikmati mie ayam pakdhe di atas bukit pancur yang biasanya sejuk kok sore itu agak panas, rupanya pakdhe tak mampu lagi membeli minyak tanah, bukan karena mahalnya tetapi kalah bersaing dengan mafia-mafia minyak tanah, oalah pakdhe pakai kayu bakar untuk memanaskan mie pesananku, pantas panas...&lt;br /&gt;malam harinya, kuhidupkan komputer bulukan yang hardisknya sudah berbunyi kalau lagi startup, baru semenit monitor menyala tiba-tiba mak pyet, listriknya mati, entah sudah ke berapa kali ruang tamuku gelap, hm listrik giliran pemadaman lagi, pantas...&lt;br /&gt;sempurna sudah hidup ini di batam, kalau ingin merasakan perjuangan hidup, cobalah datang ke batam.... kami tunggu!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-743538007447430804?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/743538007447430804/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=743538007447430804' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/743538007447430804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/743538007447430804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/05/sempurna.html' title='sempurna'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-2446537196569967280</id><published>2008-05-30T13:21:00.002+07:00</published><updated>2008-05-30T13:40:48.329+07:00</updated><title type='text'>gerah di ruangan ber-ac</title><content type='html'>dua atau tiga hari lewat, lagi ngantar kawan mau nabung di bank riau, sei panas. meski tak begitu besar, tetapi ruangannya nyaman juga. suejuk, karena ac. hawa panas setelah sekian menit di jalan, rasanya langsung hilang di tempat ini. tiba-tiba saja keheningan pecah ketika seorang perempuan muda berjilbab berbicara agak keras kepada seorang teller.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari pembicaraan yang aku tangkap, si ibu hendak mengambil uang bantuan untuk sekolahnya. rupanya dia seorang guru. ketika ditanyakan ktp kepadanya, si ibu menjawab ktp-nya belum jadi. aku pikir, ah pasti karena sistem siak yang selama ini banyak dikeluhkan warga. si teller ngotot tak bisa mencairkan uang bantuan itu meski buku tabungan atas nama sekolah tempatnya mengajar ada di genggamannya. "harus pakai ktp, buk," kata si teller.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sejak kapan?" tanya ibu guru tadi.&lt;br /&gt;"sudah lama."&lt;br /&gt;"saya bukan sekali dua kali mengambil uang bantuan ke sini, mbak. kalau memang ada peraturan baru tolong ditempelkan di luar biar guru-guru yang datang dari jauh untuk mengambil bantuan sekolah tahu."&lt;br /&gt;"saya hanya ingin mencocokkan tanda tangan ibu," kata si teller.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu terdiam beberapa saat. namun beberapa pasang mata di ruangan jelas menyimak pembicaraan tadi. aku sendiri lantas keluar karena ingin merokok. tak tahunya ibu guru tadi mendekat dan bertanya,"beginilah nasib guru mas. dulu aturannya bolah diambil satu orang, bendahara atau kepala sekolah. lalu ada kebijakan baru harus dua tandatangan, ya sudah kami penuhi. lha kok hari ini ada aturan baru harus pakai ktp segala. kalau dari kemarin-kemarin pakai ktp kan saya bisa minta tolong kepala sekolah yang ngambil, ktp saya belum jadi mas, masih di kecamatan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku hanya mendengarkan saja. terlihat kekesalan di wajah bu guru. lalu ia bertanya lagi, "mas waktu buat buku tabungan ini tandatangan saya dan kepala sekolah kan ada di kertas yang ditempelkan di bagian belakang sampul depan buku tabungan. apakah pihak bank tak bisa mengecaknya dari sana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh, aku tak bisa memberikan jawaban. hanya saja dari tempatku berdiri kulihat ibu tadi memanggil ojek.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-2446537196569967280?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/2446537196569967280/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=2446537196569967280' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2446537196569967280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2446537196569967280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/05/gerah-di-ruangan-ber-ac.html' title='gerah di ruangan ber-ac'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-8464959366791143950</id><published>2008-05-16T13:31:00.002+07:00</published><updated>2008-05-16T13:39:18.157+07:00</updated><title type='text'>dicari: pemasok lilin</title><content type='html'>apa yang paling dicari warga batam saat ini? bisa jadi lilin. karena hampir setiap hari ada penggiliran pemadaman listrik. jangan senewen bila tengah asyik-asyiknya mengunduh lagu di internet tiba-tiba pet... jangan marah-marah kalau perkakas elektronik anda kok nggak normal lagi. simpan saja amarah itu, memang beginilah batam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tak tahu di kota sana, apakah warganya sudah mempersiapkan diri dengan genset pribadi atau lampu penyimpan energi sehingga nggak perlu lagi kelabakan saat listrik mati. yang jelas, warga yang tinggal di kawasan permukiman sederhana sepertiku pasti kelabakan. ditambah lagi belum bisa disiplin meletakkan korek api, jadi tahu sendiri. kadang nabrak &lt;span class="fullpost"&gt;kursi, meja atau daun pintu ketika yakin korek api di atas anu atau di bawah anu tetapi ternyata tak ada. jika listrik mak pet, satu saja yang terdengar dariku juga tetangga kanan-kiri.... lilin. lihatlah senyum bude padagang kelontong di depan rumahku. pagi-pagi sekali ia sumringah karena lilin dagangannya habis. gimana nggak habis kalau mati lampunya bukan cuma menitan tetapi jam-jaman. berapa sih daya tahan sebatang lilin itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah ini bocoran buat siapa saja yang berjiwa bisnis, bagaimana kalau anda menjadi pemasok lilin ke batam saja? tetapi mohon jangan membuka gerai di tempatku karena sudah ada budhe. cari saja lahan lain, di batam kebanyakan warganya tinggal di rumah sederhana sepertiku kok. percayalah. bahkan yang tinggal di rumah liar juga nggak kalah banyak. lumayan, kan?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-8464959366791143950?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/8464959366791143950/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=8464959366791143950' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/8464959366791143950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/8464959366791143950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/05/dicari-pemasok-lilin.html' title='dicari: pemasok lilin'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-7456928446874774459</id><published>2008-05-08T13:13:00.002+07:00</published><updated>2008-05-08T13:26:51.053+07:00</updated><title type='text'>yang serius di tempat santai</title><content type='html'>sejam lalu aku menyantap semangkuk bakso tenis di bakso cak nanang, batam center. ah, penatnya habis mengantar istri ke dinas pendidikan, sekupang. sambil menunggu kulebarkan daun telingaku, siapa tahu ada bahan yang bisa menginspirasiku untuk blog yang kadang terlupakan karena urusan kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;awalnya hanya lima karyawati swasta di kursi depanku. kok tampak serius di tempat yang kerap didatangi warga untuk bersantai ini. rupanya mereka asyik membicarakan pukulan. tepatnya bogeman. seorang karyawati berambut cepak, jadi ingat silvana herman waktu gundul nih, mengangkat tangan kanannya. jemarinya tergenggam. dia berseru, "mbak ... (aku kurang jelas siapa nama perempuan yang berada tepat di kursinya, pas membelakangi aku), kalau mukul jangan dari samping, dari depan seperti ini. yang keras." dia mempraktekkan ucapannya, meski sambil duduk.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;habis itu, dia juga memperagakan bagaimana memukul pipi seseorang dari samping. semangkuk baksoku dan segelas jus apokat memang sudah menunggu kusantap, namun mendengarkan pembicaraan serius mbak-mbak di depanku rasa lapar kok bisa tertahan. lalu rapat kecil di depanku semakin marak karena tiga perempuan lain juga turut memberikan saran, masukan dan pengalaman. jelas, mereka membicarakan pertahanan diri ketika berhadapan dengan lelaki konyol. aku tak tahu pasti apakah mereka pernah menjadi korban kejahilan lelaki. yang pasti, berita di koran memang terlalu kerap perempuan menjadi obyek kekerasan lelaki. entah buruh pt yang nekad meloncat dari dalam taksi karena supirnya berupaya merenggut kehormatannya, istri dipukul suaminya, istri yang di kampung yakin masih memiliki suami sah namun harus gigit jari ketika nyusul suaminya ke batam ternyata sang arjuna sudah memiliki srikandi lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biasanya aku paling lama betah 30 menit duduk di bakso cak nanang. itu sudah paket komplit, makan, minum, mengusap mumut pakai tisu, dan menghabiskan satu atau dua batang rokok. namun siang tadi aku hampir satu jam duduk di kursi plastik yang jujur saja tak empuk untuk pantatku yang kurang daging. pembicaraan mbak-mbak masih berlangsung ketika handphoneku berdering dan suara teman kantorku menyapa.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-7456928446874774459?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/7456928446874774459/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=7456928446874774459' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7456928446874774459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7456928446874774459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/05/yang-serius-di-tempat-santai.html' title='yang serius di tempat santai'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-3255947611423575776</id><published>2008-05-05T11:10:00.003+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:01.060+07:00</updated><title type='text'>yang malas dan yang memelas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SB6QT0n0tjI/AAAAAAAAALg/jomvBtnSl8o/s1600-h/kubung.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SB6QT0n0tjI/AAAAAAAAALg/jomvBtnSl8o/s200/kubung.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196749690249721394" /&gt;&lt;/a&gt;pagi itu aku berada di antara sekian banyak orang, di atas perahu kayu. akhirnya berangkat juga perahu dari pelabuhan rakyat, punggur. gelombang air karena putaran baling-baling jelas terlihat, karena aku sengaja duduk di "pantat" perahu. pinggir pelabuhan lalu menghilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kurang dari setengah jam, aku turun ke pulau kubung. dari 51 kepala keluarga, empat diantaranya muslim. minoritas. jumlahnya sedikit. tetapi apakah karena yang sedikit lantas dilupakan? Atau digunakan kata terlupakan untuk memberikan pengertian tak sengaja. rumah-rumah tak ada yang rapi, yang penting bisa buat berteduh dari panas. ada sebuah rumah berbeda dari rumah lain, terbuat dari batu bata. ah, mungkin yang punya memang lebih kaya dari warga lain. kemudian aku temykan jawabannya, pemilik rumah ternyata bukan warga asli pulau ini. ia membuat sendiri bata, pasirnya dicari di pantai. ia hanya mengeluarkan uang untuk membeli semen, karena tak tahu bagaimana cara membuat semen.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku mengembalikan pertanyaan kepada diri sendiri. di kamar belakang rumahku, sengaja aku kosongkan untuk sholat dan mengaji. sejak mendesain rumah tipe kecil hingga susah selonjor (rsss), aku memang tak pernah meninggalkan keinginan memiliki kamar untuk sholat. jika akhirnya terwujud, aku seharusnya rajin mengingat-Nya dalam doa. atau kulantunkan ayat-ayat penuh makna dalam kitab suci. ternyata tidak. pulang kerja lebih suka menyaksikan acara televisi, atau menyibukkan diri di depan komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lihatlah anak-anak pulau kubung. mereka sangat ingin bisa sholat berjamaah di sebuah mushola. sayang, tak ada musahola di sini. satu-satunya jalan biar bisa mengaji bersama, mereka berlayar ke pulau seberang. itu hanya untuk mengaji. tetapi mereka melakukannya juga. ah tuhan, aku malu. semua ada di hadapanku, kitab suci, sajadah, tetapi kadang teronggok berhari-hari karena lupa kusentuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di daun pintu seorang warga pulau kubung, masih kulihat poster pasangan walikota dan wakil walikota. belum dilepas, meski pudar warnanya karena panas matahari dan air hujan. mungkin si pemilik rumah berharap orang-orang yang ada di poster itu sesekali turun dan melihat kondisi yang ada. "kami hanya butuh izin dari orang batam (pejabat) untuk mendapatkan tanah sedikit saja sebagai areal mushola. soalnya tanah-tanah di sini sudah ada yang memiliki, tolonglah," begitu kata seorang muslim setempat, memelas.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-3255947611423575776?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/3255947611423575776/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=3255947611423575776' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3255947611423575776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3255947611423575776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/05/yang-malas-dan-yang-memelas.html' title='yang malas dan yang memelas'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SB6QT0n0tjI/AAAAAAAAALg/jomvBtnSl8o/s72-c/kubung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-1262682596044002337</id><published>2008-04-25T16:48:00.002+07:00</published><updated>2008-04-25T17:02:18.373+07:00</updated><title type='text'>buku pelajaran dan buku gambar</title><content type='html'>bagi seorang buruh pabrik sekelas operator, dengan dua anak yang sekolah, kehidupan adalah perjuangan yang maha berat. pendidikan memang sesuatu yang mahal di negeri ini. keluhan orangtua siswa sama, mengapa buku pelajaran harus ganti tiap tahun? mengapa buku pelajaran anak pertamaku tak bisa dipakai anak keduaku? dan selanjutnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buku pelajaran memang kebutuhan yang tak boleh dikesampingkan oleh orangtua siswa. biar utang kanan kiri, anak harus pintar. dan ini cerita tentang buku pelajaran. suatu siang tak sengaja seorang siswa sd duduk di sebuah halte. mungkin ia akan menghadapi ulangan sehingga asyik membaca-baca buku pelajarannya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"mengapa dicoret-coret bukunya, dik?" tanyaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"bukan dicoret-coret, bang. ini jawaban pertanyaan latihan," jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seingatku dulu, waktu aku masih sd, waktu potongan rambutku masih pakai kuncung (teman-teman sering menyebutnya cukur model terasi) jawaban untuk pertanyaan latihan di buku pelajaran ditulis di buku tugas. per mata pelajaran ada buku tugasnya. semoga si kecil yang ada di halte tak bohong, katanya guru yang memberikan perintah agar jawaban latihan ditulis di buku tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;artinya sangat sederhana, pantas buku pelajaran itu tak laku lagi untuk adiknya karena gurunya pasti marah melihat buku pelajaran yang dibawa si adik bagian latihan soal sudah ada jawabannya semua. atau begini saja pak guru, jawabannya boleh di buku pelajaran tetapi pakai pensil saja. biar nanti bisa dihapus lagi dan buku itu tetap masih bisa dipakai untuk generasi selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;artinya juga, biarkan penerbit saling berlomba mencetak buku unggulan. biarkan mereka sibuk menawarkan bukunya. tolak buku yang ditawarkan ke sekolah jika bentuk dan cetakannya sama dengan tahun sebelumnya. tetapi kalau jawaban di buku pelajaran harus ditulis pakai pena, mau tak mau ya tawaran dari penerbit untuk memasukkan buku pelajarannya harus diterima. apalagi ada janji, "kalau buku kami yang dipakai, jangan khawatir pak, bu guru, tahu sama tahulah......."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-1262682596044002337?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/1262682596044002337/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=1262682596044002337' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1262682596044002337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1262682596044002337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/04/buku-pelajaran-dan-buku-gambar.html' title='buku pelajaran dan buku gambar'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-7788067719086683139</id><published>2008-04-25T16:28:00.002+07:00</published><updated>2008-04-25T16:47:58.515+07:00</updated><title type='text'>rudi hadi suwarno berkebun di batam</title><content type='html'>rudi hadi suwarno, ah nama yang begitu familiar. koran mana yang tak pernah menuliskan namanya, televisi mana yang tak pernah menyorot wajah dan kehidupannya. perusahaannya kini meraksasa, sementara bisnis salonnya terus berkibar. tetapi siapa sangka sang rudi hadi suwarno juga kebingungan untuk mengongkosi sekolah anaknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika bersalaman, ia menyebutkan nama = rudi hadi suwarno. aku ragu-ragu, kembali ia mengatakan kata-kata yang sama. satu nama namun beda nasib, pikirku. rudi yang satu ini hanyalah seorang penjaga taman makam pahlawan di batam. 10 tahun lebih hidupnya diabdikan untuk merawat tempat ini dengan satu modal yang aku yakin apakah aku juga memilikinya atau tidak ... ihlas. sebulan, lelaki berkulit gelap ini mendapatkan rp500 ribu dari dinas sosial kota batam. hanya itu, tak lebih tetapi kadang berkurang. soalnya kalau ada pahlawan yang harus dikuburkan, ia harus mengeluarkan rp300 ribu untuk penggali kubur. sisanya rp200 ribu, untuk mencukupi kebutuhan selama sebulan. rp200 ribu di batam selama sebulan?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"saya ihlas kok mas menjalani pekerjaan ini" begitu jawabnya. rudi ihlas karena ia menganggap jasad pahlawan yang dikuburkannya adalah orang yang sudah berkorban untuk negaranya. ah, sebuah pemikiran yang sederhana, yang sudah tak berlaku lagi untuk kebanyakan orang indonesa (karena begitu susah menyebut indonesia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan gaji itu, rudi harus meninggalkan istrinya di kampung halamannya, purbalingga, banyumas, jawa tengah. kalau ada sisa uang, tentu sang istri dapat kiriman. kalau tak ada ya bagaimana lagi. toh seorang rudi tetap tangguh. setiap hari bersama dua pegawai yang tentu saja digaji ia membersihkan lokasi taman yang luasnya cukup untuk dua kali lapangan bola standar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika kebutuhan terus menuntut dan gaji tak ada buntut (baca lebih), akhirnya pak rudi memberanikan diri membuka kebun di sebidang tanah sempit di areal taman makam pahlawan. ditanaminya sayuran yang cepat panen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begitulah pak rudi yang aku jumpai dua bulan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemarin aku kembali bertemu. ah, pak rudi masih seperti dulu. tetapi aku tahu ia tengah bersedih. tempat tinggalnya, bangunan yang semula ditempatinya di sudut taman makam yang dirawatnya kini sudah berubah fungsi. ada spanduk besar "kantor urusan agama kecamatan..." saat masih ditempati pak rudi, aku ingat hanya ada sebuah meja televisi. perabotan lainnya tak ada. rupanya kesederhanaan hidup itu belum cukup bagi para penguasa, rumah itu pun menjadi kantor nikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tak mau bertanya sekarang tinggal dimana dia. aku tinggalkan pak rudi yang menatapku hingga menghilang di belokan jalan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-7788067719086683139?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/7788067719086683139/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=7788067719086683139' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7788067719086683139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7788067719086683139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/04/rudi-hadi-suwarno-berkebun-di-batam.html' title='rudi hadi suwarno berkebun di batam'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-3076812880423627440</id><published>2008-04-24T10:54:00.002+07:00</published><updated>2008-04-24T11:08:13.150+07:00</updated><title type='text'>yang baru di simpang jam</title><content type='html'>aku baru tahu sekira tiga hari lalu. ada yang baru di simpang jam. sebuah kotak dengan angka-angka yang berputar mundur (countdown). dan barang itu saat aku berhenti pas lampu merah, menyedot perhatian sebagian besar pemilik kendaraan. pasti ada yang tengah berpikir sama dengan aku, semoga pengguna jalan bisa lebih hati-hati untuk sekadar nyelonong mencuri sekian detik melibas lampu kuning yang hampir habis diganti lampu merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan doa aku yakin juga diungkapkan oleh seorang pengemis, lelaki tua berkopiah dengan cara duduk beringsut, dengan pemasangan peralatan baru tadi. kalau boleh aku tebak, mungkin doanya seperti ini "ya tuhan, terima kasih kau berikan petunjuk pejabat kota ini sehingga tak ada lagi yang berani nyelonong begitu melihat waktunya hanya tinggal dua detik. buatlah pengguna jalan mematuhi angka-angka tadi, sehingga hamba bisa lebih lama mengacungkan ember hamba untuk sekadar satu adau dua keping rupiah".&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi aku tak yakin pemilik kendaraan yang setiap hari melintasi simpang ini besok juga masih terpesona dengan peralatan baru tadi. karena begitulah orang batam, cepat melupakan sesuatu. yang paling penting diri sendiri, peduli sama orang laen. jika suatu hari nanti peralatan di simpang jalan itu dianggap biasa, tak beda dengan nasib pengemis. awal kehadiran rombongan pengemis di kota ini, tangan-tangan warga kota sibuk ini rajin merogoh kantong dan bersedekah. tetapi lama-lama pengemis dipandang tak ubahnya tanaman-tanaman kota yang dilupakan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-3076812880423627440?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/3076812880423627440/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=3076812880423627440' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3076812880423627440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3076812880423627440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/04/yang-baru-di-simpang-jam.html' title='yang baru di simpang jam'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-3744779838659196329</id><published>2008-04-03T09:59:00.002+07:00</published><updated>2008-04-03T10:18:13.144+07:00</updated><title type='text'>menambah wawasan di warnet</title><content type='html'>istri dua malam lalu cerita, kabarnya ada warung internet yang dikelola seorang warga pancur, tanjungpiayu digerebek warga. pemicunya, pengelola warnet membiarkan pengunjungnya mengakses situs apa saja, termasuk porno. sekadar tahu saja, yang masuk kebanyakan pelajar dan remaja. jelas wawasan mereka bertambah, hm...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begitulah warnet. kalau aku sendiri tak kerap menyaksikan bagaimana pelajar sibuk mencari alamat situs hot, mungkin aku kurang percaya dengan kabar dari istriku. memang begitulah, yang penting duit masuk. biar yang masuk pelajar kek, remaja kek, anak muda kek, buruh pt kek, pembantu rumah tangga kek, asalkan piti masuak ya silakan ngakses. apalagi warnetnya dibuat di ujung pulau, seperti pancur. paling juga pengelolanya mikir siapa emang yang mau merazia. untung warga yang memiliki anak masih punya perhatian.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iseng-iseng, pagi harinya usai sarapan pagi aku ke warung tetangga beli sebatang rokok. bude pemilik warung ini punya dua anak yang duduk di smp dan sd. dua-duanya kadang minta uang untuk belajar berinternet sama kawan-kawannya. dikasih, bude? tanyaku. "ya dikasih, kan malu anak di batam kok nggak bisa main internet," jawab bude. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari berganti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tadi sore aku jumpai dua anak bude yang suka browsing internet. awalnya mereka tak mau mengaku, tetapi kaetika trik khusus aku lancarkan terlontarlah alamat-alamat situs seperti kutegirls, youporn, shufuni dan lain-lain. bahkan si kakak bertanya, "om, yang gambar gerak itu bisa diambil buat dipasang di hape ini nggak?" busyet...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-3744779838659196329?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/3744779838659196329/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=3744779838659196329' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3744779838659196329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3744779838659196329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/04/menambah-wawasan-di-warnet.html' title='menambah wawasan di warnet'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-2604337858782715838</id><published>2008-04-03T09:41:00.002+07:00</published><updated>2008-04-03T09:59:12.786+07:00</updated><title type='text'>pertanyaan yang tak bisa terjawab</title><content type='html'>tak semua pertanyaan mudah dijawab. kadang pertanyaan mudah membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan jawabannya, atau malah tak terjawab. begitulah yang aku alami pagi ini. menyukuri kehidupan ini, aku memang paling suka melintasi kawasan industri batamindo, mukakuning. melihat ratusan pencari kerja berharap tanpa kepastian, paling tidak muncul rasa syukur di hati ini. ya tuhan, terima kasih kau pilih aku sebagai salah satu umat-Mu yang masih bisa menerima slip gaji setiap bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;melepas penat di community center (cc), rasanya berada di tengah lautahn pencari kerja. di sebelahku dua perempuan muda duduk, tanpa banyak kata. tentu lebih gayeng jika aku pun mengaku sebagai pencari kerja. cerita pun mengalir. keduanya dari palembang, habis kontrak baru sebulan lalu. beruntung mereka kemarin dikontrak satu tahun. soalnya kontrak zaman modern ini maunya serba instan, tiga bulan habis. ketika aku lontarkan pertanyaan kalau nanti mendapat pekerjaan dengan kontrak tiga bulan habis, perempuan muda satu dan perempuan muda dua tak bisa menjawab. aku anggap saja tak mampu menjawab karena jawaban keduanya sama, entah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu pertanyaahn berikutnya, kalau uang sisa gaji bulan terakhir sebelum kontrak diputus habis tetapi belum mendapatkan pekerjaan? perempuan pertama menjawab tak tahu, sedangkan kawannya diam. ada yang mengatakan diajm adalah jawaban. tetapi untuk kasus satu ini aku bahkan tak tahu arti diamnya. pertanyaan ketiga, kutanya berapa basic yang mereka terima saat masih bekerja. mereka sebut jumlah umk. aku berpikir, bagaimana mereka bisa mengetahui dengan pasti upah yang seharusnya diterima kalau basic disamakan dengan umk. ketika aku sebutkan umk itu komponennya basic plus tunjangan tetap, ah... tetap saja tak dimengerti. benar saja, hitung-hitungan lembur pun mereka kurang paham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh, mereka yang setiap hari berjalan kaki di mukakuning, batam center, sekupang hanya butuh upah. entah berapa yang diterima, itu yang dipakai untuk hidup. kecuali yang kritis, pasti bersuara. sayang, belum sempat bersuara, baru bisik-bisik merencanakan pembentukan serikat pekerja sudah keburu diintimidasi pihak perusahaan. pencari-pencari kerja baru terus berdatangan. pekerjaan tak sebanding dengan jumlah kedatangan calon buruh baru. saat siang kawasan-kawasan itu ramai dan padat oleh lalulalang angkutan yang mengangkut ribuan butuh pt, tetap saja ada yang sepi dan tak tahu kemana akan membawa diri. para pencari kerja itu...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-2604337858782715838?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/2604337858782715838/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=2604337858782715838' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2604337858782715838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2604337858782715838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/04/pertanyaan-yang-tak-bisa-terjawab.html' title='pertanyaan yang tak bisa terjawab'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-7248014116741784123</id><published>2008-04-02T11:51:00.002+07:00</published><updated>2008-04-02T12:09:18.370+07:00</updated><title type='text'>tarif listrik dan semangkuk mi</title><content type='html'>nasib buruh perusahaan di batam kembali dipertaruhkan. pln berencana menaikkan tarif listrik rata-rata 12,5 persen, pengusaha kelabakan. tentu bukan kesedihan karena tak bisa lagi menyantap semangkuk mi ngutang di warung tetangga sambil menikmati acara televisi. listrik naik, pengusaha keberatan, ujungnya untuk ngutang mi saja cuma jadi impian.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagaimana mau membeli mi kalau jam lembur bakal ditiadakan? begitulah kira-kira kebijakan yang tengah digagas pengusaha kalau tarif listrik naik. kalau kita berpikir kasihan melihat buruh-buruh pt seakan tak punya waktu karena sibuk lembur, pasti berbeda dengan pernyataan buruh sendiri. lembur adalah kehidupan. semakin banyak lemburnya, semakin panjang daftar kebutuhan yang bisa dibeli. maaf, aku tak bisa lagi meneruskan kalimat untuk menggambarkan kesedihan buruh, semoga tanpa penggambaran yang detil anda cukup paham bagaimana nasib buruh.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-7248014116741784123?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/7248014116741784123/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=7248014116741784123' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7248014116741784123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7248014116741784123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/04/tarif-listrik-dan-semangkuk-mi.html' title='tarif listrik dan semangkuk mi'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-6015456255284966811</id><published>2008-04-02T11:27:00.002+07:00</published><updated>2008-04-02T11:48:09.532+07:00</updated><title type='text'>mengenang masa lalu</title><content type='html'>bukan headline sebuah koran lokal yang menjadi perhatianku pagi ini. aku pilih berita seorang warga yang tiba-tiba kena tonjok oknum aparat sewaktu mengantarkan anaknya berangkat sekolah. menganang masa lalu dengan cara yang salah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;si warga mungkin saja terlalu ke tengah saat membawa mobilnya. tiba-tiba dari belakangnya meluncur sepeda motor yang dikendarai seorang oknum aparat. wus, spion mobil warga terserempet. diumpat, si warga tahu diri. rupanya show must go on. tak berapa jauh, si warga diminta menghentikan mobilnya lalu buk buk buk. pukulan tangan diarahkan ke warga. yang ditulis wartawan, si warga sudah minta maaf.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begitulah batam bung! bagi oknum tentara, mengenang leluhurnya yang berjuang mati-matian di tengah hujan peluru musuh adalah kebanggan. jujur saja, seharusnya bukan hanya oknum tentara yang bangga dengan para pejuang di garda depan tempo doeloe. bahkan kalimat sakral tetap dikenal pelajar saat ini, bangsa yang besar adalah yang mencintai jasa pahlawannya. sungguh, aku pribadi mendukung warisan keberanian dari tentara jaman dulu ke tentara saat ini. tanpa keberanian, mana negeri ini bisa merdeka (sudahkah kita merdeka?). wong dai kondang pada zamkannya, zainuddin m z pernah mengatakan, ahli perang mana yang nggak pusing wong bambu runcing kok bisa menghalau penjajah yang alatnya begitu hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itulah jiwa patriotik warga yang saat itu ditejmani para pejuang nan gagah berani. aku salut lihat tentara masa kini yang juga berani. berani mengobrak-abrik kelompok separatisme, berani mempertaruhkan nyawanya untuk kebenaran, berani ini dan itu untuk sebuah keharuman nama institusi dan pribadinya. tetapi kalau berani saja tanpa harus peduli siapa yang salah dan langsung gebuk, anda tahu jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cerita belum usai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penyesalan memang selalu datang belakangan. mungkin saat melaju di jalanan ada masalah yang tengah dipikirkan si oknum tentara sehingga gara-gara spion saja kepalan tangannya yang bicara. bersama teman-temannya, oknum tentara mengajak berunding warga bernasib naas tadi. intinya damai saja. kalau candil lantang teriak rocker juga manusia, mungkin si warga juga bisa teriak lebih keras, warga biasa juga manusia punya rasa punya hati. si warga menolak, larilah kasus ini ke meja aparat lain yang memiliki wewenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku hanya berdoa, semoga aparat yang tugasnya memang mengurusi masalah-masalah seperti ini, juga masalah nyolong ayam, anak tetangga diajak lari, menyadari sepenuhnya leluhur mereka pasti menangis dalam rumah abadinya ketika menyaksikan generasi-generasinya berperilaku menyimpang. mengenang masa lalu seharusnya membuat kita malu jika harus mengotorinya dengan tindakan salah. lebih bijak mengenang masa lalu untuk bersama-sama memanusiakan manusia, meski dia hanya seorang warga biasa. semoga...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-6015456255284966811?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/6015456255284966811/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=6015456255284966811' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6015456255284966811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6015456255284966811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/04/mengenang-masa-lalu.html' title='mengenang masa lalu'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-311431759085653396</id><published>2008-03-17T16:07:00.004+07:00</published><updated>2008-03-18T19:26:59.234+07:00</updated><title type='text'>dilarang korupsi</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.imagechef.com/" target="_blank"&gt; &lt;img src="http://cdnll.users1.imagechef.com/ic/stored/users_169/845136/sampdd8aba9da42c3a1b.jpg" align="left" alt="ImageChef.com - Custom comment codes for MySpace, Hi5, Friendster and more"/&gt; &lt;/a&gt;pembangunan gedung anu dikorupsi, beras untuk warga miskin dikorupsi, minyak tanah harus antre berjam-jam karena dikorupsi, tak semua anak sekolah terima bantuan karena dikorupsi, upah buruh pt yang harus mengirimkan sebagian penghasilannya ke kampung pakai wesel karena orangtua tak punya atm dikorupsi, pembangunan jalan dikorupsi sehingga berhiaskan lubang, pengadaan lampu jalan dikorupsi membuat sinarnya redup, semua dikorupsi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berantas korupsi, gantung koruptor. adili mereka yang menggerogoti duit rakyat. aku termangu menuliskan kalimat-kalimat tadi. seandainya saat ini aku punya kewenangan untuk meminta anak buahku mengalirkan dana bantuan ke rekeningku lalu dia aku ciprati dikit, mampukah aku bertahan untuk tetap jujur. ketika keluarga butuh uang dan kantorku kejatuhan dana bantuan untuk orang miskin, bukankah tak apa-apa aku ambil tanpa izin sedikit saja? toh atasanku juga begitu. apalagi anak buahku, bagi-bagi, aman semua...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;korupsi? ya atau tidak? anda melakukannya, anggukkkan kepala. anda mengutuknya, anggukkan kepala. anda pernah melakukannya tetapi sekarang bertobat? silakan mengangguk-angguk membayangkan legitnya duit yang masuk kantong waktu itu, atau anda menggeleng-gelengkan kepala mengingat dosa-dosa anda.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-311431759085653396?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/311431759085653396/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=311431759085653396' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/311431759085653396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/311431759085653396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/03/dilarang-korupsi.html' title='dilarang korupsi'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-6992471875742667197</id><published>2008-03-17T12:38:00.001+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:01.230+07:00</updated><title type='text'>raihlah ilmu di tengah rintangan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R94HzDH75cI/AAAAAAAAALY/TaAIvCUSIxo/s1600-h/becek.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R94HzDH75cI/AAAAAAAAALY/TaAIvCUSIxo/s200/becek.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178585195115963842" /&gt;&lt;/a&gt;belakangan ini batam sering hujan. buruh-buruh pt berjalan kaki kiloan meter agar bisa pulang ke rumah. pemandangan yang biasa, setiap kali hujan deras banjir di mana-mana. sementara yang hendak berangkat kerja, terpaksa absen. kalau memang harus dipotong upah, mau apa lagi? tetapi bukan cuma buruh pt yang sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anak-anak sekolah pun ikut-ikutan menyingkapkan separo roknya melewati halangan. jika di jalan terjebak banjir, berarti tak hanya sekali mereka menghadapi halang rintang. pertama di jalan, kedua di halaman sekolah. lihatlah foto di atas, ini halaman sebuah sekolah negeri di batam, smp negeri 16 batam, tanjungpiayu. tak ubahnya arena motokros, berlumpur. halaman sekolah pun mendadak menjadi tempat parkir kendaraan guru dan siswa. jarak dari jembatan masuk ke kelas sekitar 200 meter harus dilalui dengan berjingkat-jingkat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pemandangan serupa juga terjadi di smp bhinneka nusantara. kabarnya, pemilik yayasan ini pejabat tinggi di batam. aku bersyukur, masih ada pejabat yang nuraninya tercurah untuk pendidikan. namun, ketika jalan masuk ke sekolah tak ubahnya jalan kerbau, bagaimana anak-anak kita bersemangat. satu-satunya cara adalah menimbun lubang-lubang yang ada dengan potongan genting atau kerikil. sudah beberapa kali warga sekitar melakukannya, namun sekuat apakah upaya apa adanya itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pemerintah memang peduli, ada dana bantuan operasional sekolah (bos). lumayan, meringankan beban orangtua siswa. tetapi jalan masuk ke skolah yang mulus apa juga tak dianggap penting? aku berharap semoga tulisanku ini lekas menjadi kenangan, karena ketika kulewati halaman-halaman sekolah tadi siswa dan guru bisa tertawa ceria ketika memasuki gerbang sekolah atau meninggalkan kelas menuju gerbang keluar. selepas itu, jika harus menemukan genangan dan becek jalan raya lagi, anggap saja nasib. begitu?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-6992471875742667197?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/6992471875742667197/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=6992471875742667197' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6992471875742667197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6992471875742667197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/03/raihlah-ilmu-di-tengah-rintangan.html' title='raihlah ilmu di tengah rintangan'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R94HzDH75cI/AAAAAAAAALY/TaAIvCUSIxo/s72-c/becek.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-2643514604493283863</id><published>2008-03-17T12:33:00.001+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:01.317+07:00</updated><title type='text'>bendera dan berenda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R94DADH75bI/AAAAAAAAALQ/bevz4yCoBE4/s1600-h/bendera.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R94DADH75bI/AAAAAAAAALQ/bevz4yCoBE4/s200/bendera.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178579920896124338" /&gt;&lt;/a&gt;musim pemilu sebentar lagi. hari-hari yang kulalui di jalanan batam diwarnai hujan dan bendera parpol. banyak. pasti butuh duit banyak untuk mencetak bendera sebanyak itu. belum lagi uang rokok yang pasang. kecuali simpatisan yang berhati mulia rela mengerjakannya karena ia percaya itu salah satu bentuk loyalitas terhadap parpol yang diikutinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan media rajin menulis pernyataan-pernyataan ketua partai dalam sebuah pertemuan di lapangan maupun di ruangan tertutup. tetapi menurutku tak ada yang menarik dan baru. tak usahlah pejabat elit parpol mampu membuat warga terkesima seperti saat wright bersaudara menemukan pesawat terbang atau marconi menemukan radio. cukup dengan kalimat yang berisi penyejuk dan mengajari wong cilik lebih pandai. bukan pandai berjanji dan berjanji.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang pejabat tinggi sebuah parpol selama ini hanya menyampaikan pernyataan yang itu-itu saja. masyarakat boleh mengkritisi ketua partai. ah, ini sudah dari dulu. mau mengkritisi pakai cara apa? nulis surat kaleng, ngirim pakai sms, demo? percayalah kan dianggap angin syurga. atau pernyataan semacam itu dilontarkan karena yakin masyarakat sudah malas mengkritisi pimpinannya karena tahu pasti tak akan dilayani. atau janji jika menang pemilu 2009 mendatang masyarakat akan mendapatkan ini dan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;biaya politik memang besar. seandainya aku menjadi kandidat ketua parpol, mungkin akan kukampanyekan pembelian kutang berenda, bukan memperbanyak bendera. biar para gadis dan ibu-ibu rumah tangga selalu mengenangku. setiap kali mereka mau mandi dan melayani suami, pasti tersenyum dengan kutang berenda yang menutupi dadanya dan tentu ingat aku. asal jangan lawan politikku memprovokasi gadis dan ibu-ibu pendukungku untuk melakukan ajakannya, menjadikan kutang berenda sebagai bendera.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-2643514604493283863?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/2643514604493283863/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=2643514604493283863' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2643514604493283863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2643514604493283863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/03/bendera-dan-berenda.html' title='bendera dan berenda'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R94DADH75bI/AAAAAAAAALQ/bevz4yCoBE4/s72-c/bendera.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-9141080216083768686</id><published>2008-03-17T12:28:00.002+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:01.454+07:00</updated><title type='text'>musyawarah yang timpang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R94CiTH75aI/AAAAAAAAALI/41lvt_zOZRs/s1600-h/rusuh.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R94CiTH75aI/AAAAAAAAALI/41lvt_zOZRs/s200/rusuh.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178579409795016098" /&gt;&lt;/a&gt;selasa, 11 maret 2008. hari masih pagi di permukiman rumah liar (ruli) gang kalimutu, batuaji. hujan rintik membuat lengang. tak lama terdengar teriakan, kaki-kali berlarian, jeritan ibu-ibu dan suara orang-orang kalap. penggusuran!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalimat sakti yang dulu terbukti mampu menyelesaikan sebuah masalah "musyawarah untuk mufakat" kini tak ubahnya slogan tanpa mana. setiap kali terjadi penggusuran, menyulut kerusuhan. warga yang rumahnya emoh digusur akan melawan sekuatnya karena memang harta itu yang dimiliki. aku masih ingat, barikade ibu-ibu di bengkong kolam tetap tak mampu membendung alat berat developer.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kurasakan benar arti tempat tinggal bagi warga batuaji itu. pasti bukan pilihan tinggal di ruli dengan fasilitas serba "menyakitkan" jika memang ada uang untuk menyicil perumahan. pemerintah yang tak mampu mengatur kenaikan bahan pokok membuat kenaikan gaji tahunan cukup berarti. sama saja, upah naik atau tidak. dari berita yang kubaca, atusan warga di lokasi penggusuran sebenarnya sadar tanah yang didiami bukan milik nenek moyang mereka. hanya satu tuntutan mereka, kerja keras mengumpulkan hasil keringat berupa paku, seng, triplek bekas, kayu bekas proyek sehingga terkumpul dan membentuk rumah liar dihargai. sebuah tuntutan yang wajar menurutku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi ketika buldozer developer masuk dan warga mengamuk, memaksa roda alat berat berhenti dan menungganglanggangkan puluhan pria dari pihak developer tentu ada penyebabnya. kata warga yang masuk bersama ala berat bukan perwakilan developer, tetapi preman. negeri preman agaknya tempat yang kita diami ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;musyawarah memang tak semudah bayangan. semakin banyak peserta musyawarah, semakin banyak yang perlu dibahas. apalagi menyangkut hidup warga rumah liar. kabarnya, pernah dilakukan musyawarah warga dengan developer dan menghasilkan kesepakatan. sayangnya, hasil musyawarah itu ternoda oleh ulah provokator (yang seingatku tak pernah kutahu kata ini sewaktu masih damai tinggal di kampungku). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;merasa hasil musyawarah yang dirasa menjunjung tinggi kepribadian warga negeri ini dikhianati, warga menuntut developer datang lagi untuk musyawarah. begitulah, ketika orang-orang kecil ini berhadapan dengan karyawan biasa, meski dari developer, tak ada mufakat. memang susah menjadi pimpinan. jangan hanya siap ketika menghadapi satu dua warga, ratusan warga juga harus dihadapi. warga kesal, marah. mereka satu kata, tiada kesepakatan. aku percaya, masih ada ending yang bakal terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sementara warga rumah liar bingung membayar listrik, menambal atap rumah dari getah, membiarkan anaknya menangis minta jajan karena uang di kantong memang kosong..... entah apa yang ada di benak pimpinan developer dan karyawan-karyawannya. entah pula yang tangah digagas preman yang katanya suruhan developer. musyawarah lagi? entah...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-9141080216083768686?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/9141080216083768686/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=9141080216083768686' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/9141080216083768686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/9141080216083768686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/03/musyawarah-yang-timpang.html' title='musyawarah yang timpang'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R94CiTH75aI/AAAAAAAAALI/41lvt_zOZRs/s72-c/rusuh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-6003857634347375125</id><published>2008-03-17T12:26:00.000+07:00</published><updated>2008-03-17T12:28:38.274+07:00</updated><title type='text'>catatan perjalanan</title><content type='html'>keluar dari persimpangan bidadari, pagi ini, kulihat banyak orang bergerombol. katanya semalam baru ada yang meninggal tabrakan. satu orang meninggal. itu bukan kejadian pertama. menyusuri satu badan jalan untuk jalur dua arah memang butuh kehati-hatian yang lebih. ya tuhan, semoga selamat dalam perjalanan menuju tempat kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;roda motor bututku melaju, di bawah perumahan bukit sentosa kembali kubayangkan wajah anakku. semalam ia sakit, panas. setiap saat bangun, mengigau. mulutnya berkali-kali memanggil ibunya. anakku, engkau akan tumbuh semakin besar. ayahmu akan semakin tua. semakin besar dirimu, kehidupanmu akan semakin komplek. tak lagi hanya main game di komputer tua kita atau menganggu ibumu menyiapkan makan malam.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;duk! roda depan motorku menjadi mangsa puluhan lubang jalan antara pintu empat dan lima kawasan industri batamindo, mukakuning. maaf anakku, bayangan wajahmua pudar seiring kempesnya ban motor kita. kurogoh saku celanaku, seingatku masih ada 10 ribu rupiah pemberian ibumu. untuk makan siang ayah. alhamdulillah, masih cukup untuk nambal ban dalam. di depan pintu empat, tukang tambal ban menangani ban motorku. baru saja hendak kuteruskan mengingat wajahmu anakku, tukang tambal bilang lubangnya dua. impas. semoga tugas ayah di kantor cepat selesai, bisa makan siang di rumah meski terlambat beberapa jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kulanjutkan perjalanan. engkau anakku, kini sudah mulai banyak bertanya. sudah mulai suka mewarnai gambar apa saja. entah sudah berapa buku latihan mewarnai yang engkau habiskan. merah, kuning, hijau dan warna lain kau gosokkan di kertas. ups, sampailah di simpang panbil. menunggu lampu hijau menyala, aku merasa bagai pembalap. berada di baris terdepan. begitu lampu kuning menyala, klakson saling berbunyi di belakangku. begitulah anakku. warga kota ini selalu tak sabar menunggu seper sekian detik hingga lampu kuning berganti hijau. ayahmu pasti jalan begitu lampu hijau, tak usah diingatkan dengan klakson. roda mulai berputar, arah jalan menikung, entah berapa sepeda motor yang menyalip. ah, warga kota ini memang suka tergesa-gesa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jalan lurus kini terbentang. lagi-lagi engkau anakku. embahmu di jawa berkali-kali telepon, bisa nggak usai sd nanti menuntut ilmu di seberang. lalu kenangan demi kenangan hadir sampai ke pintu masuk kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jam lima sore, dari batam center kupacu motorku yang terdengar terengah-engah. entah sudah berapa putaran hari oli belum diganti. perempatan simpang kabil, lampu merah. seperti biasa, menjelang lampu hijau suara klakson bersahutan. langit mendung, sebentar lagi hujan karena gerimis kecil satu satu mengenai kulit telapak tanganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lampu hijau. sebuah angkota berjalan pelan di depanku. kukurangi tarikan gas di tangan. angkota rupanya menepi ke kiri untuk mengambil penumpang yang berdiri di tikungan jalan arah mukakuning. tanpa lampu tanda. begitu kubelokkan kemudi, sebuah lubang besar membuat perutku bergetar. ah, lubang di tengah jalan. entah sudah berapa lama ia ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingat engkau lagi anakku. sepuluh menit lagi ayah sampai di rumah. kubayangkan kelak kau jadi penyanyi saja, seperti jawabanmu kalau ditanya soal cita-cita. album dengan lagu-lagu bagus kan membuat bangsa yang tengah sakit ini ikut berdendang. rasa gembira sudah mencuri waktu seseorang untuk bertindak positif daripada sedih, marah, dan jengkel. tetapi kalau engkau menjadi pejabat, tolong jangan terlalu lebar membuka lubang mulutmu ketika menebar janji. jangan banyak berjanji, tetapi berbakti untuk negeri. yakinkan di kota yang dianggap bandar dunia madani ini warga bisa melenggang dan membayangkan wajah anaknya di jalanan tanpa harus terganggu lubang jalan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-6003857634347375125?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/6003857634347375125/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=6003857634347375125' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6003857634347375125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6003857634347375125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/03/catatan-perjalanan.html' title='catatan perjalanan'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-4442165905619692858</id><published>2008-03-14T21:59:00.006+07:00</published><updated>2008-03-14T22:59:17.219+07:00</updated><title type='text'>dari ikan ke penguin</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;script src="http://gmodules.com/ig/ifr?url=http://abowman.googlepages.com/penguins.xml&amp;amp;up_penguinsName=Penguins&amp;amp;up_backgroundImage=http%3A%2F%2F&amp;amp;up_numPenguins=10&amp;amp;up_numBabies=3&amp;amp;synd=open&amp;amp;w=365&amp;amp;h=200&amp;amp;title=&amp;amp;border=%23ffffff%7C3px%2C1px+solid+%23999999&amp;amp;output=js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;begitulah ilalang, anak kami, selalu mengajak guyon. malam ini kami buka blog bersama. ah, ada yang mampir rupanya. &lt;a href="http://rumahnaomishaki.blogspot.com/"&gt;penny&lt;/a&gt;, begitu sang tamu mengidentitaskan diri. ia menebak, tetapi aku tak mau asal tebak. yang jelas-jelas saja kadang bermasalah, apalagi cuma nebak. klik, alhamdulillah rupanya kawan lama yang masih kuingat betul. makasih buk, semoga sehat-sehat sama bersama keluarga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;ilalang lagi, menunjuk-nunjuk animasi ikan di blog yang masih terbuka. rupanya ikan-ikan berwarna-warni menarik perhatian bocah yang suka mencoret dinding ini. ia mencoba menggerakkan mouse, ups rombongan ikan mengikuti kursor mouse. tampak sekali anakku menikmati apa yang dilihatnya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi ibunya mengingatkan, besok harus sekolah. rupanya istriku hafal benar, kalau aku bangun malas-malasan karena masih disergap kantuk, ilalang biasanya menjadi korban. pertanyaanku selalu sama, "bagaimana kalau hari ini tak masuk sekolah saja?" dan selalu saja ilalang menjawab, "mas lalang bisa main di rumah ya, yah?" jawaban bocah 4,5 tahun. tinggal ibunya yang mengernyitkan dahi dan malas berdebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anakku sudah tidur. perlahan kubuka blog lagi. ikan-ikan di blog penny menggoda hatiku. kupilih penguin untuk blog ini. jujur saja, seperti halaman buku anak-anak. tak serius, kekanak-kanakan. tetapi aku suka. bayangkan, penguin-penguin rapi berjalan mengikuti kursor mouse kemana digerakkan. meski bersinggungan, tak ada yang marah. apalagi meludah dan menarik kerah atau memukul kepala hingga berdarah-darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah, aku hanya berandai-andai. andaikata di kota yang semakin panas ini bisa berjalan bersama, bergandengan tangan menuju sebuah piramida persaudaraan. tetapi mana mungkin bisa. setiap hari ada saja spanduk deklarasi paguyuban daerah a, ikatan keluarga b, persaudaraan daerah c. selalu bangga mengkotak-kotakkan diri. kebanggan terhadap daerah asalnya yang kadang berlebihan, melihat yang lain hanya pelengkap. dia yang terhebat, yang paling kuat, yang bermassa banyak, yang ter dan ter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lima batang rokok menyisakan puntung di asbak. artinya saya memang suka dengan penguin-penguin ini. hingga kumasuki kamar tidur, kulihat ilalang terlelap mendekap guling keseyangannya. selamat bobo penguin kecilku. engkaulah anak penguin itu, aku penguin yang lebih besar. semoga dapat menjadi panutan bagimu, paling tidak langkah kita selalu sejalan. ya, kita saja dahulu, termasuk ibumu. karena aku tahu betapa tidak siapnya warga kota ini menjadi penguin-penguin lucu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buk penny, makasih ya ikannya. selamat malam.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-4442165905619692858?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/4442165905619692858/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=4442165905619692858' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4442165905619692858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4442165905619692858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/03/seandainya.html' title='dari ikan ke penguin'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-889534941491221802</id><published>2008-03-07T19:11:00.003+07:00</published><updated>2008-03-07T19:40:55.164+07:00</updated><title type='text'>sebuah kampung bernama bidaayu</title><content type='html'>pernahkan anda membayangkan, hanya dengan duit Rp6 jutaan sudah dapat rumah? sungguh, dengan uang sejumlah itu anda sudah bisa memiliki rumah di bidaayu, tanjungpiayu. bolehkah kalau aku katakan inilah rumah paling murah se-endonesa? (karena begitu susah menyebut indonesia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tahun 2000 ketika aku datang ke batam, bidaayu belum begitu ramai. orang lebih suka menyebut tempat jin buang anak. tetapi itu dulu, sekarang bidaayu menjelma menjadi sebuah perkampungan komplit. semuanya ada. dari klepon hingga rental komputer, dari sate kambing hingga dealer sepeda motor. jangan tanyakan harganya sekarang, untuk rumah yang belum direnovasi harganya bisa rp25 jutaan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kabar yang tak kabur, dari ribuan rumah di bidaayu mungkin sebagian besar belum melunasi kewajibannya membayar cicilan. alasannya, sudah ada yang lunas tetapi belum juga keluar surat pl (pecah lahan) dari otorita batam. apalagi sertifikat. kenyataan ini membuat warga yang belum melunasi jadi ogah-ogahan. sejarahnya, bidaayu adalah perumahan murah yang disediakan bagi warga gusuran. yang rulinya digusur dapat rumah, yang dulu sewa di ruli bisa menyewa rumah sewa murah di bidaayu yang letaknya berada di depan. bedanya, rumah sewa murah sudah jadi rumah, sedangkan rumah murah berupa sekat kanan kiri tanpa dinding depan dan belakang. atapnya memanjang, berapa puluh rumah jadi satu. mirip kereta kalau dilihat dari atas pesawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;entah mengapa, otorita batam akhirnya meluluskan permintaan penghuni rumah sewa murah agar rumah yang mereka tempati bisa menjadi hak milik. warga yang menempati rumah murah di bagian belakang tentu protes. mendingan dulu memilih di rumah sewa murah yang letaknya di depan dan sudah siap ditempati. meski cicilannya agak mahalan dikit, tetapi tak jadi soal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hingga kini, aku melihat bidaayu menjelma dan bergerak begitu cepat. orang-orang kaya pun bisa memiliki rumah di tempat ini. tentu saja renovasi rumahnya begitu kentara, begitu berbeda. toh biarlah saja, itu urusan mereka. seandainya, seandainya waktu itu aku juga mengambil satu atau dua rumah, pasti sekarang...... soalnya, begitu banyak penghuni rumah di sini merupakan pihak kedua. betapa menyenangkan, tak bayar cicilan bisa punya rumah. kalau nanti ditagih lagi, ya tinggal aku jawab, "bisa gak nanti mengelurkan pl-nya?" kalau tetap dipaksa membayar, aku jawab lagi, "yang lainnya saja pada belum bayar." kalau dipaksa, ya tinggal kirim sms ke tetangga, isinya, "ayo kita bergerak melawan, mana berani pemerintah menghadapi kita dengan jumlah begitu banyak?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah, ketika jalan-jalan di bidaayu aku masih bingung memikirkan uang cicilan perumahan tipe sangat sederhana. masih sembilan tahun lagi. saat yang sama, seorang warga di bidaayu tersenyum sambil mengisap sebatang rokok. hm, nikmat betul hidup di batam.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-889534941491221802?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/889534941491221802/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=889534941491221802' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/889534941491221802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/889534941491221802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/03/sebuah-kampung-bernama-bidaayu.html' title='sebuah kampung bernama bidaayu'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-7184786536734339359</id><published>2008-03-05T11:42:00.002+07:00</published><updated>2008-03-05T12:06:05.573+07:00</updated><title type='text'>ampuni saya tuhan</title><content type='html'>komputer butut itu masih teronggok di sudut kamar tengah rumahku yang sempit. dibandingkan aku, istri dan anakku lebih sering menggunakannya. anakku bahkan mahir menggunakan painter yang sudah aku crack, sedangkan istriku kadang sampai malam membuat laporan pekerjaannya sebagai guru. entah apa saja yang dibuatnya laporan. apa guru di amerika juga senjlimet itu, ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selain anak dan istri, benda yang aku beli dua kali bayar itu juga kerap membantu seorang takmir masjid membuat laporan. kebetulan di masjid tempatnya mengabdi memiliki madrasah diniyah awaliyah dan taman pendidikan alquran. aku yang jarang ke masjid, paling tidak berpikir ah membantu orang lain kan baik. apalagi ada urusannya dengan umat. belum sampai ke pahala. hanya sekadar mencoba jadi orang baik. hampir sepuluh nama aku ketikkan, berdasarkan catatan dari sang takmir masjid. semuanya tertulis sebagai pengajar di lembaga pendidikan tadi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kata sang takmir, yang aku buat itu untuk laporan pengambilan insentif di departemen agama. insentif setengah tahunan itu nilainya lumayan juga buat membantu guru-guru yang memang kadang bekerja dengan nurani dan keihlasan yang abadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;waktu berlalu, hingga suatu malam aku mendengar rumahku diketok orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam yang membuatku tersadar, betapa hidup begitu mudah tergelincir ke dalam selokan duniawi. alhamdulillah, berkas hasil ketikan tanganku diterima di depag dan alhamdulillah lagi, semuanya cair. semoga pengajar di tpa dan mda tadi lebih bersemangat. jujur, begitu doa saya. ketika sang tamu meneruskan kabarnya, aku terdiam. kata dia, kenapa saya mau mengetikkan data guru sebanyak itu jika yang benar-benar mengajar hanya dua orang? sebuah pertanyaan yang tak mampu aku jawab. kalau aku jawab tak tahu, nanti sang tamu mengejarku dengan pertanyaan, "anda kan tinggal di kampung ini, masa tak tahu jumlah guru tpa kita?". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begitulah kenyataannya. semakin hari semakin gencar terdengar, rupanya memang seperti itulah cara kerja pengurus tpa atau mda setiap kali insentif mau cair. gurunya empat ditulis enam, gurunya dua ditulis sembilan dan sebagainya. ada warga yang bertanya soal itu, jawabannya beragam. di kampung a kelebihan insentif untuk membeli perlengkapan tpa, alhamdulillah masih baik meski caranya jelas tak betul. di kampung b langsung dibagikan kepada guru-guru baru yang sebelumnya tak pernah berpikir akan mendapatkan insentif dan juga tak tahu nama mereka dimasukkan dalam pengajuan penerimaan insentif. tetapi ada juga yang tak tahu kemana larinya sisa uang insentif tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tuhanku, raja segala raja. ampuni aku. sungguh, aku hanya ingin mencoba menjadi orang baik. kalau diminta memalsukan ktp saya jelas menolak, masa aku juga harus bilang tidak ketika ada yang minta dibuatkan daftar nama guru calon penerima insentif? kalau memang Engkau vonis aku bersalah, vonis juga orang-orang yang terlibat dalam persekongkolan kasus ini. dan kalau boleh, izinkan aku minta maaf kepada-Mu sekarang juga. saat ini juga, terserah yang lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kulirik komputer tuaku. monitornya mulai berdebu.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-7184786536734339359?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/7184786536734339359/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=7184786536734339359' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7184786536734339359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7184786536734339359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/03/ampuni-saya-tuhan.html' title='ampuni saya tuhan'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-7613410612660958175</id><published>2008-02-19T12:10:00.002+07:00</published><updated>2008-02-19T12:31:01.731+07:00</updated><title type='text'>king size</title><content type='html'>seingatku, tuhan menciptakan manusia dalam bentuk paling sempurna. menurut pengertian aku sendiri, sempurna ya sempurna. cuma saja, kok masih banyak yang belum menyadari kesempurnaan itu dan berbondong-bondong ke paranormal. apalagi kalau bukan untuk mengoprek onderdil yang satu itu. dan aku juga belum pernah dapat kawan bicara yang sudah pernah melakukannya, dan mengatakan "wah, punyaku sekarang guede...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lihatlah koran-koran di batam. tak ada yang menerbitkan iklan spesial memperbesar dan memperpanjang serta memperkuat onderdil pria, bahkan ada istilah yang aneh di telingaku. gurah khusus untuk onderdil perempuan. iseng-iseng suatu malam ku bertanya pada istriku kira-kira kalau gurah kayak gituan bagaimana caranya. aku tahu istri tidak sedang marah atau ngambek, tetapi tak ada jawaban keluar dari bibirnya. sampai pagi tiba. pernah sih aku gurah hidung, aku telentang, kedua lubang hidungku ditetesi cairan. pedas. kemudian aku disuruh telungkup, punggungku dipijit-pijit dan dari lubang hidung keluar cairan bening kental. kata praktisinya, itulah kotoran yang ada dalam tubuh. dialah biang sakit kepala, pusing dan sebagainya. mau tahu alasan aku lakukan gurah hidung? maunya sih bisa jadi penyanyi he he he.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bayanganku soal gurah vagina? aku tak tahu. yang jelas tak mungkin seperti gurah hidung yang pernah kulakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;soal iklan memperbesar, memperpanjang dan memperkuat tadi, kok tiada habis-habisnya. kadang lebih awet ketimbang iklan usaha lain seperti butik atau toko. gambaran kasarku, berarti praktik ini memang laku keras. pernah ada berita, seorang warga ngadu ke polisi setelah service ternyata onderdilnya mengecil. ibarat semula burung perkutut malah menjadi burung gereja. polisi bertindak. rupanya asisten si paranormal yang menanganinya, saat sang bos pulang kampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memang banyak king yang begitu dipuja. ada promotor tinju don king, mantan atlet bulutangkis lim swie king, film box office ada juga yang berjudul king kong, nah apakah king size juga bakal menjadi kebanggaan? aku masih belum tahu jawabannya, karena semalam istriku juga masih diam saat kutanya. saat kutanya topik yang lain, ia justru menjawab, "mas, matikan saja lampunya"&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-7613410612660958175?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/7613410612660958175/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=7613410612660958175' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7613410612660958175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7613410612660958175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/02/king-size.html' title='king size'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-3815024048475642976</id><published>2008-02-16T13:55:00.003+07:00</published><updated>2008-02-18T14:29:22.857+07:00</updated><title type='text'>pak wali datanglah, lihat kami</title><content type='html'>Jalan tanah membelah hutan belantara itu seakan tiada habisnya. Padahal sudah lima kilometeran Pancur aku tinggalkan. Harus hati-hati untuk mengemudikan kendaraan, karena kedua sisi jalan jurang dalam. Selama perjalanan yang memakan waktu tak kurang dari 20 menit itu, hanya sesekali aku bersimpangan jalan dengan kendaraan lain. Orang berjalan kaki bahkan tak aku temui. Akhirnya sampai aku ke gapura sederhana. Selamat datang ke Tanjungpiayu Laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wila berbaring beralaskan gulungan jaring tua di bawah sebatang pohon kelapa. Bocah 11 tahun ini bercengkerama bersama dua teman sebayanya. Seharusnya ia sekolah, karena pagi itu baru pukul 10.00 wib. Saat aku dekati, bocah berkulit hitam itu tersenyum. Belum sempat aku menyapa, ia sudah bicara duluan, "Om, ke laut yuk.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya ia masih teringat kebahagiaan saat melaut bersama ayahnya. Nasib baik berpihak, ia dan ayahnya berhasil membawa pulang dingkis dalam jumlah lumayan banyak. Kata Wila, ayahnya bisa membeli dua handphone. Meski ia katakan kejadian itu sudah lama, tampak sekali kecintaannya kepada laut. Kini, dingkis sudah susah. Wila pun tak lagi sekolah. Penuturannya, ibunya tak mampu memberinya uang untuk buku pelajaran. Ditanya Bantuan Operasional Sekolah (BOS), ia menggeleng. "Tak tahu, saya dulu fotokopi buku pelajaran," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wila adalah satu dari sekian bocah di Tanjungpiayu Laut, Kecamatan Sei Beduk yang kurang beruntung. Laut yang menjadi harapan sudah tak lagi menjanjikan. Ikan-ikan seakan menghilang. Hasil melaut kadang hanya cukup untuk membeli beras. Kadang bisa membeli kebutuhan lain, kalau kebetulan jatah beras miskin (raskin) datang. Tanjungpiayu Laut dihuni 100-an kepala keluarga (KK), terdiri dari empat rukun tetangga (RT) dalam satu rukun warga (RW). Dapat dikatakan semuanya berprofesi sebagai nelayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susahnya menjadi nelayan diutarakan Rahman (28) yang ditemui tengah membuat sampan di ujung kampung. Dengan kapak kecil, ia memasukkan sedikit demi sedikit sumbu kompor yang menjuntai ke sela-sela papan badan calon sampan. Sambil bekerja, ia mengeluhkan sepinya hasil tangkapan akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga hari melaut, kadang ia hanya mampu membawa lima kilogram ikan. Ia menyebut penimbunan tanah di mana-mana sebagai penyebab kerusakan lingkungan. Laut ikut menjadi korban. Meski begitu ia tak mau mengatakan apakah yang dibutuhkan warga seandainya pemerintah memberikan bantuan. Justru ia menjawab, "Pak Wali, lihatlah aku di sini. Setelah melihat langsung kondisi warga, pemerintah akan tahu apa yang aku butuhkan. Daripada aku minta ini dan itu nanti hasilnya tak sesuai dengan harapan pemerintah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan Rahman, selama ini yang diketahui wajahnya hanyalah Aida Ismeth, anggota Dewan Perwakilan daerah (DPD) asal Kepri. Wali Kota batam sekarang hanya diketahuinya dari koran atau televisi. Wali kota sebelumnya pun tak pernah ia tahu. Camat Sei Beduk yang baru pun ia belum tahu, "Kalau kemarin Pak Rudolp, tetapi tak pernah saya lihat langsung." Merasa sebagai orang kecil, Rahman sangat berharap bisa menatap wajah pimpinannya. Warga Tanjungpiayu Laut, kata dia, tak pernah menuntut bantuan ke pemerintah, karena merasa tak ada yang bisa melakukan pembicaraan dengan pejabat. Lokasi kampung yang jauh dari kota membuat warga seakan terlelap dalam pekerjaan sehari-hari untuk mempertahankan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laut adalah kehidupan warga setempat. Kini, tak ada lagi yang bisa dikerjakan untuk menjaga agar dapur tetap berasap selain dari mencari ikan. Sebelumnya, saat senggang melut warga mencari kayu bakar untuk dijual. Sebelum memasuki Tanjungpiayu Laut, bangunan terakhir dari Pancur adalah pabrik-pabrik bata merah. Ke tempat inilah kayu-kayu bakar tadi dijual. "Tetapi sekarang tak boleh lagi, jadi harus banting tulang di laut," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Syahrul (20) berharap pemerintah bisa memfasilitasi pengadaan listrik PLN. Saat ini warga mengandalkan genset yang hidup mulai pukul 18.00 - 23.00 wib dengan kewajiban membayar Rp150 ribu. Selain itu, ia menginginkan pemerintah peduli nasib generasi muda di Tanjungpiayu Laut. Beberapa sudah menamatkan SMA, "Tetapi akhirnya juga menjadi nelayan. Ini kan membuat banyak warga berpikir buat apa sekolah kalau hanya menjadi nelayan." Jika pemerintah peduli, mungkin ada satu dua yang diberikan beasiswa hingga perguruan tinggi agar menjadi pelopor perubahan di kampungnya. Atau anak yang cerdas diupayakan bantuan sebagai bidan desa agar warga tak kesulitan untuk berobat. Yang ada sekarang, Puskesmas Pembantu dilayani bidan yang tinggalnya tidak di kampung setempat. Kalau hujan, si bidan harus menempuh perjalanan yang jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masa pemerintah tak punya uang untuk soal itu?" Syahrul bertanya sekaligus berharap suaranya didengarkan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-3815024048475642976?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/3815024048475642976/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=3815024048475642976' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3815024048475642976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3815024048475642976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/02/pak-wali-datanglah-lihat-kami.html' title='pak wali datanglah, lihat kami'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-3417881741933979466</id><published>2008-02-12T14:43:00.000+07:00</published><updated>2008-02-12T15:33:58.303+07:00</updated><title type='text'>satu senja di tepi dam duriangkang</title><content type='html'>perihnya mata oleh debu kehidupan di batam, emosi tertahan oleh keegoan warga batam, ah... aku ingin melepaskan penat. mengapa harus ikut-ikutan pergi ke bioskop seperti mereka yang melewatkan satu setengah jam dalam gedung tetapi tak tahu jalan cerita film yang ditonton karena terlalu asyik merayu pacar baru? kerutan otak kepalaku memang tak lagi lincah memberikan tanda. toh akhirnya terjawab juga, ya tepi dam duriangkang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengapa tempat ini? satu, uang di kantong hanya cukup untuk membahagiakan anakku dengan seporsi penthol (bakso kecil-kecil yang ditusuk pakai batang bambu, jangan tanya rasa dagingnya. yang terasa hanya tepung). dua, kebetulan bensin sepeda motor tinggal seteguk karena jatah beli bahan bakar kemarin kualihfungsikan untuk membeli rokok (istriku selalu tak tahu). tiga, mengenang kebiasaan pemerintah yang kurang peka dengan kebutuhan orang kecil macam aku. dulu, sepanjang dam duriangkang banyak kedai beragam makanan dan minuman. sudahlah, lupakan untuk menyantap aneka kelezatan menu di golden prawn atau sup ikan istimewa, terlalu jauh. mengisis perut dengan bakso di tempat ini rasanya hmmmmm. tetapi itu dulu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang, pipa air atb yang seolah membatasi air dam dengan jalan raya tertutup timbunan tanah bekas galian selokan tepi jalan. tak ada lagi remaja mukakuning berdatangan, sekadar untuk melihat nelayan-nelayan menjaring ikan atau mancing seharian meski tanpa hasil. tak ada lagi penjual rujak aceh yang mati-matian membuat gerobak dengan kotak buah dipasangi plastik karena tak mampu membeli kaca. wajah penjual bakso masih berkerut lantaran biaya untuk memplaster tanah tepi dam belum kembali, keburu dibongkar satpol pp yang berkendaraan dengan raungan keras. ah, jalanan piayu semakin tak bersahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;syukurlah masih ada pintu air. lokasinya agak jauh, satu arah dengan kampung bagan. kalau anda suatu saat ingin pergi mengikuti wisata sederhana bukan orang kaya, pakailah penanda kantor camat sei beduk yang sekarang lagi tahap penyelesaian. karena pembangunan kantor ini dan sebentar lagi kantor polsek sei beduk, betapa banyak orang yang ingin menjual atau menjualkan (anda tahu bedanya, kan) tanah di lokasi ini. tiga tahun lalu satu juta perak sudah dapat satu kavling ukuran 6x10 meter, tetapi saat ini mencapai lima juta perak. begitulah pembangunan. ada yang diuntungkan dan senantiasa ada yang dirugikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tuhan maha besar, raja segala raja. penguasa kepak sayap burung yang beterbangan di atas kepalaku duduk di atas pipa atb. sejauh mata memandang, hanya air dan air tawar. konon inilah tambang duit terbesar milik atb. jangan sekali-kali menebang pepohonan di hutan kawasan ini, pasti kena sanksi. kecuali hati-hati, seperti yang dilakukan tetanggaku saat membutuhkan tiang pancang untuk memasang antena. tetapi tetangga kupastikan tak akan keluyuran lagi mencari batang kayu yang lurus karena masuknya teve kabel. dari atas tempatku duduk, di bawah terlihat belasan warga tengah mandi. tempat ini adalah favorit warga sekitar untuk mandi, mencuci, tetapi tidak untuk buang air. maklum airnya selalu mengalir, selalu bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sejuknya alam kurasakan. sangat jelas terasa, mempermainkan anak rambut anakku. sesekali kulirikkan mata ketika perawan-perawan di bawahku meluncur ke tengah dam, memamerkan kulit mulus mereka. ah, dasar lelaki. lalu kualihkan pandangan lurus ke depan. ada pulau kecil menghijau. kabarnya di sana ada warga yang menghuninya, menunggu usaha ikannya. samar-samar dari balik semak-semak yang juga terlihat samar-samar, rumah-rumah warga tampak olehku. kabarnya juga, penghuninya akhir-akhir ini tak nyaman. tak senyaman aku yang menikmati damainya gerakan air. mereka akan segera diperiksa karena dituding mendirikan bangunan di kawasan hutan lindung. kasihan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suasana bertambah senyap ketika kuputar mp3 dari ponsel bututku. berturut-turut mengalunlah lagu-lagu berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.driveway.com/s8t6y9y1c4"&gt;bon jovi - santafe&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.driveway.com/m4c1x1f3q4"&gt;kiss - beth&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.driveway.com/t9i5e2a1i2"&gt;pages with kitaro - caravan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.driveway.com/o5h9c8h4j7"&gt;rockwell - knife&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-3417881741933979466?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/3417881741933979466/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=3417881741933979466' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3417881741933979466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3417881741933979466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/02/senja-hari-di-tepi-dam.html' title='satu senja di tepi dam duriangkang'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-5348850207397888985</id><published>2008-02-08T19:55:00.000+07:00</published><updated>2008-02-08T20:52:56.169+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>nurani dan jeruji besi</title><content type='html'>membaca sebuah koran lokal, pada sampul depan terpampang seorang wanita dengan rambut dikucir satu. bajunya hitam, lumayan ketat. celana jins bitu tua membalut daging pinggul, paha dan kakinya. hm, lumayan ketat juga. belum membaca judul, aku sudah membatin, ah perempuan nakal lagi. pasti korban pemukulan lelaki yang membokingnya, atau mami yang ditangkap polisi karena ketagihan berjualan keperawanan gadis-gadis dusun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ternyata aku salah. dia bukan perempuan yang doyan mempermainkan lelaki hanya untuk mengeruk duitnya, bukan pula mami yang matanya sangat awas meski tanpa kacamata saat melirik perawan-perawan kampung, bukan... pokoknya bukan. aku tahu itu setelah membaca judul dengan tulisan warna merah tua "tak mau jadi lonte, pilih nyolong hape". bukan cuma aku, semua asti setuju pencuri layak masuk penjara. namun kalimat pertama judul yang membuatku mengernyitkan dahi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kubaca halaman dalam. yabeginilahbatam, ketika nurani sudah luntur. adalah sang kawan dekat yang mengajak perempuan di sampul koran tadi yang mengajak ke batam. tentu bibir sang kawan tampak manis meski tanpa polesan gincu. bayangkan saja begini, anda tinggal dengan orangtua yang sakit-sakitan. anda adalah tulang punggung. tetapi apa yang dapat anda lakukan di kampung menghadapi himpitan ekonomi? salahkah anda mengiyakan ajakan kawan anda untuk berangkat ke batam? siapa sih tak kenal batam? lihatlah di koran-koran, televisi dan media lain, pembangunan yang begitu cepat. entah mengapa, justru sang kawan berbibir merah dan kalimat rayuan nan menggoda jarang mendapatkan tempat di kolom media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tiba di batam si perempuan tadi memang diberi seragam. ajakan sang kawan sesampai di batam akan bekerja sebagai pelayan restoran adalah kebohongan. bukan seragam pelayan, namun sepotong rok mini setinggi paha dan baju yang sangat pintar mengikuti lekuk tubuh perempuan yang mengenakannya. sadar adalah keterlambatan, begitu yang tak pernah dijadikan pelajaran banyak manusia di bumi ini. untuk menebus kesalahan masuk ke "restoran" tadi, si perempuan dalam sampul koran harus mengganti rp100 ribu per hari selama setengah tahun. bisa anda hitung berapa jumlah keseluruhannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nurani subyek yang sedang kita bicarakan berontak. kepada lelaki yang ingin membokingnya ia selalu mengatakan sedang datang bulan. sehari, dua hari, hingga seminggu akhirnya ia menggunakan akal. kalau lebih seminggu, bukan lagi datang bulan tetapi akal-akalan. suatu siang, "restoran" sepi, si perawan dusun kabur. lapar, dingin, tanpa kawan, tanpa saudara (padahal kita semua bersaudara, cuma belum kenal saja, bukan?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dua alena lagi berita di koran yang saya baca habis. perawan kampung kita mencuri handphone karena ingin pulang kampung. mencuri untuk menyelamatkan keperawanan dan meninggalkan pulau nan maju ini. perjuangan yang harus dibayar mahal. kini si wanita dijebloskan ke penjara. aku tahu, orang mencuri itu harus dihukum. tetapi tak adakah penghargaan untuk upaya mempertahankan apa yang dirasa paling berharga pada dirinya? bukankah ia tak datang ke pulau ini sengaja untuk menjadi pecundang bagi keluarganya? seperti mereka yang rajin mengirimkan wesel ke kampungnya tanpa pernah diketahui ibunya apa yang tengah dikerjakan anak perempuannya di batam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jemariku kelu mengetikkan kata-kata lagi. hari-hari si perempuan kampung pasti sunyi. sanggupkah ia mengiringi lagu puluhan jeruji di malam hari?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-5348850207397888985?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/5348850207397888985/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=5348850207397888985' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5348850207397888985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5348850207397888985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/02/hati-nurani-yang-luntur.html' title='nurani dan jeruji besi'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-328175889793137143</id><published>2008-02-05T18:11:00.000+07:00</published><updated>2008-02-08T21:53:50.765+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lain-lain'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>teve kabel</title><content type='html'>namanya teve kabel, pemandangan langit di gang menuju rumahku pun bertambah. ya, kabel-kabel berwarna hitam yang berseliweran. saling menggelantung dari rumah ke tiang listrik yang dipinjam tanpa permisi oleh pengelola teve kabel. lalu tetangga bercerita serunya film di axn, ramainya pertandingan bola di espn, atau anak-anak kecil yang ribut di depan saluran cartoon network, juga tetangga depan rumahku yang berseri karena bisa menyaksikan acara pojok madura di jtv. itu lho, acara berita yang dibacakan pakai bahasa madura. heboh...&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di komplek perumahan yang terbentuk dari pindahan warga gusuran ini teve kabel menjadi pilihan. iurannya murah, tak semahal indovison atau telkomvision. hanya dengan rp50 ribu sebulan, bisa menyaksikan 24 saluran televisi dengan tayangan berbeda. sudah setengah bulanan anakku yang duduk di tk kecil merengek minta dipasangkan teve kabel. atau istriku yang tiba-tiba lebih penuh perhatian dan akhirnya kuketahui karena ia pun ingin aku pasang teve kabel. padahal nggak mahal ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cuma, aku tahu pasti ibunya si toya, tetangga rumahku nyaris teriak-teriak setiap hari ketika melihat anaknya asyik-asyik saja sepanjang waktu di depan layar televisi. atau kakak toya tiba-tiba menyerobot remote dan segera memindah saluran. tentu saja kesukaan toya dan kakaknya berbeda, ujungnya keduanya saling teriak. dan teriakan bertambah ramai karena ibu toya ikutan marahin kakak toya yang tak mendengar ada pembeli berdiri sekian lama di pintu warung sembakonya. juga ibu si sekar yang selalu tersenyum saat mengantarkan anaknya sekolah dan .... kesiangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi lama-lama aku tak enak hati juga. masak anak tetangga tahu jagoan baru anakku tahunya cuma doraemon. setelah berembug sama istri, untuk anakku paling malam jam sembilan malam teve kabel sudah harus mati, kutelepon juga pengelola teve kabel. tak ada 20 menit, pada sebuah hari minggu, akhirnya ada kabel menjulur dari tiang listrik ke rumahku. masangnya cukup sembarangan, kabel dipaku-paku ke dinding, melintasi ventilasi ruang depan, merayap di dinding ruang tamu, berkelit di ventilasi ruang tengah, merayap lagi di dinding ruang tengah. ujungnya berjuntai ke bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam pertama, kedua, aku masih kukuh dengan aturan yang kami sepakati. malam selanjutnya, aku bangun ketika tangan lembut istriku menepuk-nepuk pundakku. aku terbangun pukul 02.00 di depan saluran discovery chanel. dan aktivitasku sekarang bertambah. begitu pulang kerja, bincang-bincang sebentar dengan istri, menemani anakku nonton teve, mengantarnya ke kamar tidur, aku langsung rebahan di depan televisi. nonton teve sampai pagi. hingga suatu hari istriku sms, "mas, kita sepertinya punya waktu ngumpul hanya ketika mas pingin tidur bareng. lainnya mas asyik di depan teve kita."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-328175889793137143?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/328175889793137143/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=328175889793137143' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/328175889793137143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/328175889793137143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/02/teve-kabel.html' title='teve kabel'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-8343742348232282552</id><published>2008-02-05T17:52:00.000+07:00</published><updated>2008-02-05T18:10:49.711+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>kmb versus bbd</title><content type='html'>sabtu kemarin, aku dapat undangan sari riduan rambe, administrator batam blogger directory (bbd). sore ada kopi darat blogger batam di godiva cafe, batam center. jujur saja aku resah. sebenarnya ini acara yang kunanti-nantikan, karena sebelumnya, di sheila fm, tiban yang datang bisa dihitung pakai jari. apa yang membuat aku resah, karena pada waktu yang sama kawan-kawan di komunitas musisi batam (kmb) sibuk menelpon karena ada acara panggung kmb di depan hotel trinity, seraya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku anggap kedua-duanya penting, karena dua-duanya juga memberikan sesuatu yang berharga buatku. tetapi aku akhirnya memilih pergi ke acara kmb. ada beberapa alasan mengapa aku memilihnya. pertama, ini adalah acara perkenalan sekaligus mengetahui seberapa besar minat anak-anak musik dan penikmat musik batam terhadap komunitas ini. kedua, kmb juga tengah menyiapkan acara "panggung terima kasih" yang rencananya dilaksanakan minggu besok di temenggung abdul jamal. ini sepertinya acara musik yang belum pernah ada di batam. bayangkan, tiga hari semua grup musik boleh tampil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;artinya, grup yang doyan lagu underground, dangdut, keroncong, pop halal unjuk gigi. selama ini, anak-anak punk bikin komunitas sendiri, anak metal bikin grup sendiri, anak hardcore bikin acara ngumpul-ngumpul sendiri. pernah ada cerita nyata, panitia sebuah acara festival musik sengaja mengundang satu grup hardcore agar tampil sebagai bintang tamu. ternyata grup tersebut diikutsertakan sebagai peserta festival dan dapat juara dua. pialanya diantar ke rumah seorang personil band tadi. tahu mengapa? karena anak-anak underground sepertinya "haram" tampil di ajang festival. mereka biasanya berparade musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alasan lain, aku sungguh tak enak hati membiarkan teman-teman di street symphony bengong karena aku tak datang. aku berharap acara segera dimulai biar aku pun bisa berbagi cerita di acara bbd. ternyata hujan datang sehingga sore hari baru dibuka acara panggung kmb. untuk membuka acara street symphony harus tampil sekaligus memainkan dua lagu. saat kujeritkan lirik-lirik she's gonenya steelheart dan forever and one (never land)nya helloween yang terbayang keakraban teman-teman blogger batam saling bercengkaram dan membentuk kepengurusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku berdoa, semoga kmb menjadi tempat untuk mengeluh grup band yang selama ini hanya bisa latihan di studio tetapi tak pernah ada kesempatan manggung. semoga bbd menjadi wadah bagi blogger-blogger batam sehingga tak hanya berkiprah di dunia maya tetapi juga alam nyata. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-8343742348232282552?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/8343742348232282552/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=8343742348232282552' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/8343742348232282552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/8343742348232282552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/02/kmb-versus-bbd.html' title='kmb versus bbd'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-4380664349473598708</id><published>2008-01-25T22:01:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:01.877+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pulau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hinterland'/><title type='text'>taruhan, pasha dkk pasti tak tahu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R5n7nC8AOvI/AAAAAAAAAKo/iHN1gl2aWvQ/s1600-h/ungu.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R5n7nC8AOvI/AAAAAAAAAKo/iHN1gl2aWvQ/s200/ungu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5159431496351628018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;begitu dahsyat kekuatan lirik lagu-lagu yang dibawakan anak-anak ungu. grup musik yang kini tengah naik daun ini menjadi idola baru. lagu apa saja dianggap oke, entah religiusnya, cengengnya atau yang lain. pasha dan kawan-kawan panen rezeki.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tulisan di tembok tepi jalan ini bukan dibuat remaja yang tinggal di batam, melainkan oleh warga pulau buluh. tak mungkin si penulis tak tahu siapa ungu. yang pasti ia tahu, kenal lagunya, akrab dengan wajah pasha dan kawan-kawannya. kalau tidak dari televisi mungkin dari vcd bajakan yang masih dijual bebas di sebuah toko di pulau ini. asli bajakan. mendingan begitu. daripada di batam banyak kasus vcd bajakan dibungkus label asli, padahal bajakan juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang jelas, pasha pasti tak tahu dimana pulau buluh itu. bahkan ketika ditawari konser ke sini ungu akan mendapatkan jawaban yang lebih banyak kata tidaknya. misalnya adakah hotel berbintang di sini, adakah hotel dengan makanan luks di sini, adakah penggemar dengan pakaian bermerak mahal, adakah tempat bermain untuk anak-anak dan keluarga artis? semuanya.... tidak ada. apalagi kalau sampai pertanyaan dijawab dengan tidak ada uang untuk nonton konser ungu.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-4380664349473598708?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/4380664349473598708/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=4380664349473598708' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4380664349473598708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4380664349473598708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/01/taruhan-pasha-dkk-pasti-tak-tahu.html' title='taruhan, pasha dkk pasti tak tahu'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R5n7nC8AOvI/AAAAAAAAAKo/iHN1gl2aWvQ/s72-c/ungu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-2207916656436474246</id><published>2008-01-25T21:55:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:02.033+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pulau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hinterland'/><title type='text'>pulau buluh story part two</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R5n5iy8AOuI/AAAAAAAAAKg/i0Zy5EKUaHw/s1600-h/ikan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R5n5iy8AOuI/AAAAAAAAAKg/i0Zy5EKUaHw/s200/ikan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5159429224313928418" /&gt;&lt;/a&gt;masih di pulau buluh, seekor ikan hiu terbujur kaku di lantai teras warga. menurut keterangan sejumlah warga, banyak pemilik uang membeli hasil tangkapan ikan nelayan tradisional. ikan yang kualitasnya bagus segera dilarikan ke singapura, sedangkan ikan dengan kuelitas seadanya dilempar ke pasaran lokal.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sedih, di negeri yang begitu makmur akan ikan laut justru banyak warganya yang kekurangan gizi. jangankan ikan, tempe pun kini menjadi lauk mewah bagi sebagian orang. apakah ini bentuk protes warga pulau buluh dengan ulah orang-orang yang tak bertangyung jawab tadi? tak ada yang tahu karena kebetulan rumah tempat ikan ganas ini terbujur tertutup rapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika aku kembali melewati rumah tersebut, bangkai sang ikan masih ada. atau jangan-jangan ikan ini juga sudah mengalami sakit mata dan sesak nafas, seperti dialami ratusan warga pulau buluh karena pencemaran lingkungan?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-2207916656436474246?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/2207916656436474246/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=2207916656436474246' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2207916656436474246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2207916656436474246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/01/pulau-buluh-story-part-two.html' title='pulau buluh story part two'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R5n5iy8AOuI/AAAAAAAAAKg/i0Zy5EKUaHw/s72-c/ikan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-7362569114216197485</id><published>2008-01-25T21:44:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:02.155+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pulau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hinterland'/><title type='text'>pulau buluh story part one</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R5n30i8AOtI/AAAAAAAAAKY/bVi-dmn1zPk/s1600-h/kepala.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R5n30i8AOtI/AAAAAAAAAKY/bVi-dmn1zPk/s200/kepala.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5159427330233350866" /&gt;&lt;/a&gt;selasa kemarin aku bersama dua kawan ke pulau buluh, ditempuh lewat perjalanan darat arah sagulung lalu menyewa pompong. tak lama, hanya butuh sekitar 10 menit untuk sampai ke dermaga kayu warga. meki sederhana, rumah warga terlihat lumayan mewah untuk ukuran warga pulau.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keluar dari pelantar, disambut jalan aspal. baru melangkah lima meter, mataku terpaku menyaksikan seonggok kepala manusia tergantung-gantung di seutas tali. kepala seorang bocah perempuan. penggalan kepala ini bergoyang-goyang ketika diterpa angin laut. ya, hanya kepala boneka yang tak lagi diketahui dimana bagian tubuhnya. semoga gambar yang kurekam ini bukan menjadi satu-satunya jalan keluar bagi sekitar 2000-an warga setempat ketika terhimpit kemiskinan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-7362569114216197485?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/7362569114216197485/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=7362569114216197485' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7362569114216197485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7362569114216197485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/01/pulau-buluh-story-part-one.html' title='pulau buluh story part one'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R5n30i8AOtI/AAAAAAAAAKY/bVi-dmn1zPk/s72-c/kepala.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-6680232813931212924</id><published>2008-01-17T15:26:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:02.393+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>percayalah, ini iklan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R48SXIyJaUI/AAAAAAAAAKQ/o1fkcscwazc/s1600-h/iklan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R48SXIyJaUI/AAAAAAAAAKQ/o1fkcscwazc/s200/iklan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156360287066614082" /&gt;&lt;/a&gt;pakar iklan mana yang pernah mengira ilmunya juga bisa keok sama warga batam? lihat papan ini, ini bukan sembarang papan. ini iklan. kreatif. meski hanya dibuat dari selembar tripleks berukuran kecil bekas, dicat putih, ditulisi cat, pasti membuat orang lain meliriknya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apalagi memasangnya cukup pintar, di dahan pohon yang berada di tepi jalan. percayalah ini iklan. pembuatnya pasti bisa menyampaikan tujuannya membuat benda ini. entah sudah berapa ratus pasang mata yang membaca tulisan ini. kalau hingga hari ini tanah yang diiklankan belum laku juga, tentu bukan karena cara pengiklannya yang tak lazim, bukan?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-6680232813931212924?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/6680232813931212924/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=6680232813931212924' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6680232813931212924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6680232813931212924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/01/percayalah-ini-iklan.html' title='percayalah, ini iklan'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R48SXIyJaUI/AAAAAAAAAKQ/o1fkcscwazc/s72-c/iklan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-3854132244952634739</id><published>2008-01-17T15:16:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:02.536+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lain-lain'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>kenapa harus laut?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R48Qy4yJaTI/AAAAAAAAAKI/1oq6qKQpZSw/s1600-h/merenung.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R48Qy4yJaTI/AAAAAAAAAKI/1oq6qKQpZSw/s200/merenung.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156358564784728370" /&gt;&lt;/a&gt;anda seorang ibu yang saat ini memiliki anak gadis yang tengah bekerja di batam? setiap kali anda bertanya lewat hape kemana liburan dan anak gadis anda menjawab ke laut? jangan panik, belum tentu anak gadis anda tengah berpikirn untuk mengakhiri hidup dengan jalan menceburkan diri ke laut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maaf, batam memang gemerlap di luar. kota industri yang maju. slogannya juga sebagai bandar dunia yang madani (meski kenyataannya medeni = menakutkan). lokomotif perekonomian nasional dan masih banyak sebutan. liburan dan laut adalah sebuah kesatuan. ya, untuk berlibur ke batam hanya ada sedikit pilihan, kalau tak ke pantai nongsa point marina, waterfront city marina, melur di galang, jembatan satu barelang, pantai sekilak, tanjung memban atau cukup ke dam duringkang. he he he, semuanya wisata air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku percaya, ribuan kepala warga batam pusing memikirkan kemana akan berlibur. minggu kemarin ke laut, minggu ini ke laut, masak minggu depan juga harus ke laut? tentu ini berkaitan dengan liburan orang kecil. bagi tuan-tuan yang berkantong tebal, bisa menyeberang ke malaysia dan singapura. tetapi buruh pabrik? penyapu jalan? pengemis dan gelandangan? jangankan ke negara tetangga, untuk pergi ke tempat wisata laut pun golongan ini harus berpikir berkali-kali lipat. nggak gratis pergi ke sana.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-3854132244952634739?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/3854132244952634739/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=3854132244952634739' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3854132244952634739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3854132244952634739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/01/kenapa-harus-laut.html' title='kenapa harus laut?'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R48Qy4yJaTI/AAAAAAAAAKI/1oq6qKQpZSw/s72-c/merenung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-3080880087223028626</id><published>2008-01-17T15:06:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:02.651+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fasilitas umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lalulintas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>sungguh, mohon hati-hati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R48ORoyJaSI/AAAAAAAAAKA/01Hd0EwR4bg/s1600-h/lubang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R48ORoyJaSI/AAAAAAAAAKA/01Hd0EwR4bg/s200/lubang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156355794530822434" /&gt;&lt;/a&gt;ini benar-benar peringatan. ini tulisan yang aku bikin serius, biar pembaca juga merasa ini bukan guyonan. lubang tepi jalan ini (jangan salah membaca menjadi lubang yang berjalan-jalan di tepi jalan) benar-benar hampir membuatku terjatuh semalam.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagi warga batam perlu juga waspada, apalagi anda yang baru pertama kali pergi ke batam dan kebetulan melintas di jalan raya antara simpang kabil ke mukakuning. sekitar dua kilometer sebelum simpang panbil, jangan terlena. ada selokan di kiri jalan, besar. tetapi ujung selokan berakhir di tepi aspal dan menggerus tanah di bawahnya. bagi yang doyan menyalip, semoga selamat sampai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak ada tanda-tanda di sekitar daerah rawan ini. sekilas seolah jalan biasa. memang sih, di tepi jalan. tetapi tak urung bisa membuat anda celaka jika terlupa. ingat, ada anak istri, kawan, orangtua menunggu kedatangan kita di rumah. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-3080880087223028626?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/3080880087223028626/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=3080880087223028626' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3080880087223028626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3080880087223028626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/01/sungguh-mohon-hati-hati.html' title='sungguh, mohon hati-hati'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R48ORoyJaSI/AAAAAAAAAKA/01Hd0EwR4bg/s72-c/lubang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-3986240482065225252</id><published>2008-01-17T14:42:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:02.841+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lain-lain'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>malam panjang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R48MRYyJaRI/AAAAAAAAAJ4/iKhrFwF51SI/s1600-h/DSCF0066.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R48MRYyJaRI/AAAAAAAAAJ4/iKhrFwF51SI/s200/DSCF0066.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156353591212599570" /&gt;&lt;/a&gt;kalaulah ada doa di hati perempuan ini, pasti doa agar pagi tak cepat datang. biar tangan bisa lebih banyak mendapatkan barang bhekas yang bisa dijual lagi. malam adalah kehidupan bagi mereka. entah purnama muncul atau tidak, entah listrik padam atau tidak, mencari makan harus jalan terus.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beginilah batam. yang tak kreatif akan mati berbungkus kafan ketidakberdayaan. kreatif dalam segala hal, dan perempuan ini salah satunya. malam dan siang bisa tak ada bedanya bagi warga batam. dari tangan-tangan pemulung inilah beberapa orang bisa menikmati kehidupan yang layak, tentu saja penadah barang bekas. dan jangan bayangkan batam begitu indah. adakalanya anda harus menyaksikan tumpukan kaleng, plastik, kertas bekas di tepi jalan atau rumah liar. hidup memang harus begitu...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-3986240482065225252?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/3986240482065225252/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=3986240482065225252' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3986240482065225252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3986240482065225252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/01/malam-panjang.html' title='malam panjang'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R48MRYyJaRI/AAAAAAAAAJ4/iKhrFwF51SI/s72-c/DSCF0066.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-7405639152662927715</id><published>2008-01-17T14:29:00.000+07:00</published><updated>2008-01-17T14:42:33.722+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lain-lain'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>sms dari mas edi</title><content type='html'>dua jam lalu sms mas edi kamulyan, kawan dekatku di tanjungpinang masuk. sederhana kata dia, sepertinya aku asyik dengan blog ini. jawabanku sederhana juga, andai aku tukang buah blog inilah buah di keranjangku, andai aku pemusik blog inilah alat musikku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sepertinya juga terlalu kuno untuk menjelaskan mengapa aku suka ngeblog. tetapi aku tetap ingin menjawab sms mas edi. siapalah aku, itu awalnya. aku yang lima tahun lebih tinggal di batam untuk mencari hidup dan penghidupan. masih ingat kanan kiri jalan yang kerap kulewati saat itu menghijau. meski bukan bebungaan sekelas adenium, hanya semak belukar dan pepohonan tinggi, cukup bagiku untuk mendapatkan udara segar. kini berganti bangunan megah yang terus dibangun meski masih banyak juga yang belum laku.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan masih banyak lagi alasan yang tak habis kukupas di halaman ini. entah mengapa hari ke hari kok muncul kerasahan dalam hati, keresahan hati warga batam, meski sangat sering ktp mati baru ngurus. rasanya tak mungkin ada koran yang mau menaikkan keresahanku setiap hari, walau kenyataannya begitu banyak hal yang bisa ditulis tentang batam. mungkin tulisanku yang nggak menguntungkan untuk tampil di koran, atau alasan lain. tak ada jalan lain, bukan buletin, bukan tabloid dan media cetak lain yang terpikir, tetapi ngeblog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, aku bisa menulis dengan bebas ketika tiba-tiba rumah tetanggaku kebanjiran karena di atas ada perumahan baru. atau kantor otorita batam yang didemo warga karena alasan bla bla bla, atau jalan yang terus bertambah lubangnya, atau dan atau lainnya. selama hati ini resah, selama itu pula blog ini ada isinya. begitu, mas edi?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-7405639152662927715?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/7405639152662927715/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=7405639152662927715' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7405639152662927715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7405639152662927715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/01/sms-dari-mas-edi.html' title='sms dari mas edi'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-683928591322333019</id><published>2008-01-04T19:04:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:03.015+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lain-lain'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam center'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>sudah disewa atau</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R34iSoyJaQI/AAAAAAAAAJw/y1oiVkiLNLM/s1600-h/sewakan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R34iSoyJaQI/AAAAAAAAAJw/y1oiVkiLNLM/s200/sewakan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151592727339165954" /&gt;&lt;/a&gt;di sebuah spbu di batam center, aku temukan spanduk. ya, silakan baca di samping ini. maksudnya tempat ini disewakan, bukan sedang disewa. nah, aku mau nanya kepada anda. jika membaca kata seperti di spanduk ini apakah yang ada dalam pikiran anda? si pemilik tengah mempromosikan tempatnya untuk disewakan atau sekadar pengumuman bahwa tempat ini sudah disewa?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menurut hemat aku, kalau memang sudah laku disewa kok perlu dibuatkan tulisan ini, ya? kalau ada motornya jelas bukan benda ini penyewanya. mosok ada motor kok bisa menyewa tempat. atau mungkin pemilik motor yang membuat spanduk dan memberitahukan kepada setiap orang bahwa tempat itu sudah disewanya. atau....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-683928591322333019?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/683928591322333019/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=683928591322333019' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/683928591322333019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/683928591322333019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/01/sudah-disewa-atau.html' title='sudah disewa atau'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R34iSoyJaQI/AAAAAAAAAJw/y1oiVkiLNLM/s72-c/sewakan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-2600161509473748963</id><published>2008-01-04T18:54:00.001+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:03.124+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fasilitas umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>pangkalan ojek terkecil</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R34gNoyJaPI/AAAAAAAAAJo/wbxRw5k6yA4/s1600-h/teleponumum.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R34gNoyJaPI/AAAAAAAAAJo/wbxRw5k6yA4/s200/teleponumum.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151590442416564466" /&gt;&lt;/a&gt;maaf, bukan kamera bututku penyebabnya jika tulisan di gambar samping susah anda baca. daripada kelamaan mengeja, aku bantu : pangkalan ojek kantor. kantor apa, maaf aku tak tahu juga. kalau kita seide, inilah pangkalan ojek terkecil di dunia.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;begitu kreatifnya warga kita, boks telepon umum pun menjadi papan nama pangkalan ojek. apakah ia menjadi tempat mangkal seorang pengojek yang menunggu calon penumpang? aku sendiri kurang yakin. saya hanya khawatir warga batam tak ada lagi yang buta huruf sehingga dengan mudahnya mereka kebingungan ketika kebelet ingin nelepon saudaranya karena anaknya sakit. soalnya di boks telepon bukan bertuliskan telepon umum tetapi pangkalan ojek.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-2600161509473748963?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/2600161509473748963/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=2600161509473748963' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2600161509473748963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2600161509473748963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/01/pangkalan-ojek-terkecil.html' title='pangkalan ojek terkecil'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R34gNoyJaPI/AAAAAAAAAJo/wbxRw5k6yA4/s72-c/teleponumum.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-5923707836490525407</id><published>2008-01-04T18:37:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:03.284+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lain-lain'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kepulauan riau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sekupang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>oemar bakrie</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R34d14yJaOI/AAAAAAAAAJg/SfvzOMzhv00/s1600-h/mobdin.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R34d14yJaOI/AAAAAAAAAJg/SfvzOMzhv00/s200/mobdin.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151587835371415778" /&gt;&lt;/a&gt;aku masih ingat lagu ini  "oemar bakrie ppegawai negeri, naik sepeda kumbang di jalan berlubang ...". sebuah lagu yang membawa kita mau tak mau membayangkan sosok seorang guru. sudahlah hanya punya sepeda kayuh kuno, pas kena lubang jalan ia harus terpental akibatnya standing dan terbang.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suatu siang, aku melintas di depan kantor dinas pendidikan kota batam di sekupang. kedua sisi jalan nyaris penuh dengan mobil. aku pikir pejabat dari mana tengah sidak. iseng-iseng aku tanya seorang guru yang baru keluar dari gerbang kantor dinas. kata dia guru-guru tengah ngurus surat apa aku lupa namanya. intinya untuk mendapatkan insentif harus menyerahkan berkas-berkas. iseng kutanya mobil siapa berderet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ya mobil guru, mas. memang kenapa?" tanya bu oemar bakrie tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah, jangan-jangan lagu oemar bakrie jarang kudengar di batam karena nasib oemar bakrie di pulau ini tak lagi pakai sepeda kumbang tetapi mobil dan pengharum aroma kembang di dalam. di jalan berlubang pun tak harus khawatir standing dan terbang tetapi tetap tenang melenggang. ah oemar bakrie ....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-5923707836490525407?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/5923707836490525407/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=5923707836490525407' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5923707836490525407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5923707836490525407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/01/oemar-bakrie.html' title='oemar bakrie'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R34d14yJaOI/AAAAAAAAAJg/SfvzOMzhv00/s72-c/mobdin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-9059578084049938911</id><published>2008-01-01T11:27:00.000+07:00</published><updated>2008-01-01T12:00:20.431+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buruh pt'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lain-lain'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam center'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemerintah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kepulauan riau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>renungan tahun baru</title><content type='html'>hari ini tanggal pertama bulan januari 2008. jalanan lengang. ratusan buruh pabrik yang begitu senang mendapatkan satu hari libur antre angkutan umum. sudah menjadi kebiasaan, setiap hari libur mereka mengadakan acara. paling tidak sebulan sekali, dan libur tahun baru seakan menjadi kewajiban bagi mereka untuk melancong. tahun baru, sudah berubahkan kehidupan buruh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;percayalah, diantara sekian buruh yang tampak tersenyum di pantai adalah kegalauan dan keperihan luar biasa. sekadar untuk melampiaskan kesedihan itu. ya siapa tahu bisa berkurang. perjuangan mendapatkan hak yang lebih baik belum juga terwujud. selamat tinggal umk 2007 rp860 ribu. dan selamat datang umk baru 2008 = rp 1.150.000, begitulah harapan para buruh. sayangnya jumlah tersebut mesti dipangkas orang-orang pintar hingga disetujui rp 960.000. ah, naik rp 100.000. sebelumnya usulan pengusaha rp 872.040 saja. begitulah buruh pabrik, sebelum menerima umk baru untuk pertama kali harga cabe sudah terlebih dahulu pedas, harga sbungkus garam dapur sudah asin terlebih dulu. bahkan harga mangga yang rasanya manis pun terasa pahit di lidah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semalam, kulihat begitu marak acara tahun baru. di mal, di alun-alun pemkot batam, di pusat wisata dan tempat lain. artis ibukota menggeliat di atas panggung, mencium aroma batam yang gemerlap malam hari. menari, menyanyi di tingkah tepukan tangan warga yang asyik menatapnya. tatapan kekaguman, tatapan nafsu, tatapan penuh rasa iri mengutuk nasib diri mengapa harus manusia di atas panggung yang menjadi penyanyi. kontras. anak-anak band mengekspresikan diri dengan bergaya habis di atas panggung. mereka lupa, dua hari saat latihan menjelang manggung harus menyunat dikit duit sekolahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pesta kembang api menandai pergantian tahun. pasti butuh puluhan juta untuk menyiapkan kembang api sesemarak itu. ciuuuuuut... dor! lalu percikan api berwarna warni dengan pongahnya membalas langit batam. pesta kembang api usai, hari ini tahun baru. namun si warga yang semalam mengajak anak istrinya begitu ceria di bawah keindahan kembang api kebingungan. ia lupa besok adalah hari pertama sekolah anaknya setelah libur sekitar 10 hari. harus ada uang transportasi, uang jajan. padahal beras di karung tinggal beberapa butir. ah, pesta yang indah dan kenyataan yang gundah. lihatlah si pengemis melongo menyaksikan kembang api. ia menggumam, "ah, seandainya yang berjatuhan dari langit itu kepingan 500-an perak, betapa bahagia hati hamba." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di beberapa gang warga asyik membakar ikan, daging ayam. baunya menusuk ketika terhirup lubang hidung. seperti mencium serbuk surgawi, melupakan sejenak apa yang tengah melanda. besok masih ada waktu untuk kembali mengais sampah, memilah barang yang bisa diuangkan. atau bisa juga merangkak ke jalan besar dan menadahkan tangan. tahun baru bagi pengemis, buruh pabrik, gelandangan, seniman jalanan masih sama dengan tahun baru-tahun baru yang sudah-sudah. tak ada yang berubah. atau nun jauh di pulau-pulau, warga pesisir tetap tenggelam dalam kesederhanaan di bawah lampu minyak tanah. selamat tahun baru, semoga ada yang bisa kita makan besok.....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-9059578084049938911?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/9059578084049938911/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=9059578084049938911' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/9059578084049938911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/9059578084049938911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2008/01/renungan-tahun-baru.html' title='renungan tahun baru'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-756917279336528625</id><published>2007-12-24T17:54:00.000+07:00</published><updated>2007-12-24T18:03:09.692+07:00</updated><title type='text'>percaya dan yakin, itu kunci</title><content type='html'>aku sudah lama punya penyakit pusing pusing (jika saat habis gajian dan tak banyak utang juga tetap pusing, berarti penyakit, kan?) dan sakit pinggang. semakin dicuekin eh semakin terasa. senut-senut-senut. suatu hari aku bertemu dengan seseorang namanya candra, lalu kenalan. mungkin nasibnya berjodoh, ya berteman. rupanya dia praktisi oxidant drainage therapi atau terapi mengalirkan oksidan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku diterapi sekali dan alhamdulillah sembuh. kuncinya, aku percaya candra memang ahlinya dan aku percaya semua penyakit ada obatnya. daripada aku hajar terus pakai obat pabrik (khawatir lho, siapa tahu ada zat kimianya) tak ada salahnya kan aku coba pengaobatan alternatif. alhamdulillah, sekarang jauh lebih nikmat. saat baru gajian tak pusing sama sekali, saat kantong mulai ya pusing juga tetapi dikit (berarti bukan pusing penyakit, kan?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siapa tahu anda punya penyakit seperti saya atau keluhan lain, bisa coba membuka alamat &lt;a href="http://bmodtcenter.blogspot.com/"&gt;ini&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=3&amp;dn=20070630011058"&gt;ini&lt;/a&gt;. jujur saja, sebelum ditangani candra aku juga bolak-balik halaman situs untuk menemukan bagaimana sebenarnya cara pengobatan ini dan seluk-beluknya. semoga bermanfaat!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-756917279336528625?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/756917279336528625/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=756917279336528625' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/756917279336528625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/756917279336528625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/12/percaya-dan-yakin-itu-kunci.html' title='percaya dan yakin, itu kunci'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-8616753237217675735</id><published>2007-12-24T15:05:00.000+07:00</published><updated>2007-12-24T15:23:55.545+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lain-lain'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam center'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kepulauan riau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>tukang rujak di pintu masjid</title><content type='html'>hari ini kebetulan libur kerja. dari pagi sudah berencana keliling-keliling kota, selain ingin menikmati panasnya batam dan berdebunya jejalanan (mungkin karena dari dulu batam begitu ya saya nikmati saja), juga lirak-lirik sana-sini, siapa tahu dapat bahan tulisan untuk blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cape deh! sampai dekat masjid raya batam, ada tukang rujak buah. nasi sudah, kerupuk sudah, diteriaki supir taksi karena motorku hampir nyenggol kendaraannya sudah, yang belum ya beli rujak. seporsi lima ribu perak. murah, banyak, pedas, bumbunya melimpah, enak, nikmat, silakan mampir kalau kebetulan lewat (hayo mas tukang rujak, sudah dipromosikan lho, besok kalau mampir gra.... ah malu). baru separo kunikmati rujakku, lha kok perutku berbisik, mas masuki es teler dong. kebetulan sekali, tukang es duduk dekat tukang rujak. ya sudah, pesan sekalian. lapar? mungkin! lha wong sudah dua jenis menu masuk lha lihat gerobak roti kok ya pingin juga. ah, mumpung ada ah, pikirku. satu potong roti pun masuk juga ke perut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diam-diam aku pandangi tukang rujak, tukang roti dan tukang es. aku percaya, kalau si tukang rujak mau dia bisa sekalian jualan es atau roti. kalau roti kan tak harus masak sendiri, beli aja dari toko pembuat roti, dijual, ambil untung, beres. ketiganya rukun. dengan saja celoteh tukang rujak ketika tukang es tak mendengar supir bus pt dari seberang jalan memanggilnya sambil mengacungkan tiga jari tangan kanannya dari belakang kemudi. "tuh ada tiga pesanan es, makan tuh koran!" celoteh tukang rujak. buru-buru tukang es meletakkan koran yang dibacanya dan melayani pembeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekitar 10 menit, datang seorang wanita. cantik. rupanya pesan rujak. sebelumnya ia pesan agar tak pakai buah apa, aku kurang dengar. mau nguping dikira sinting. karena banyak pesanan, pas membuatkan pesanan si mbak cantik tadi tukang rujak lupa. semua jenis buah dipotong. ternyata si mbak mengawasi dan langsung menegur si tukang rujak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"makan itu rujak!" kali ini si tukang es balik menyerang. lalu semuanya tertawa, gembira. coba batam seperti ini semua, kalau bisa bersama-sama mengapa harus mencoba sendiri? sesekali perlu agaknya menyosialisasikan slogan itu. paling tidak untuk jenis usaha dan bidang yang sama. untuk hal lain, misalnya ujian sekolah ya jangan pakai slogan itu. wajib hukumnya melakukannya sendiri meskipun bisa keroyokan menjawab soal.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-8616753237217675735?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/8616753237217675735/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=8616753237217675735' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/8616753237217675735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/8616753237217675735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/12/tukang-rujak-di-pintu-masjid.html' title='tukang rujak di pintu masjid'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-5208930755361091365</id><published>2007-12-22T15:54:00.001+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:03.549+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tanjungpiayu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lain-lain'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kepulauan riau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lalulintas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>coba saja pakai komputer</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R2zROoyJaNI/AAAAAAAAAJY/6h7GSeFygXo/s1600-h/PC210109.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R2zROoyJaNI/AAAAAAAAAJY/6h7GSeFygXo/s200/PC210109.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146718523573758162" /&gt;&lt;/a&gt;coba saja nulisnya pakai komputer, tentu tinggal tekan tombol backspace atau delete agar menjadi kata yang tetap bermakna. nah, kalau seperti ini akibatnya, gimana? sayang juga, yang nulis malas memperbaikinya. mungkin komputernya lagi rusak*&amp;+?&gt;&lt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-5208930755361091365?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/5208930755361091365/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=5208930755361091365' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5208930755361091365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5208930755361091365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/12/coba-saja-pakai-komputer.html' title='coba saja pakai komputer'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R2zROoyJaNI/AAAAAAAAAJY/6h7GSeFygXo/s72-c/PC210109.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-1471250556868324562</id><published>2007-12-22T15:49:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:03.712+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fasilitas umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemerintah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kepulauan riau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lalulintas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>ingin nongol juga, ya?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R2zQjIyJaMI/AAAAAAAAAJQ/n3WGckYrYVE/s1600-h/listrik.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R2zQjIyJaMI/AAAAAAAAAJQ/n3WGckYrYVE/s200/listrik.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146717776249448642" /&gt;&lt;/a&gt;sudah biasa di batam gadis-gadis dandan seksi, selain pusarnya tampak (maaf) payudara juga ingin ikut-ikutan nongol. ternyata ada yang tak mau kalah, ingin memamerkan bagian dalamnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-1471250556868324562?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/1471250556868324562/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=1471250556868324562' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1471250556868324562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1471250556868324562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/12/ingin-nongol-juga-ya.html' title='ingin nongol juga, ya?'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R2zQjIyJaMI/AAAAAAAAAJQ/n3WGckYrYVE/s72-c/listrik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-4911065573209447306</id><published>2007-12-22T15:30:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:03.855+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fasilitas umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemerintah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kepulauan riau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lalulintas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>pahlawan di ujung kampung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R2zOloyJaLI/AAAAAAAAAJI/PxKx_VXrj1o/s1600-h/PC210107.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R2zOloyJaLI/AAAAAAAAAJI/PxKx_VXrj1o/s200/PC210107.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146715620175866034" /&gt;&lt;/a&gt;coba anda lihat dengan cermat, apa ada yang berubah di batam? bukan, bukan jumlah penganggurannya yang semakin hari semakin menggunung. bukan juga aksi demo, itu sih sudah biasa. betul... nama jalan-jalan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;entah sejak kapan dipasang papan nama jalan yang terbuat dari tembaga dicat hijau dengan tulisan nama jalan kuning. aku sendiri baru menyadarinya pagi tadi. yah, paling tidak kalau ada yang nanya kita bisa jawab alamat kita lengkap dengan jalannya. salah satu nama jalan yang aku ingat betul adalah s parman. kalau kita nasionalis, pasti tahu itu nama salah satu pahlawan revolusi. kebetulan nama jalan ini letaknya di ujung kampung, antara mukakuning hingga pancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya baguslah. paling tidak ada beberapa hasil dari pemasangan papan nama jalan tadi. pertama memudahkan pak pos mencari alamat surat, kedua mengingatkan lagi kepada warga batam bahwa mereka mempunyai pahlawan revolusi. tentu saja alasan ini tak bisa disamaratakan untuk nama jalan yang bukan nama pahlawan. nama jalannya sudah bagus, eit tetapi kok jalannya belum bagus juga, ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lubang jalan, bukan lubang berjalan. ah coba saja pemasangan papan nama jalan juga sekaligus perbaikan jalan, pasti lebih afdol. begitu?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-4911065573209447306?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/4911065573209447306/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=4911065573209447306' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4911065573209447306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4911065573209447306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/12/pahlawan-di-ujung-kampung.html' title='pahlawan di ujung kampung'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R2zOloyJaLI/AAAAAAAAAJI/PxKx_VXrj1o/s72-c/PC210107.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-4350634098456791025</id><published>2007-12-22T15:19:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:04.023+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fasilitas umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>sampah... lagi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R2zONIyJaKI/AAAAAAAAAJA/F7ncqPf1r_Y/s1600-h/PC210108.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R2zONIyJaKI/AAAAAAAAAJA/F7ncqPf1r_Y/s200/PC210108.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146715199269071010" /&gt;&lt;/a&gt;batam? ya barang bekasnya, ya pelacurnya yang lari dari kota lain karena tak mampu bersaing. iseng-iseng berhadiahlah, mumpung dekat dengan singapura siapa tahu ada apek tertarik. lumayan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;melengkapi barang bekas tadi, aku sempat tertegun ketika melintasi jalan raya batam. kok masih ada yang iseng melemparkan sampahnya ke tepi jalan. berani taruhan, yang ini pasti bukan iseng-iseng berhadiah seperti yang dilakukan para pelacur batam. mana ada sih yang mau ngasih hadiah pelempar sampah di tepi jalan. memang sih, sampahnya dimasukkan plastik. tetapi sekali sampah tetap sampah, dengan catatan tentu saja masih di tepi jalan. kalau sudah pindah tempat bisa lain cerita, bisa jadi makanan ternak atau didaur ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin juga si pelempar berpikir, masalah sampah kan ada yang menanganinya. sebagai warga yang sudah membayar pajak tentu nggak salah dong merasakan pelayanan dinas terkait. begitukah? entah, yang jelas sangat tak sedap di mata. apalagi sampahnya sudah lama, bukan cuma mata sepet tetapi bulu-bulu hidung harus bekerja keras untuk menyaring udara yang masuk. sekali saja bau dari sampah tadi menerobos, yakinlah pemilik hidung akan menggerutu.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-4350634098456791025?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/4350634098456791025/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=4350634098456791025' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4350634098456791025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4350634098456791025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/12/sampah-lagi.html' title='sampah... lagi'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/R2zONIyJaKI/AAAAAAAAAJA/F7ncqPf1r_Y/s72-c/PC210108.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-512660391936365057</id><published>2007-12-21T23:23:00.000+07:00</published><updated>2007-12-21T23:32:28.942+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>jauh sekali</title><content type='html'>sudah empat minggu ini kuhabiskan bersama teman-teman ke pulau. minggu pertama ke pulau akar, lalu pulau buluh, selanjutnya ke kampung tua bagan, tadi siang barusan kembali dari pulau panjang. semuanya ada di batam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh, memandang batam adalah harapan dan "iri" bagi warga pulau-pulau tersebut. saat buruh-buruh pt berhamburan menyesaki mal setelah gajian, atau beberapa diantaranya menyelundup ke diskotek dan kencan dengan lelaki bule saat tanggal tua, warga pulau tetap berdiri di pantai. ikan tak lagi semudah dahulu. jaring dan jala terpaksa bertengger di batang pohon, menunggu arus angin tak kuat. anak-anak termangu memandangi ijazah yang hanya menjadi pajangan di dinding karena orangtuanya tak mampu lagi membiayai ke sekolah yang lebih tinggi. bagi orang kota, sekolah tinggi mungkin s1 atau s2. tetapi bagi warga pesisir, sekolah lebih tinggi bisa saja smp atau sma.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;warga menyadari, hidup di pesisir tak ada yang bisa dilakukan selain melaut. mereka juga sadar tanpa perahu ikan tak mungkin didapatkan. dan mereka menyadari perahunya sudah mulai keropos. di bagan, kulihat seorang nelayan mengolesi pancungnya dengan cat anti air. kata dia, pekerjaan itu entah sudah berapa puluh kali dilakukannya. di pulau panjang lain lagi, untuk mencapai sekolah murid dari seberang harus melintasi jembatan kayu. tetapi papan yang harus dipijak pada jembatan sebagian sudah hilang. kalau hujan atau air pasang, terpaksa meninggalkan pelajaran hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rumah-rumah beratap rumbia ramah menyambutku, seremah wajah penghuni kampung. tetapi apakah keramahan saja cukup untuk bersaing memperebutkan hidup dengan warga kota? &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-512660391936365057?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/512660391936365057/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=512660391936365057' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/512660391936365057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/512660391936365057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/12/jauh-sekali.html' title='jauh sekali'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-7908086721132048138</id><published>2007-12-03T16:45:00.000+07:00</published><updated>2007-12-21T23:22:43.698+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>tuhan menguji dengan air</title><content type='html'>senin pekan lalu, sudah seminggu tak kusentuh kibor komputer di meja kantorku. ah, jangan-jangan jari-jemariku sudah ogah bersentuhan dengan kotak-kotak kecil berhisakan abjad dan angka serta perintah lain. habis seminggu pas ia lebih sering mencolek-colek sambal dan memencet remot teve. ups, aku harus kerja lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku adalah orang paling malas mencuci motor. mungkin ini yang membuat tuhan belum ngasih aku beli mobil. lha motor aja jarang dicuci, apalagi mobil he he he. tetapi minggu sore sepeda motor kreditan itu sudah mulus. bayangkan saja, sikat gigi lama istri saja kuangkat ke depan rumah untuk membersihkan sela-sela bagian motor yang susah terjangkau oleh jemari tangan. tak mau kalah, beberapa plototan sampo juga kucampur air. biar kinclong, maunya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malamnya, aku habiskan waktu dengan rebahan di depan televisi. memang tak terang benar gambarnya. setiap kali ada pesawat haji pulang dan berangkat, gambarnya meliuk-liuk. kebetulan pesawat-pesawat itu terbangnya persis di atas atap rumahku. anakku saja sampai hafal. tetapi mau apa lagi, hanya itu yang paling uenak. pagi datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kukenakan seragam kebesaranku. sepatu jelas mengkilap. cuma helm yang tak aku apa-apakan, langsung ambil saja dari tempatnya. mesin kuhidupkan, tangan main gas, dan meluncurlah si topan anak jalanan. dingin. rupanya dini hari hujan, cuman aku saja yang tak dengar karena terlalu nyenyak tidur. roda-roda motorku mengukur jalan. untuk mengurangi dingin, bibirku menyanyikan lagu apa saja. jarak dua kotanya katon bagaskara, percayalahnya whizzkid dan petersonnya grass rock diantara lagu-lagu yang kunyanyikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tiba-tiba crot! baju seragamku basah di bagian kanan, juga celana panjang, sepatu dan kaos kaki. ingin rasanya mengumpat. tak jadi. alasannya satu, baru saja berniat untuk mengubah diri menjadi lebih ihlas menjalani kehidupan, lha kok kecipratan air saja harus menyumpah serapah. lha wong cuma air, nggak ada yang terluka. paling hanya terasa agak dingin menusuk kulit. coba kalau yang menimpa tadi buah nangka atau durian, wah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lagian pula mobil yang meluncur kencang menyalipku lalu bannya memuncratkan air dari kubangan jalan sudah jauh berjalan. mau ngotot-ngotottan juga nggak kesampaian. lha wong itu mobil keluaran terbaru, sedangkan motor saya sudah hampir lima tahun. pernah kubawa untuk syarat ambil pinjaman saja ditolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah biarlah, nanti juga kering, aku menyamankan hati sendiri. begitu sampai kantor, kupencet lift, naik dan sampailah aku ke kantor. selangkah keluar dari lift aku kembali menyadari ruangan full ac. dingin kulitku, sedingin hatiku. karena airkah?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-7908086721132048138?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/7908086721132048138/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=7908086721132048138' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7908086721132048138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7908086721132048138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/12/tuhan-menguji-dengan-air.html' title='tuhan menguji dengan air'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-2390574837586643295</id><published>2007-11-16T20:20:00.000+07:00</published><updated>2007-11-16T20:54:59.249+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blog'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam center'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam pos'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>dua juta batam di internet</title><content type='html'>seorang pengunjung blog ini, namanya Fajar Nindyo memberikan komentarnya terhadap blog ini. ehm malu jadinya nih. jujur, saya baru tahu kalau alamat blog ini turut diseret-seret dalam rubrik di &lt;a href="http://harianbatampos.com/"&gt;batam pos&lt;/a&gt;. apakah artinya tulisan konyol saya dibaca orang? saya nggak pernah tahu, lha wong masang hit counter saja saya malu, takut kalau malu-maluin.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;artinya begini, blog itu mengasyikkan. sungguh. tak sesulit membetulkan antena televisi di rumah yang tak bisa memberikan kenyamanan saat menonton televisi. bayangkan, saat melintas pesawat kok gambar di layar bergoyang-goyang. padahal yang tampak saat itu pak presiden lagi pidato. jadinya peyok sana-sini, he he he. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-2390574837586643295?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/2390574837586643295/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=2390574837586643295' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2390574837586643295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/2390574837586643295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/11/dua-juta-batam-di-internet.html' title='dua juta batam di internet'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-1342210437786739746</id><published>2007-11-16T17:15:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:04.186+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fasilitas umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lalulintas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>awas pulaunya berkurang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/Rz1v-CT2BCI/AAAAAAAAAII/aNIWV-G1t_A/s1600-h/gersang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/Rz1v-CT2BCI/AAAAAAAAAII/aNIWV-G1t_A/s320/gersang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133382261834908706" /&gt;&lt;/a&gt;anda tahu mengapa saya menampilkan foto ini? sewaktu kapal dari tanjungpinang melambat karena hendak merapat di pelabuhan punggur, saya menghadap ke arah kiri. oh ya, saya lagi menikmati udara di bagian belakang kapal. saya bersyukur masih memiliki pulau yang hijau di bagian atasnya. tetapi saya juga sedih melihat tanah pulau itu juga sudah mulai digerus entah untuk keperluan apa. kalau anda merasakan sepenuh hati, pasti pemandangan pulau yang saya sendiri tak tahu namanya itu tak lagi menarik.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sayang, saya juga termasuk orang yang hanya suka mengambil foto asal-asalan lalu bikin tulisan asal-asalan. coba saya pemerhati lingkungan, pasti dari awal sudah mengambil gabar pulau ini sewaktu masih menghijau dibandingkan dengan kondisi saat ini. saya tanya penumpang kapal lain, mereka menjawab tak tahu. saya mencoba mencari jawabannya sendiri. tetapi yang saya dengar tiba-tiba suara agak keras, "mana ktp anda?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rupanya tak sadar saya sudah memasuki pelabuhan dan melewati petugas perdaduk. saya lupa menunjukkan ktp saya sehingga ditanya. marahkah saya, tidak, justru saya tersenyum sambil berkata, "ah, saya orang pinang kok mas, mau main ke batam." sudahlah, tak ditanya lagi. hmmm, seandainya ada pendatang baru masuk ke batam lewat tanjungpinang apakah juga bisa santai melanggang masuk hanya dengan jawaban seperti itu. padahal sumpah, saya tak mengantongi ktp di dompet saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau itu yang terjadi, terbalik dengan apa kata saya tadi. memang pulaunya semakin berkurang, tetapi bertambah juga seorang warga tanpa identitas.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-1342210437786739746?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/1342210437786739746/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=1342210437786739746' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1342210437786739746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/1342210437786739746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/11/awas-pulaunya-berkurang.html' title='awas pulaunya berkurang'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/Rz1v-CT2BCI/AAAAAAAAAII/aNIWV-G1t_A/s72-c/gersang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-7746619286869900875</id><published>2007-11-16T17:03:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:04.307+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lain-lain'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>anda tahu artinya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/Rz1wqST2BDI/AAAAAAAAAIQ/23fbAVi-Oh8/s1600-h/kapal.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/Rz1wqST2BDI/AAAAAAAAAIQ/23fbAVi-Oh8/s320/kapal.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133383022044120114" /&gt;&lt;/a&gt;tulisan unik ini saya ambil ketika dalam perjalanan antara batam ke tanjungpinang. ya betul, saya pakai transportasi laut. sebab jika anda berpikir saya pakai kendaraan pribadi, itu artinya anda kurang jeli. &lt;span class="fullpost"&gt;coba anda simak baik-baik, bukan warna merahnya yang mulai pudar, bukan bentuk tulisannya yang lumayan bagus, bukan juga paduan warna dasar dengan warna tulisannya. oops, silakan eja per huruf. sudah? saya sekarang bertanya, apa artinya? mohon kasih tahu saya kalau tahu, ya.....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-7746619286869900875?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/7746619286869900875/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=7746619286869900875' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7746619286869900875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7746619286869900875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/11/anda-tahu-artinya.html' title='anda tahu artinya'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/Rz1wqST2BDI/AAAAAAAAAIQ/23fbAVi-Oh8/s72-c/kapal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-3781257233271515978</id><published>2007-11-16T16:55:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:04.390+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><title type='text'>jangan salah tujuan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/Rz1pyCT2BAI/AAAAAAAAAH4/2aDfKRvIcgY/s1600-h/dokter.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/Rz1pyCT2BAI/AAAAAAAAAH4/2aDfKRvIcgY/s320/dokter.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133375458606711810" /&gt;&lt;/a&gt;pemandangan ini bisa anda jumpai sebelah kiri jalan antara mukakuning sampai simpang kabil. tak banyak yang ingin saya sampaikan di sini, jangan sampai salah memilih tujuan. harus dibedakan betul-betul kaki anda yang keseleo atau ban kendaraan anda yang keseleo dan kempes karena sudah hati-hati eh masih nabrak lubang juga. soalnya arah panahnya sama, atau jangan-jangan bengkel tambal bannya juga ada di dalam klinik, ya?&lt;span class="fullpost"&gt; mohon maaf, saya lagi ingin membuat anda tersenyum sejanak. ini batam bung, banyak masalah mendera. paling tidak mengurangi beban pikiran anda.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-3781257233271515978?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/3781257233271515978/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=3781257233271515978' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3781257233271515978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/3781257233271515978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/11/jangan-salah-tujuan.html' title='jangan salah tujuan'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/Rz1pyCT2BAI/AAAAAAAAAH4/2aDfKRvIcgY/s72-c/dokter.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-8582669468641602732</id><published>2007-11-16T16:33:00.000+07:00</published><updated>2007-11-16T16:52:36.888+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='galang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rempang'/><title type='text'>ada tommy di relang?</title><content type='html'>semoga tulisan ini tak membuat nasib saya seperti bambang harimurti, pemred majalah tempo yang digugat tommy winata wartawannya menurunkan tulisan berjudul ada tommy di tenabang. semoga anda ingat juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya cuma habis baca koran &lt;a href="http://harianbatampos.com/"&gt;batam pos&lt;/a&gt; edisi kemarin, katanya kawasan rempang dan galang sebenarnya sudah direncanakan sebagai kawasan wisata terpadu ekslusif (kwte). katanya sudah ada semacam kesepakatan, belum mou sih, antara perusahaan milik tommy winata dan pemko batam sejak tahun 2004. kasus ini mengemuka ketika, maaf kabarnya juga he he he, ada oknum pns di lingkungan pemko batam mengirim surat kaleng ke habibie center lantas diteruskan ke presiden dan ke pihak-pihak terkait. kerugian negara apabila kawasan tersebut diwujudkan ditaksir mencapai berapa gitu, saya memang sudah mulai tua, suka lupa. yang jelas banyak dan saya belum pernah memegang duit sebanyak itu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;waduh, saya kok jadi membayangkan seandainya kawasan itu benar-benar diwujudkan, artinya tak ada silang sengketa sampai dan pembangunan berjalan sesuai rencana, tentu banyak orang berduit yang datang. siapa tahu tetangga saya yang jualan hasil kebun kecipratan juga. misalnya mr bule yang bosen main di dalam areal kwte jalan-jalan ke luar kawasan lalu nongkrong sambil menikmati pepaya jingga yang rasanya pasti gurih. tetapi sepertinya kwte di kawasan tersebut nggak jadi dibangun, karena kata tommy dalam berita itu seandainya saat ini diminta meneruskan proyek itu ia sudah ogah karena menurutnya sudah tak menjanjikan lagi. kecuali itu pasti banyak suara menentang, meski ada yang mendukung tentunya. berapa yang menentang atau mendukung, coba tanya saja hati anda termasuk pihak mana. tetapi jangan bilang siapa-siapa. mas tommy, maaf lho, ya ...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-8582669468641602732?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/8582669468641602732/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=8582669468641602732' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/8582669468641602732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/8582669468641602732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/11/ada-tommy-di-relang.html' title='ada tommy di relang?'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-4095415764644958145</id><published>2007-11-16T16:14:00.000+07:00</published><updated>2007-11-16T16:32:56.826+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemerintah'/><title type='text'>pahlawan tanpa tanda jasa</title><content type='html'>terpujilah wahai engkau ibu bapak guru, namamu akan selalu hidup dalam sanubariku, engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan, engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa ... saya ingat betul lagu itu. kebetulan juga bapak ibu di kampung sama berprofesi sebagai guru. dapat istri juga seorang guru, wah lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inginnya sih jadi guru juga, tetapi kata istri tak akan betah muridnya karena konon saya ini pemalas. tetapi jujur saja, mereka memang pantas disebut pahlawan. guru di manapun ia berada selalu dibutuhkan, juga di batam. bukan mengajari buruh-buruh pt yang kadang lebih pintar dari gurunya, tetapi mengabdi untuk warga pinggiran. maklum di wilayah ini memang begitu banyak pulau yang harus diperhatikan. soal pendidikan, tentu tak dapat disepelekan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa waktu lalu pemprov kepri membuka pendaftaran guru tidak tetap (gtt) untuk atau ditempatkan di sejulah wilayah pinggiran yang buruh sentuhan lebut tangan pahlawan tanpa tanda jasa. begitu iklan dibuka di koran, tak butuh waktu lama bagi panitia mengumpulkan pelamar. kalau tak salah ada 90-an guru dibutuhkan. singkat cerita usailah program ini, pak dan bu guru gtt menjalankan kewajibannya di pulau-pulau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh, belumk genap juga pengabdian itu dirasakan bocah-bocah pulau yang kadang sekolah tanpa alas kaki, kabarnya beberapa guru mulai malas. alasannya, tak betah di lokasi yang jauh dari keramaian. saya percaya, kalau pulau di sekitar batam atau di wilayah kepri banyak yang katrok, ndeso, bukan lagi kampungan tetapi kampuuuung banget. saya bertanya kepada teman, bukankah sebelum meneken kontrak guru-guru berjanji bersedia ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya hanya jadi takut jika suatu hari nanti anak saya minta diajari lagu pahlawan tanpa tanda jasa jadi tak sedap nadanya. soalnya mungkin ada kata yang harus dibuang atau diganti agar para gtt tadi merasa betah, selain alasan jauuuuuh tempatnya (baca insentif). cuma ada kodok dan padang ilalang. mungkin kata &lt;span style="font-style:italic;"&gt;tanpa&lt;/span&gt; dalam kalimat pahlawan tanpa tanda jasa yang harus diganti. tetapi maaf, saya belum menemukan kata yang cocok, apakah dengan atau butuh. coba saya nyanyikan dalam hati, engkau patriot pahlawan bangsa penuh tanda jasa, nah benar kan jadi kurang nyaman di telinga. maaf, telinga saya jadi gatal...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-4095415764644958145?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/4095415764644958145/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=4095415764644958145' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4095415764644958145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4095415764644958145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/11/pahlawan-tanpa-tanda-jasa.html' title='pahlawan tanpa tanda jasa'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-6232175176528583794</id><published>2007-11-07T16:44:00.000+07:00</published><updated>2007-11-07T16:53:29.911+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fasilitas umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam center'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lalulintas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>mahalnya sebuah kesejukan</title><content type='html'>hari ini, rabu (7/11) jarum jam di tangan menunjuk pukul 14.00. keluar dari mega mal, batam center kembali terasa betapa panasnya kota ini. bersama kawan, aku diajak cari suasana lebih fresh sambil mencari makanan pengisi perut. dari mega mal, kami menyusuri jalan samping otorita batam, persimpangan bebek bali (sudah tutup) kami belok kiri. dari persimpangan hingga perempatan ujung carnaval mal benar-benar perjalanan yang terasa lama.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukan keasyikan menikmati angin laut, melainkan debu beterbangan. bisa anda bayangkan, debu beterbangan di jalan raya kota. yang jelas di permukaan aspal terlihat gundukan-gundukan tanah yang sudah mengering. sebagian masih tampak benjol-benjol, sebagian sudah menjadi debu. hasrat belok ke warung sunda hilang setelah mereguk debu dari balik kaca helm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;soal ceceran tanah di jalanan, itu biasa di batam. kalau di tanjunguncang sih kayaknya biasa  karena ini kawasan industri galangan kapal. nah ini di tengah kota, seharusnya tak ada kendaraan pengangkut tanah seliweran. tetapi mau apa lagi, karena memang beginilah batam. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-6232175176528583794?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/6232175176528583794/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=6232175176528583794' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6232175176528583794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6232175176528583794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/11/mahalnya-sebuah-kesejukan.html' title='mahalnya sebuah kesejukan'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-7124570224844168496</id><published>2007-11-07T16:16:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:05.826+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>batam dalam gambar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGGOlC4Y6I/AAAAAAAAAHw/ce4U_4ko6hU/s1600-h/010.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGGOlC4Y6I/AAAAAAAAAHw/ce4U_4ko6hU/s320/010.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130029035572192162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGGFFC4Y5I/AAAAAAAAAHo/OD-tZCOQAA0/s1600-h/009.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGGFFC4Y5I/AAAAAAAAAHo/OD-tZCOQAA0/s320/009.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130028872363434898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGGAFC4Y4I/AAAAAAAAAHg/nTjFpHRRoG0/s1600-h/008.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGGAFC4Y4I/AAAAAAAAAHg/nTjFpHRRoG0/s320/008.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130028786464088962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGF61C4Y3I/AAAAAAAAAHY/Zda5tPt68FE/s1600-h/007.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGF61C4Y3I/AAAAAAAAAHY/Zda5tPt68FE/s320/007.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130028696269775730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGF2VC4Y2I/AAAAAAAAAHQ/_DlDve7mJtw/s1600-h/006.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGF2VC4Y2I/AAAAAAAAAHQ/_DlDve7mJtw/s320/006.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130028618960364386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGFxlC4Y1I/AAAAAAAAAHI/wq6wbzsMQVM/s1600-h/005.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGFxlC4Y1I/AAAAAAAAAHI/wq6wbzsMQVM/s320/005.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130028537355985746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGD51C4Y0I/AAAAAAAAAHA/bWQu3yy-SKo/s1600-h/004.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGD51C4Y0I/AAAAAAAAAHA/bWQu3yy-SKo/s320/004.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130026480066650946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGDmFC4YzI/AAAAAAAAAG4/sUnmfYLXLSA/s1600-h/003.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGDmFC4YzI/AAAAAAAAAG4/sUnmfYLXLSA/s320/003.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130026140764234546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGDXFC4YyI/AAAAAAAAAGw/2q3hSrWVOwg/s1600-h/bcs+mall.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGDXFC4YyI/AAAAAAAAAGw/2q3hSrWVOwg/s320/bcs+mall.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130025883066196770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGC9VC4YxI/AAAAAAAAAGo/vCA5yxxGH00/s1600-h/ramayana.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGC9VC4YxI/AAAAAAAAAGo/vCA5yxxGH00/s320/ramayana.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130025440684565266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;anda lama tak di batam lagi? tak tahan menghadapi cobaan batam atau pacar mengajak nikah di kampungnya lalu buka usaha sendiri? semoga foto-foto ini bisa mengingatkan anda. &lt;span class="fullpost"&gt;mungkin di sini anda ketemu seseorang yang sekarang menjadi mahluk manis tersayang, atau malah pernah menjadi korban jambret he he he&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-7124570224844168496?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/7124570224844168496/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=7124570224844168496' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7124570224844168496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/7124570224844168496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/11/batam-dalam-gambar.html' title='batam dalam gambar'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RzGGOlC4Y6I/AAAAAAAAAHw/ce4U_4ko6hU/s72-c/010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-6939827256855546689</id><published>2007-11-07T12:54:00.000+07:00</published><updated>2007-11-07T16:44:25.879+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fasilitas umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lalulintas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>susah banget masuk terminal</title><content type='html'>selamat, dua atau tiga tahun lalu batam resmi punya terminal. lokasinya di belakang pintu tiga kawasan industri batamindo, mukakuning. terminal? wow, ramai dong dengan kendaraan umum, pedagang kakilima, penumpang yang ingin pergi dan pulang ke dari tujuan masing-masing.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah yang unik dengan terminal batam, jangankan sukarela masuk. supir kendaraan umum sepertinya lebih suka bikin jalan pintas agar tak masuk ke terminal. coba lihat tiap pagi pasti ada pegawai dishub dengan seragamnya mengarahkan supir-supir angkutan umum agar mau masuk ke terminal. mengapa enggan masuk ke terminal? saya tak tahu pasti, apa karena mereka harus membayar retribusi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenyataannya, terminal batam sepi sekali. kios yang awalnya menjadi rebutan kini hanya kosong dijadikan tempat kongkow-kongkow aja, malah beberapa kios dijadikan bengkel sepeda motor. sungguh sebuah tempat yang membuat banyak orang bertanya kalau disebut terminal. mau coba nunggu kendaraan umum yang siap mengantar anda ke rumah? sampai tua pun tak akan ada kendaraan mendekat. inikah terminal?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-6939827256855546689?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/6939827256855546689/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=6939827256855546689' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6939827256855546689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/6939827256855546689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/11/susah-banget-masuk-terminal.html' title='susah banget masuk terminal'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-4973885372831262157</id><published>2007-11-03T13:31:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:05.954+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam center'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='batam'/><title type='text'>padat betul</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RywXwFC4YwI/AAAAAAAAAGg/-PA56wEQi8c/s1600-h/graha1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RywXwFC4YwI/AAAAAAAAAGg/-PA56wEQi8c/s320/graha1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128500190423573250" /&gt;&lt;/a&gt;ini gambar yang aku ambil dari lantai sembilan sebuah kantor di batam center. ah, betapa padatnya kotaku sekarang. jadi ingat ketika tujuh tahun lalu menginjakkan kaki di batam lewat sekupang. yang ada kok hutan dan hutan. sekarang hutannya penuh manusia, pepohonannya berganti tiang listrik. dedaunannya berganti papan reklame atau baliho. senangnya kotaku menggeliat, malas lagi untuk menguap. cuma kok tiba-tiba saya jadi bertanya, kalau semua tanah nanti dipakai untuk bangun rumah orang-orang berduit, tinggal dimana para pemulung dan pengemis di kota ini? entahlah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-4973885372831262157?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/4973885372831262157/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=4973885372831262157' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4973885372831262157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/4973885372831262157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/11/padat-betul.html' title='padat betul'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RywXwFC4YwI/AAAAAAAAAGg/-PA56wEQi8c/s72-c/graha1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9049575967155559568.post-5426526101581730115</id><published>2007-11-03T12:44:00.000+07:00</published><updated>2008-12-09T18:16:06.074+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita batam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lain-lain'/><title type='text'>dispenser atau akuarium</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RywVH1C4YuI/AAAAAAAAAGQ/Kj7oBttj-f0/s1600-h/dispenser.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RywVH1C4YuI/AAAAAAAAAGQ/Kj7oBttj-f0/s320/dispenser.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128497299910583010" /&gt;&lt;/a&gt;aku berpikir seperti ini sewaktu memasuki pantry sebuah kantor cukup ternama di bilangan batam center. kalau dispenser kok di atasnya tak dipasang air galon isi ulang. kalau dispenser mengapa masangnya kok tak tegak lurus? terus ketika saya berpikir ah jangan-jangan itu akuarium. tetapi kalau akuarium kok ikannya diam tak bergerak-gerak. kalau akuarium kenapa harus ada panci di bawahnya. apakah ikannya sudah siap bertelur, biar telurnya tak bercecer ditampung di panci? ah, ini dispenser atau akuarium, ya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9049575967155559568-5426526101581730115?l=yabeginilahbatam.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/feeds/5426526101581730115/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9049575967155559568&amp;postID=5426526101581730115' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5426526101581730115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9049575967155559568/posts/default/5426526101581730115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yabeginilahbatam.blogspot.com/2007/11/dispenser-atau-akuarium.html' title='dispenser atau akuarium'/><author><name>farand ilalang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14493168180683166700</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/SKo-mUJlYgI/AAAAAAAAAL4/cBYdi2R2J80/S220/lalang.jpg.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IeJ144s3LhA/RywVH1C4YuI/AAAAAAAAAGQ/Kj7oBttj-f0/s72-c/dispenser.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
